detikcom

Golkar Minta Boediono & Sri Mulyani Nonaktif untuk Permudah Pemeriksaan

Shohib Masykur - detikNews
Rabu, 25/11/2009 17:35 WIB
Jakarta Nama Sri Mulyani Indrawati dan Boediono makin gencar disebut-sebut dalam skandal dana bailout Bank Century. Untuk mempermudah pemeriksaan oleh pansus angket Century, Menteri Keuangan dan Wakil Presiden itu diminta untuk nonaktif.

"Kalau melihat audit BPK yang sudah jelas-jelas mengarah ke Boediono dan Sri Mulyani, kami sarankan nonaktfikan mereka untuk mempermudah pemeriksaan," kata anggota Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2009).

Bambang mengatakan, pembelaan Sri Mulyani atas audit Bank Century yang disampaikannya sudah usang. Sebab pembelaan itulah yang telah dia sampaikan di depan Komisi XI DPR dulu dan membuat DPR meminta diadakannya audit investigative oleh BPK.

"Jawaban pembelaan Sri Mulyani kemarin sudah usang, sudah basi. Karena itulah yang dia sampaikan di Komisi XI yang melahirkan audit investigative BPK," kata Bambang.

Bambang menambahkan, nantinya pansus angket akan mengundang berbagai pihak untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. Di antara yang pasti dipanggil adalah Boediono, Sri Mulyani, BPK, PPATK, dan mantan Wapres Jusuf Kalla.

"Pak JK dipanggil karena waktu itu beliau sebagai pejabat presiden. Presiden waktu itu sedang ke luar negeri," kata Bambang.
(sho/yid)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel