Rabu, 25/11/2009 16:15 WIB

Obral HP Rp 99 Ribu

Promosi Ditutup, Penjual Sempat Dikejar-kejar

Didi Syafirdi - detikNews
Foto: Didi Syafirdi/detikcom
Jakarta - Mobil promosi HP Nexian-Esia di Plaza Indonesia EX, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, (Jakpus), telah berlalu. Sekitar 500-an konsumen meninggalkan pelataran parkir satu per satu dengan rasa kecewa karena gagal mendapatkan HP impian.

Sebelumnya, penjualan ini digelar di dalam plaza. Namun karena ricuh, penjualan dipindahkan ke luar plaza. Di sini, lagi-lagi kericuhan terjadi sehingga penjualan ditutup. Penutupan itu justru membuat calon pembeli bertambah kesal. Mereka mengejar-ngejar para penjual HP murah tersebut.

"Penjualnya sempat dikejar-kejar," cerita salah satu pembeli, Iwan, Rabu (25/11/2009) 15.30 WIB.

Iwan yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, itu mengaku sudah mengantre sejak pukul 08.00 WIB dan mendapatkan 1 buah HP berwarna ungu saat antre di pelataran. Menurutnya, sebelum kericuhan terjadi, sekitar 100 HP sudah terjual. Pembeli dipanggil tiap lima orang ke mobil box berisi ponsel.

"Tetapi karena banyaknya massa yang sudah tidak sabar mengantre, sempat terjadi kericuhan. Mereka saling berebut. Akhirnya ditutup nggak dijual lagi," tuturnya.

Meski sudah ditutup, namun tetap saja ratusan pemburu HP murah itu berkerumun di lapangan parkir. Entah mengapa pula pihak penjual tidak mau menjual lagi produknya meski situasi sudah tenang.

Sekitar pukul 15.00 WIB, mobil box tersebut meninggalkan Plaza EX. Melihat hal itu, puluhan pembeli yang masih bertahan pun membubarkan diri. Di antara mereka ada yang mengancam akan mendatangi kantor Bakrie Telecom untuk menuntut pertanggungjawaban.

(did/irw)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    68%
    Kontra
    32%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel