Polisi Serahkan Berkas
KPK Harus Segera Periksa Anggodo
Rabu, 25/11/2009 06:41 WIB
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam percoban penyuapan yang dilakukan Anggodo. Hal ini perlu dilakukan untuk menindaklanjuti penyerahan berkas oleh polisi kepada KPK.
"Semua pihak yang terlibat harus segera dipanggil, termasuk Anggodo," kata ahli hukum pidana UI, Rudi Satrio saat berbincang lewat telepon, Selasa (24/11/2009).
Menurut Rudi, KPK memang berhak mengambil alih perkara sesuai dengan fungsinya. Selain itu, bukti awal yang dimiliki lembaga antikorupsi tersebut dirasa sudah cukup untuk menjerat Anggodo.
Terkait adanya kekhawatiran konflik kepentingan dalam proses penyelidikan, Rudi menilai hal tersebut tidak mungkin terjadi. KPK mampu bertindak profesional dalam pengusutan kasus, meskipun dalam hal ini nama pimpinan KPK ikut disebut-sebut.
"Kalau mereka profesional saja, tidak akan ada masalah. Rekaman itu sudah bisa jadi bukti awal," tegasnya.
Rudi menambahkan, KPK juga bisa menjerat Anggodo atas pasal percobaan menghalang-halangi upaya penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan kakaknya, Anggoro Widjojo. Namun perlu usaha keras untuk mencari bukti-buktinya.
"Agak susah kalau untuk pasal 21 (UU Tipikor), sebaiknya fokus pada percobaan penyuapan saja," tutupnya.
Seperti diketahui, kemarin Wakabareskrim Polri Irjen Pol Dik Dik Mulyana Haris mendatangi KPK untuk membahas penyerahan berkas Anggodo dalam perkara dugaan korupsi. Langkah ini diambil karena polisi merasa tidak menemukan cukup bukti untuk menjerat adik Anggoro tersebut. Anggodo sebelumnya mengaku telah menggelontorkan uang yang akan diberikan pada pimpinan KPK. Uang tersebut kemudian tidak pernah sampai di tangan pimpinan KPK.
(mad/mei)
"Semua pihak yang terlibat harus segera dipanggil, termasuk Anggodo," kata ahli hukum pidana UI, Rudi Satrio saat berbincang lewat telepon, Selasa (24/11/2009).
Menurut Rudi, KPK memang berhak mengambil alih perkara sesuai dengan fungsinya. Selain itu, bukti awal yang dimiliki lembaga antikorupsi tersebut dirasa sudah cukup untuk menjerat Anggodo.
Terkait adanya kekhawatiran konflik kepentingan dalam proses penyelidikan, Rudi menilai hal tersebut tidak mungkin terjadi. KPK mampu bertindak profesional dalam pengusutan kasus, meskipun dalam hal ini nama pimpinan KPK ikut disebut-sebut.
"Kalau mereka profesional saja, tidak akan ada masalah. Rekaman itu sudah bisa jadi bukti awal," tegasnya.
Rudi menambahkan, KPK juga bisa menjerat Anggodo atas pasal percobaan menghalang-halangi upaya penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan kakaknya, Anggoro Widjojo. Namun perlu usaha keras untuk mencari bukti-buktinya.
"Agak susah kalau untuk pasal 21 (UU Tipikor), sebaiknya fokus pada percobaan penyuapan saja," tutupnya.
Seperti diketahui, kemarin Wakabareskrim Polri Irjen Pol Dik Dik Mulyana Haris mendatangi KPK untuk membahas penyerahan berkas Anggodo dalam perkara dugaan korupsi. Langkah ini diambil karena polisi merasa tidak menemukan cukup bukti untuk menjerat adik Anggoro tersebut. Anggodo sebelumnya mengaku telah menggelontorkan uang yang akan diberikan pada pimpinan KPK. Uang tersebut kemudian tidak pernah sampai di tangan pimpinan KPK.
(mad/mei)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tewas Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
