Ito Sumardi Pernah Tersandung Kasus Judi Riau
Selasa, 24/11/2009 22:16 WIB
Jakarta
Puncak posisi di tubuh Bareskrim Polri kini dipegang Irjen Pol Ito Sumardi. Mantan Kapolda Riau lulusan Akpol 1977 ini menggantikan Susno Duadji yang kini menjadi perwira non job di Mabes Polri.
Catatan singkat penelusuran detikcom, Selasa (24/11/2009) Ito merupakan perwira tinggi yang pernah menjabat sejumlah posisi penting. Dia pernah menjabat Kapolda Riau pada Desember 2005 hingga akhir 2006.
Kemudian dia digeser dan menempati posisi baru sebagai Kapolda Sumsel, hingga Januari 2009, dan selanjutnya menjadi Koordinator Staf Ahli Kapolri.
Namun di tengah perjalanan karirnya yang cemerlang, Ito pernah tersandung isu tidak sedap. Saat menjabat Kapolda Riau, pria yang dikenal kalem ini terseret dalam isu kasus judi. Dia sempat dituding menjadi beking judi.
Bahkan saat kasus ini mencuat, karena nyanyian seorang bandar judi yang tertangkap Polda Riau saat dipimpin Irjen Pol Hadiatmoko, pada Desember 2008, Mabes Polri saat itu sampai turun tangan melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan keterangan Irwasum Komjen Pol Yusuf Manggabarani, telah dilakukan pemeriksaan 6 jenderal yang terdiri dari 3 Kapolda dan 3 wakapolda. "Nama-namanya yang berhak lebih berkepentingan kami, bukan kalian. Ada 3 Kapolda dan 3 Wakapolda yang dulunya masih berpangkat komisaris besar," jelas Jusuf saat ditemui di Mabes Polri pada 1 Desember 2008.
Namun saat itu hasil penyelidikan Mabes Polri tidak diumumkan secara terbuka. Hanya saja, Ito dalam wawancara dengan detikcom pada 1 Desember 2008 tegas-tegas membantah perihal namanya yang disangkutpautkan dengan kasus beking judi.
"Saya pernah bertugas di Timor-Timur, Aceh, dan Papua. Masa kemudian saya melacurkan diri, itu hukumnya haram," kata Ito saat itu.
Pria yang dikenal kalem dan ramah itu pun berani bersumpah bila dirinya sama sekali tidak terlibat. "Demi Allah saya tidak tahu, itu karangan. Waktu jadi Kapolda Riau saya memberantas judi dan illegal logging. Saya paling antijudi, saya tidak pernah berkhianat sampai menerima setoran," tegas Ito saat itu.
Kini setelah hampir 1 tahun lewat Ito dalam "kotak" sebagai Koordinator Staf Ahli Polri, karir Ito kembali mencuat. Posisi bergengsi dia pegang, yakni Kabareskrim. Otomatis bintang di pundak Ito akan bertambah satu, dia pun akan berpangkat Komjen atau jenderal bintang tiga.
Kiprah Ito di jajaran Bareskrim pun telah ditunggu banyak pihak, setelah sebelumnya nama Bareskrim Polri tercoreng citra negatif terkait pengusutan kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Selamat bertugas jenderal! (ndr/asy)
Catatan singkat penelusuran detikcom, Selasa (24/11/2009) Ito merupakan perwira tinggi yang pernah menjabat sejumlah posisi penting. Dia pernah menjabat Kapolda Riau pada Desember 2005 hingga akhir 2006.
Kemudian dia digeser dan menempati posisi baru sebagai Kapolda Sumsel, hingga Januari 2009, dan selanjutnya menjadi Koordinator Staf Ahli Kapolri.
Namun di tengah perjalanan karirnya yang cemerlang, Ito pernah tersandung isu tidak sedap. Saat menjabat Kapolda Riau, pria yang dikenal kalem ini terseret dalam isu kasus judi. Dia sempat dituding menjadi beking judi.
Bahkan saat kasus ini mencuat, karena nyanyian seorang bandar judi yang tertangkap Polda Riau saat dipimpin Irjen Pol Hadiatmoko, pada Desember 2008, Mabes Polri saat itu sampai turun tangan melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan keterangan Irwasum Komjen Pol Yusuf Manggabarani, telah dilakukan pemeriksaan 6 jenderal yang terdiri dari 3 Kapolda dan 3 wakapolda. "Nama-namanya yang berhak lebih berkepentingan kami, bukan kalian. Ada 3 Kapolda dan 3 Wakapolda yang dulunya masih berpangkat komisaris besar," jelas Jusuf saat ditemui di Mabes Polri pada 1 Desember 2008.
Namun saat itu hasil penyelidikan Mabes Polri tidak diumumkan secara terbuka. Hanya saja, Ito dalam wawancara dengan detikcom pada 1 Desember 2008 tegas-tegas membantah perihal namanya yang disangkutpautkan dengan kasus beking judi.
"Saya pernah bertugas di Timor-Timur, Aceh, dan Papua. Masa kemudian saya melacurkan diri, itu hukumnya haram," kata Ito saat itu.
Pria yang dikenal kalem dan ramah itu pun berani bersumpah bila dirinya sama sekali tidak terlibat. "Demi Allah saya tidak tahu, itu karangan. Waktu jadi Kapolda Riau saya memberantas judi dan illegal logging. Saya paling antijudi, saya tidak pernah berkhianat sampai menerima setoran," tegas Ito saat itu.
Kini setelah hampir 1 tahun lewat Ito dalam "kotak" sebagai Koordinator Staf Ahli Polri, karir Ito kembali mencuat. Posisi bergengsi dia pegang, yakni Kabareskrim. Otomatis bintang di pundak Ito akan bertambah satu, dia pun akan berpangkat Komjen atau jenderal bintang tiga.
Kiprah Ito di jajaran Bareskrim pun telah ditunggu banyak pihak, setelah sebelumnya nama Bareskrim Polri tercoreng citra negatif terkait pengusutan kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Selamat bertugas jenderal! (ndr/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Foto Lain
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
281 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
