Sidang Wiliardi Wizar
Marah-marah, Hakim Ancam Ganti JPU
Selasa, 24/11/2009 16:53 WIB
Wiliardi (Foto: dok detikcom)
Jakarta
Ketua majelis hakim sidang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Wiliardi Wizar, Artha Theresia, marah besar. Ia pun mengancam akan mengganti jaksa penuntut umum (JPU) karena tidak serius menghadirkan saksi.
"Kesabaran saya sudah habis. Saya tanya JPU apakah masih sanggup melanjutkan persidangan ini? Kalau sudah tidak sanggup, saya akan bicara pada ketua pengadilan agar jaksanya diganti," sembur Artha di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Sidang Wiliardi kali ini menjadwalkan untuk meminta keterangan Sigid Haryo Wibisono. Namun karena miskomunikasi, Sigid yang harusnya bersaksi pukul 14.00 WIB malah pulang ke rutan Polda Metro Jaya, tempatnya ditahan.
Artha menilai JPU tidak sungguh-sungguh menghadirkan saksi-saksi. Karena sebelumnya para eksekutor yang dihadirkan sebelumnya menolak menjadi saksi bagi Wiliardi. "Kok seolah-olah nggak niat sih?" omel Artha.
Sigid Haryo Wibisono yang awalnya menjalani persidangan dengan 6 saksi pulang setelah persidangannya usai. Akhirnya, Sigid yang sudah dalam perjalanan pulang pun dipanggil kembali ke PN Jakarta Selatan. Sigid mengaku capai dan tidak menerima surat panggilan sebagai saksi Selasa ini.
Gara-gara menunggu Sigid, sidang Wiliardi yang seharusnya dimulai pukul 14.00 WIB sejak break pukul 13.00 WIB ditunda hingga pukul 15.30 WIB. Saat Sigid hadir, tidak luput dari omelan hakim Artha.
"Saudara mau bersaksi tidak? Apa, mau alasan capek lagi? Nanti kan istirahatnya bisa bertahun-tahun setelah ini," sembur Artha.
"Saya capek, yang Mulia. Saya izin saya tidak bisa menjadi saksi hari ini" ujar Sigid lemah.
Artha pun kembali memarahi JPU yang diketuai Bambang Suharyadi. "Ini kok bisa saksinya dibawa pulang? Tidak etis. Mau lelah, mau pingsan, pokoknya harus dihadirkan. Catat ini!" tukas Artha.
Sidang Wiliardi akhirnya ditutup tanpa kesaksian Sigid dan dilanjutkan Kamis 26 November 2009. Sigid pun dijadwalkan akan bersaksi kembali pada Selasa 1 Desember 2009.
Sementara JPU Bambang mengaku memang ada miskonumnikasi antara JPU dan pengawal tahanan Sigid. Namun JPU membantah pernyataan pihak Sigid yang mengatakan tidak pernah menerima surat panggilan sebagai saksi.
"Sudah kita panggil lewat surat. Memang tadi ada miskomunikasi tadi sudah di jalan dan kita panggil lagi kemari," tutur Bambang.
(nwk/iy)
"Kesabaran saya sudah habis. Saya tanya JPU apakah masih sanggup melanjutkan persidangan ini? Kalau sudah tidak sanggup, saya akan bicara pada ketua pengadilan agar jaksanya diganti," sembur Artha di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Sidang Wiliardi kali ini menjadwalkan untuk meminta keterangan Sigid Haryo Wibisono. Namun karena miskomunikasi, Sigid yang harusnya bersaksi pukul 14.00 WIB malah pulang ke rutan Polda Metro Jaya, tempatnya ditahan.
Artha menilai JPU tidak sungguh-sungguh menghadirkan saksi-saksi. Karena sebelumnya para eksekutor yang dihadirkan sebelumnya menolak menjadi saksi bagi Wiliardi. "Kok seolah-olah nggak niat sih?" omel Artha.
Sigid Haryo Wibisono yang awalnya menjalani persidangan dengan 6 saksi pulang setelah persidangannya usai. Akhirnya, Sigid yang sudah dalam perjalanan pulang pun dipanggil kembali ke PN Jakarta Selatan. Sigid mengaku capai dan tidak menerima surat panggilan sebagai saksi Selasa ini.
Gara-gara menunggu Sigid, sidang Wiliardi yang seharusnya dimulai pukul 14.00 WIB sejak break pukul 13.00 WIB ditunda hingga pukul 15.30 WIB. Saat Sigid hadir, tidak luput dari omelan hakim Artha.
"Saudara mau bersaksi tidak? Apa, mau alasan capek lagi? Nanti kan istirahatnya bisa bertahun-tahun setelah ini," sembur Artha.
"Saya capek, yang Mulia. Saya izin saya tidak bisa menjadi saksi hari ini" ujar Sigid lemah.
Artha pun kembali memarahi JPU yang diketuai Bambang Suharyadi. "Ini kok bisa saksinya dibawa pulang? Tidak etis. Mau lelah, mau pingsan, pokoknya harus dihadirkan. Catat ini!" tukas Artha.
Sidang Wiliardi akhirnya ditutup tanpa kesaksian Sigid dan dilanjutkan Kamis 26 November 2009. Sigid pun dijadwalkan akan bersaksi kembali pada Selasa 1 Desember 2009.
Sementara JPU Bambang mengaku memang ada miskonumnikasi antara JPU dan pengawal tahanan Sigid. Namun JPU membantah pernyataan pihak Sigid yang mengatakan tidak pernah menerima surat panggilan sebagai saksi.
"Sudah kita panggil lewat surat. Memang tadi ada miskomunikasi tadi sudah di jalan dan kita panggil lagi kemari," tutur Bambang.
(nwk/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
280 Komentar
-
248 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
