Jual Beli Vaksin Anti Rabies
Bersalah, RSUD Buleleng Dijatuhi Sanksi
Selasa, 24/11/2009 14:10 WIB
Denpasar
Diskes Bali telah melakukan investigasi untuk menelusuri kasus jual beli vaksin anti-rabies (VAR) oleh RSUD Buleleng. Hasilnya, pihak rumah sakit dinyatakan bersalah dan bakal dijatuhi sanksi administrasi.
"Kesalahannya termasuk kategori administrasi jadi sanksinya hanya administrasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Nyoman Suteja saat berbincang-bincang dengan detikcom via telepon, Senin (24/11/2009).
Namun, Suteja enggan menjelaskan secara rinci sanksi yang akan dijatuhkan kepada pihak RSUD Buleleng. "Sanksinya tidak bisa disebutkan. Kita akan berkordinasi lagi dengan Diskes Kabupaten Buleleng mengenai jenis sanksi yang dijatuhkan," ujarnya.
Selain enggan merinci jenis sanksi yang bakal dijatuhkan, Suteja juga belum bersedia menjelaskan apakah sanksi bakal dijatuhkan kepada Dirut RSUD Buleleng dr Nyoman Mardana atau bawahannya. "Sanksinya kepada siapa belum ditentukan. Bisa dikenakan kepada staf bawahan atau Dirut RSUD Buleleng. Yang jelas, dirut sudah mau bertanggung jawab," jelas Suteja.
Sejak kasus jual beli VAR merebak, Diskes Bali telah dua kali melakukan investigasi ke RSUD Buleleng dan Diskes Buleleng serta pasien. Dari hasil penelusuran itu, RSUD Buleleng dinyatakan bersalah.
"Kesalahannya adalah kurang komunikasi dan koordinasi antara Dirut RSUD Buleleng dengan bawahannya, kurang komunikasi antar bawahan serta kurang koordinasi antara rumah sakit dengan Diskes Buleleng," kata Suteja.
Menurut Suteja jika komunikasi terjalin dengan baik, saat pasien menjalani proses vaksinasi, pihak RSUD Buleleng bisa berkoordinasi dengan Diskes Buleleng. Seharusnya jika persediaan VAR habis, RSUD habis bisa mengambil VAR ke Diskes Buleleng. Saat itu, Diskes Buleleng memiliki 12 vial sedangkan RSUD Buleleng hanya memiliki satu vial.
Namun, sebelum menjatuhkan sanksi kepada pihak RSUD Buleleng, Suteja bakal melakukan pemeriksaan ulang ke berbagai pihak. "Saya sudah melaporkan hasil investigasi ke gubernur. Kita ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kembali," kata Suteja.
(gds/nrl)
"Kesalahannya termasuk kategori administrasi jadi sanksinya hanya administrasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Nyoman Suteja saat berbincang-bincang dengan detikcom via telepon, Senin (24/11/2009).
Namun, Suteja enggan menjelaskan secara rinci sanksi yang akan dijatuhkan kepada pihak RSUD Buleleng. "Sanksinya tidak bisa disebutkan. Kita akan berkordinasi lagi dengan Diskes Kabupaten Buleleng mengenai jenis sanksi yang dijatuhkan," ujarnya.
Selain enggan merinci jenis sanksi yang bakal dijatuhkan, Suteja juga belum bersedia menjelaskan apakah sanksi bakal dijatuhkan kepada Dirut RSUD Buleleng dr Nyoman Mardana atau bawahannya. "Sanksinya kepada siapa belum ditentukan. Bisa dikenakan kepada staf bawahan atau Dirut RSUD Buleleng. Yang jelas, dirut sudah mau bertanggung jawab," jelas Suteja.
Sejak kasus jual beli VAR merebak, Diskes Bali telah dua kali melakukan investigasi ke RSUD Buleleng dan Diskes Buleleng serta pasien. Dari hasil penelusuran itu, RSUD Buleleng dinyatakan bersalah.
"Kesalahannya adalah kurang komunikasi dan koordinasi antara Dirut RSUD Buleleng dengan bawahannya, kurang komunikasi antar bawahan serta kurang koordinasi antara rumah sakit dengan Diskes Buleleng," kata Suteja.
Menurut Suteja jika komunikasi terjalin dengan baik, saat pasien menjalani proses vaksinasi, pihak RSUD Buleleng bisa berkoordinasi dengan Diskes Buleleng. Seharusnya jika persediaan VAR habis, RSUD habis bisa mengambil VAR ke Diskes Buleleng. Saat itu, Diskes Buleleng memiliki 12 vial sedangkan RSUD Buleleng hanya memiliki satu vial.
Namun, sebelum menjatuhkan sanksi kepada pihak RSUD Buleleng, Suteja bakal melakukan pemeriksaan ulang ke berbagai pihak. "Saya sudah melaporkan hasil investigasi ke gubernur. Kita ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kembali," kata Suteja.
(gds/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
280 Komentar
-
248 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
