detikcom

Hentikan Kasus Bibit & Chandra

Polri & Kejaksaan Jangan Berlarut-larut, Publik Tak Sabar video foto

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Selasa, 24/11/2009 13:08 WIB
Jakarta Mabes Polri dan Kejagung diminta jangan terlalu lama dalam menyelesaikan kasus Bibit Samad Rianto-Chandra M Hamzah. Publik sudah tidak sabar menunggu keputusan yang sudah berlarut-larut ini.

"Harus segera dimbil keputusan. Tidak usah berlarut-larut karena publik sudah tidak sabar lagi," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).

Pram juga menilai pidato SBY Senin (23/11/2009) malam jauh dari harapan publik. SBY tidak mempunyai ketegasan dalam kasus Bibit Chandra sehingga harapan publik kandas.

"Pidato semalam lebih banyak untuk mengklarifikasi Bank Century dibanding dengan hal yang berkaitan dengan 'cicak' dan 'buaya' sehingga harapan publik akan adanya ketegasan dari Presiden dalam persoalan ini tidak tampak," imbuh politisi PDIP ini.

Pram berpendapat, dalam pidato SBY semalam juga tidak disinggung tentang pelaku utama mafia peradilan yang disebut-sebut dalam rekaman yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK). Harusnya, lanjut Pram, SBY mengikuti semua rekomendasi Tim 8 untuk pintu masuk dalam perbaikan di tubuh Polri dan Kejagung.

"Kalau ini diserahkan ke Kepolisian dan Kejaksaan mereka tidak akan melakukan langkah-langkah yang luar biasa. Nggak ada yang namanya big bang," tandas dia.

(nik/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel