detikcom

Sidang Antasari

Kenang Kematian Nasrudin, Saksi Imelda Terisak di Persidangan

Irwan Nugroho - detikNews
Selasa, 24/11/2009 12:35 WIB
Jakarta Saksi kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Imelda Fitri, menangis dalam persidangan. Dia menangis saat mengigat detik-detik Nasrudin meregang nyawa di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Di situ saya terpanggil, apakah saya akan mengubur fakta dalam-dalam atau akan saya ungkap," kata Imelda dalam persidangan dengan terdakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (23/11/2009).

Menurut Imelda, sebelum Nasrudin dibunuh, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) itu sempat akan meminta perlindungan kepada kantor pengacara Yanapul tempatnya bekerja. Perlindungan itu diminta setelah Nasrudin menerima ancaman lewat SMS yang dikirim seseorang dengan nama Antasari.

Imelda mengaku sempat ditunjukkan SMS itu oleh Nasrudin secara langsung bersama Jeffry Lumampow. Tempatnya di salah satu restoran di Padang Golf Pondok Indah, Jaksel, sekitar bulan Februari 2009.

Namun, belum sempat permasalahan Nasrudin dibantu, dia mendengar pria yang belum lama dikenalnya itu tertembak. Kemudian dia berinisiatif untuk menengok ke RSPAD.

"Saya lihat muka almarhum sudah jauh berbeda secara fisik. Di situ saya lihat juga anaknya menjerit, 'salah apa bapak saya'. Saya juga pernah alami kehilangan," kata perempuan berjilbab itu sambil tak henti-hentinya menitikkan air mata.

"Jadi Anda datang ke persidangan karena terpanggil?" tanya jaksa penuntut umum M Pandiangan.

"Iya, ini karena panggilan jiwa saya," tutur perempuan yang berasal dari Solo, Jawa Tengah, ini.

(irw/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel