Tolak Bersaksi untuk Wiliardi Wizar, Amsi Dirayu Hakim
Selasa, 24/11/2009 11:43 WIB
Wiliardi (Foto: dok detikcom)
Jakarta
Fransiskus Tadon Keran alias Amsi menolak bersaksi dalam persidangan Wiliardi Wizar. Majelis hakim pun sibuk membujuk pria Flores ini agar mau bersaksi.
Dari bujukan yang keras, hingga yang lembut dipakai merayu Amsi agar mau bersaksi. Hal ini terjadi dalam persidangan terdakwa pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen, Wiliardi Wizar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
"Ini kesempatan. Saudara bisa menyatakan hal yang sebenarnya, bukan seperti yang di BAP," rayu ketua hajelis hakim Artha Theresia.
Tidak berhasil. Amsi hanya bergeming. Majelis hakim mencoba cara lain.
"Saudara, menjadi saksi itu mulia.Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Seluruh bangsa Indonesia menunggu kesaksian Saudara. 200 Juta penduduk Indonesia menunggu kesaksian Saudara. Menjadi saksi itu mulia," ujar anggota majelis hakim Achmad Salihin.
Amsi hanya menunduk.
"Tetap tidak mau bersaksi? Walau kesaksian Anda dinantikan oleh 200 juta penduduk Indonesia?" tanya majelis hakim lagi.
Namun Amsi tetap menolak bersaksi. "Mohon maaf majelis hakim," jawabnya.
Artha Theresia sedikit sewot karena keterangan eksekutor Nasrudin Zulkarnaen yang terus menolak.
"Saudara memohon-mohon terus. Lama-lama maaf saya habis," ujar Artha.
Pengunjung sidang pun tertawa melihat adegan ini. "Kayak membujuk anak TK saja," gelak seorang pengunjung.
Istri Wiliardi, Novarina pun dibuat gemas oleh aksi para eksekutor ini. "Ayo dong, apa sih susahnya bersaksi," ungkap wanita yang mengenakan baju biru ini.
(rdf/nwk)
Dari bujukan yang keras, hingga yang lembut dipakai merayu Amsi agar mau bersaksi. Hal ini terjadi dalam persidangan terdakwa pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen, Wiliardi Wizar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
"Ini kesempatan. Saudara bisa menyatakan hal yang sebenarnya, bukan seperti yang di BAP," rayu ketua hajelis hakim Artha Theresia.
Tidak berhasil. Amsi hanya bergeming. Majelis hakim mencoba cara lain.
"Saudara, menjadi saksi itu mulia.Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Seluruh bangsa Indonesia menunggu kesaksian Saudara. 200 Juta penduduk Indonesia menunggu kesaksian Saudara. Menjadi saksi itu mulia," ujar anggota majelis hakim Achmad Salihin.
Amsi hanya menunduk.
"Tetap tidak mau bersaksi? Walau kesaksian Anda dinantikan oleh 200 juta penduduk Indonesia?" tanya majelis hakim lagi.
Namun Amsi tetap menolak bersaksi. "Mohon maaf majelis hakim," jawabnya.
Artha Theresia sedikit sewot karena keterangan eksekutor Nasrudin Zulkarnaen yang terus menolak.
"Saudara memohon-mohon terus. Lama-lama maaf saya habis," ujar Artha.
Pengunjung sidang pun tertawa melihat adegan ini. "Kayak membujuk anak TK saja," gelak seorang pengunjung.
Istri Wiliardi, Novarina pun dibuat gemas oleh aksi para eksekutor ini. "Ayo dong, apa sih susahnya bersaksi," ungkap wanita yang mengenakan baju biru ini.
(rdf/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
-
Jumat, 25/05/2012 19:08 WIB
Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:30 WIB
Kutip Testimoni Najwa dan Ketua KPK, Pengelola Situs Jokowi-Basuki Minta Maaf
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:11 WIB
Soal Testimoni di Situs Jokowi, Abraham: Itu Bentuk Pembohongan Publik!
-
Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Janda Cantik Tewas di Kamar Kosannya di Kebayoran Baru
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
