Anies: Kalau Kejagung & Polri Tak Patuhi SBY Ongkosnya Mahal
Selasa, 24/11/2009 11:34 WIB
Terkait
Jakarta
Pidato SBY menyebutkan kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah harus dihentikan dan ada tindakan korektif ke instansi hukum. Polri dan Kejagung yang menjadi sorotan pun harus segera melaksanakannya.
"Presiden menyampaikan sangat terbuka. Kalau tidak patuh, ongkosnya mahal," jelas mantan anggota Tim 8 Anies Baswedan melalui telepon, Selasa (24/11/2009).
Anies menjelaskan, kalau perintah disampaikan secara tertutup oleh Presiden SBY, maka Polri dan Kejagung bisa menginterpretasikannya secara bebas.
"Tapi ini terbuka di hadapan seluruh rakyat Indonesia. Tentunya langkah yang dilakukan kejaksaan dan polisi akan menjadi bahan masyarakat untuk menilai 2 institusi ini," terang Anies yang juga Rektor Paramadina ini.
Presiden dalam pidatonya itu menyampaikan dengan sopan dan kalimat halus, dan bila kejaksaan dan polisi tidak memanfaatkan momentum ini, yang rugi Indonesia.
"Ini sudah menjadi institusional saving. Oleh karenanya, perlu ada langkah yang cepat dan konkret di dua lembaga ini. Nanti rakyat bisa menilai apakah direktif strategi dari presiden bisa dijalankan atau tidak. Pesan presiden jelas dan retorikanya halus," urainya.
Jaksa Agung Hendarman Supandji, sebelumnya, menyatakan pihaknya membutuhkan waktu 2 minggu untuk memutus nasib kasus Chandra apakah masuk ke pengadilan atau tidak. Setelah ada keputusan masuk pengadilan atau tidakm Kejagung baru akan memilih untuk deponering kasus itu atau mengambil opsi yang lain.
Sementara Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) masih melakukan rapat internal untuk menyikapi keputusan Presiden SBY agar kasus Bibit dan Chandra tidak dibawa ke pengadilan.
(ndr/iy)
"Presiden menyampaikan sangat terbuka. Kalau tidak patuh, ongkosnya mahal," jelas mantan anggota Tim 8 Anies Baswedan melalui telepon, Selasa (24/11/2009).
Anies menjelaskan, kalau perintah disampaikan secara tertutup oleh Presiden SBY, maka Polri dan Kejagung bisa menginterpretasikannya secara bebas.
"Tapi ini terbuka di hadapan seluruh rakyat Indonesia. Tentunya langkah yang dilakukan kejaksaan dan polisi akan menjadi bahan masyarakat untuk menilai 2 institusi ini," terang Anies yang juga Rektor Paramadina ini.
Presiden dalam pidatonya itu menyampaikan dengan sopan dan kalimat halus, dan bila kejaksaan dan polisi tidak memanfaatkan momentum ini, yang rugi Indonesia.
"Ini sudah menjadi institusional saving. Oleh karenanya, perlu ada langkah yang cepat dan konkret di dua lembaga ini. Nanti rakyat bisa menilai apakah direktif strategi dari presiden bisa dijalankan atau tidak. Pesan presiden jelas dan retorikanya halus," urainya.
Jaksa Agung Hendarman Supandji, sebelumnya, menyatakan pihaknya membutuhkan waktu 2 minggu untuk memutus nasib kasus Chandra apakah masuk ke pengadilan atau tidak. Setelah ada keputusan masuk pengadilan atau tidakm Kejagung baru akan memilih untuk deponering kasus itu atau mengambil opsi yang lain.
Sementara Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) masih melakukan rapat internal untuk menyikapi keputusan Presiden SBY agar kasus Bibit dan Chandra tidak dibawa ke pengadilan.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
-
Jumat, 25/05/2012 19:08 WIB
Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:30 WIB
Kutip Testimoni Najwa dan Ketua KPK, Pengelola Situs Jokowi-Basuki Minta Maaf
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:11 WIB
Soal Testimoni di Situs Jokowi, Abraham: Itu Bentuk Pembohongan Publik!
-
Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Janda Cantik Tewas di Kamar Kosannya di Kebayoran Baru
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
