SBY Secara Implisit Sebut Nasib Susno dan Pejabat Kejagung
Selasa, 24/11/2009 09:54 WIB
Jakarta
Presiden SBY meminta Polri dan Kejaksaan menghentikan kasus Bibit-Chandra. Lantas bagaimana nasib Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dan para penyidik Polri, pejabat Kejagung serta Anggodo Widjodo cs, yang namanya disebut dalam rekaman?
Menurut anggota Tim 8 Amir Syamsuddin, nasib orang-orang tersebut sebenarnya juga sudah disikapi oleh SBY. Namun dengam posisinya sebagai Presiden, SBY tidak akan mungkin bisa secara blak-blakan menerangkan maksudnya.
"Memang tidak seperti apa yang diharapkan masyarakat, tapi jangan juga berharap Presiden bisa bicara secara gamblang," kata Amir saat dihubungi, Selasa (24/11/2009).
Pengacara senior ini yakin jika SBY mendengar apa yang diinginkan masyarakat soal nasib Susno hingga Anggodo. "Akan ada langkah-langkah yang istilah tentunya sudah bisa kita terjemahkan dari pernyataan ada pembenahan," papar Amir.
Dalam pidato berdurasi 20 menit tersebut, SBY berbicara banyak hal seputar persoalan Bank Century dan kasus Bibit-Chandra. Salah satunya dengan memberi perintah kepada Kapolri dan Kejagung agar melakukan pembenahan internal.
"Tetapi sesuai dengan kewenangan saya, saya menginstruksikan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk melakukan penertiban, pembenahan dan perbaikan di institusinya masing-masing berkaitan dengan kasus ini. Demikian pula saya sungguh berharap KPK juga melakukan hal yang sama di institusinya," ujar SBY semalam.
(mok/nrl)
Menurut anggota Tim 8 Amir Syamsuddin, nasib orang-orang tersebut sebenarnya juga sudah disikapi oleh SBY. Namun dengam posisinya sebagai Presiden, SBY tidak akan mungkin bisa secara blak-blakan menerangkan maksudnya.
"Memang tidak seperti apa yang diharapkan masyarakat, tapi jangan juga berharap Presiden bisa bicara secara gamblang," kata Amir saat dihubungi, Selasa (24/11/2009).
Pengacara senior ini yakin jika SBY mendengar apa yang diinginkan masyarakat soal nasib Susno hingga Anggodo. "Akan ada langkah-langkah yang istilah tentunya sudah bisa kita terjemahkan dari pernyataan ada pembenahan," papar Amir.
Dalam pidato berdurasi 20 menit tersebut, SBY berbicara banyak hal seputar persoalan Bank Century dan kasus Bibit-Chandra. Salah satunya dengan memberi perintah kepada Kapolri dan Kejagung agar melakukan pembenahan internal.
"Tetapi sesuai dengan kewenangan saya, saya menginstruksikan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk melakukan penertiban, pembenahan dan perbaikan di institusinya masing-masing berkaitan dengan kasus ini. Demikian pula saya sungguh berharap KPK juga melakukan hal yang sama di institusinya," ujar SBY semalam.
(mok/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
280 Komentar
-
248 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
