Ajaib! Pria Terbangun dari Koma Selama 23 Tahun
Selasa, 24/11/2009 06:40 WIB
Rom Houben/bbc.co.uk
Jakarta
Ajaib! Seorang pria yang telah koma selama 23 tahun bisa kembali sadar. Seorang dokter menemukan kesalahan diagnosa atas pria itu.
Adalah Rom Houben (46) yang mengalami keajaiban itu. Tahun 1983, Rom mengalami kecelakaan mobil fatal. Akibat kejadian itu, Rom kehilangan kesadaran dan harus dirawat di rumah sakit. Dokter mendiagnosa Rom mengalami koma.
Tetapi tahun 2006, seorang doktor dari Universitas Liege, Steven Laureys mengubah semuanya. Laureys mengatakan ada kesalahan diagnosa terhadap Rom. Setelah melakukan scan dengan peralatan canggih, diketahui otak Rom masih berfungsi meskipun dia dalam keadaan tidak sadar. Dia mengalami vegetative state, yakni dalam keadaan sadar namun tidak bisa memberikan respon apapun.
Atas diagnosa itu kemudian peralatan teknologi ikut membantu kesadaran Rom. Usaha tersebut akhirnya menemukan hasilnya. Rom pun terbangun dari mimpi panjangnya selama 23 tahun.
"Aku tidak akan melupakan hari ketika dia menemukan aku. Ini seperti kelahiran kedua," ujar Rom seperti dikutip detikcom dari BBC, Senin (23/11/2009).
Cerita Rom ini kemudian dituliskan Steven Laureys dalam papernya. Dia akan menggunakan temuannya dalam kasus Rom ini untuk menemukan kasus serupa lainnya. Dalam papernya itu Laureys mengatakan, sekitar 40 persen kasus di mana orang dinyatakan dalam keadaan vegetative state seperti Rom lebih mendekati kesadaran.
(Rez/mok)
Adalah Rom Houben (46) yang mengalami keajaiban itu. Tahun 1983, Rom mengalami kecelakaan mobil fatal. Akibat kejadian itu, Rom kehilangan kesadaran dan harus dirawat di rumah sakit. Dokter mendiagnosa Rom mengalami koma.
Tetapi tahun 2006, seorang doktor dari Universitas Liege, Steven Laureys mengubah semuanya. Laureys mengatakan ada kesalahan diagnosa terhadap Rom. Setelah melakukan scan dengan peralatan canggih, diketahui otak Rom masih berfungsi meskipun dia dalam keadaan tidak sadar. Dia mengalami vegetative state, yakni dalam keadaan sadar namun tidak bisa memberikan respon apapun.
Atas diagnosa itu kemudian peralatan teknologi ikut membantu kesadaran Rom. Usaha tersebut akhirnya menemukan hasilnya. Rom pun terbangun dari mimpi panjangnya selama 23 tahun.
"Aku tidak akan melupakan hari ketika dia menemukan aku. Ini seperti kelahiran kedua," ujar Rom seperti dikutip detikcom dari BBC, Senin (23/11/2009).
Cerita Rom ini kemudian dituliskan Steven Laureys dalam papernya. Dia akan menggunakan temuannya dalam kasus Rom ini untuk menemukan kasus serupa lainnya. Dalam papernya itu Laureys mengatakan, sekitar 40 persen kasus di mana orang dinyatakan dalam keadaan vegetative state seperti Rom lebih mendekati kesadaran.
(Rez/mok)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
248 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
