Terpilih Jadi Rektor ITB, Akhmaloka Angkat Keunikan Khas Indonesia
Selasa, 24/11/2009 03:53 WIB
Jakarta
Prof Dr Akhmaloka terpilih sebagai rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2010-2014. Akhmaloka akan membawa ITB menghasilkan sesuatu yang berguna untuk masyarakat dengan mengangkat keunikan lokal khas Indonesia.
"Konkretnya, bagaimana nanti ITB mampu menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, salah satunya mengangkat keunikan lokal khas di Indonesia," ujar Akhmaloka saat berbincang dengan wartawan di Griya Jenggala, Jl Jenggala, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Dalam pemilihan yang dilakukan di kantor Departemen Pendidikan Nasional dengan cara voting, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB itu menang mutlak. Akhmaloka mendapatkan 19 suara, sementara Adang Suwandi mendapat 5 suara dan Indra Djati Sidi 3 suara.
Menurut Akhmaloka, salah satu keunikan khas Indonesia itu diantaranya yang berbasis alamiah. "Misalnya konsep rumah dari bambu yang tahan gempa," kata pria kelahiran Cirebon 1 Februari 1961 ini.
Akhmaloka mengatakan, dirinya akan menjadikan riset-riset ilmiah sebagai nafas dari ITB. Dia juga akan terus menjalin harmonisasi dengan seluruh civitas akademika ITB.
"Hubungan dengan mahasiswa cukup baik dengan pimpinan. Kita akan berikan wadah sesuai bidangnya," imbuhnya.
Sementara itu Ketua Senat Mahasiswa ITB, Ridwansyah Yusuf Achmad menyambut baik terpilihnya Akhmaloka sebagai rektor baru. Pasalnya, dari ketiga kandidat, Akhmaloka adalah yang termuda.
"Satu harapan bagi kita karena beliau masih muda. Semoga semangat mudanya bisa ditularkan ke mahasiswa," kata Ridwan.
(mpr/mok)
"Konkretnya, bagaimana nanti ITB mampu menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, salah satunya mengangkat keunikan lokal khas di Indonesia," ujar Akhmaloka saat berbincang dengan wartawan di Griya Jenggala, Jl Jenggala, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Dalam pemilihan yang dilakukan di kantor Departemen Pendidikan Nasional dengan cara voting, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB itu menang mutlak. Akhmaloka mendapatkan 19 suara, sementara Adang Suwandi mendapat 5 suara dan Indra Djati Sidi 3 suara.
Menurut Akhmaloka, salah satu keunikan khas Indonesia itu diantaranya yang berbasis alamiah. "Misalnya konsep rumah dari bambu yang tahan gempa," kata pria kelahiran Cirebon 1 Februari 1961 ini.
Akhmaloka mengatakan, dirinya akan menjadikan riset-riset ilmiah sebagai nafas dari ITB. Dia juga akan terus menjalin harmonisasi dengan seluruh civitas akademika ITB.
"Hubungan dengan mahasiswa cukup baik dengan pimpinan. Kita akan berikan wadah sesuai bidangnya," imbuhnya.
Sementara itu Ketua Senat Mahasiswa ITB, Ridwansyah Yusuf Achmad menyambut baik terpilihnya Akhmaloka sebagai rektor baru. Pasalnya, dari ketiga kandidat, Akhmaloka adalah yang termuda.
"Satu harapan bagi kita karena beliau masih muda. Semoga semangat mudanya bisa ditularkan ke mahasiswa," kata Ridwan.
(mpr/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
248 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
