Kasus Bibit-Chandra
Tak Tindak Kapolri dan Jaksa Agung, SBY Abaikan Rasa Keadilan Rakyat
Selasa, 24/11/2009 00:00 WIB
Jakarta
Politisi PDIP Aria Bima mengutarakan kekecewaannya dengan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus Bibit-Chandra. Menurutnya SBY telah mengabaikan rasa keadilan rakyat dengan tidak menindak Kapolri dan Jaksa Agung.
"Sebab SBY tidak menindak pimpinan Polri dan Kejaksaan Agung yang diduga terlibat mafia hukum. Padahal rakyat telah mengetahui secara gamblang keterlibatan mereka dari rekaman yang diperdengarkan Sidang Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Aria Bima dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (23/11/2009) malam.
Menurut dia, penghentian proses penuntutan atas Bibit-Chandra saja tidak cukup. Para pejabat Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terlibat upaya kriminalisasi KPK harus dicopot dari jabatannya dan diproses secara hukum.
"Rekaman dalam Sidang MK telah memberi petunjuk bahwa para pejabat Polri dan Kejagung terkait tidak lagi pantas menjadi penegak hukum. Bagaimana mau menegakkan hukum jika mereka bisa diatur oleh seorang Anggodo untuk mengkriminalisasi pimpinan KPK," tegas wakil ketua Komisi VI DPR ini.
Oleh karena itu, dia menilai SBY juga telah mengabaikan keinginan publik. Bahkan dengan fakta-fakta yang diperdengarkan dalam Sidang MK, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supanji menurutnya tidak lagi memiliki legitimasi untuk tetap menduduki posisinya.
"Karena itu, jika SBY enggan mengganti Kapolri dan Jaksa Agung, sama saja ia telah melakukan pembiaran terjadinya praktek mafia hukum atau mempertontonkan terjadinya kepalsuan dalam panggung penegakan hukum," imbuhnya.
Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni meminta polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra. Namun SBY tidak menyinggung soal reposisi di tubuh Polri dan Kejagung.
(Rez/mok)
"Sebab SBY tidak menindak pimpinan Polri dan Kejaksaan Agung yang diduga terlibat mafia hukum. Padahal rakyat telah mengetahui secara gamblang keterlibatan mereka dari rekaman yang diperdengarkan Sidang Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Aria Bima dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (23/11/2009) malam.
Menurut dia, penghentian proses penuntutan atas Bibit-Chandra saja tidak cukup. Para pejabat Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terlibat upaya kriminalisasi KPK harus dicopot dari jabatannya dan diproses secara hukum.
"Rekaman dalam Sidang MK telah memberi petunjuk bahwa para pejabat Polri dan Kejagung terkait tidak lagi pantas menjadi penegak hukum. Bagaimana mau menegakkan hukum jika mereka bisa diatur oleh seorang Anggodo untuk mengkriminalisasi pimpinan KPK," tegas wakil ketua Komisi VI DPR ini.
Oleh karena itu, dia menilai SBY juga telah mengabaikan keinginan publik. Bahkan dengan fakta-fakta yang diperdengarkan dalam Sidang MK, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supanji menurutnya tidak lagi memiliki legitimasi untuk tetap menduduki posisinya.
"Karena itu, jika SBY enggan mengganti Kapolri dan Jaksa Agung, sama saja ia telah melakukan pembiaran terjadinya praktek mafia hukum atau mempertontonkan terjadinya kepalsuan dalam panggung penegakan hukum," imbuhnya.
Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni meminta polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra. Namun SBY tidak menyinggung soal reposisi di tubuh Polri dan Kejagung.
(Rez/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
-
Jumat, 25/05/2012 19:08 WIB
Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:30 WIB
Kutip Testimoni Najwa dan Ketua KPK, Pengelola Situs Jokowi-Basuki Minta Maaf
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:11 WIB
Soal Testimoni di Situs Jokowi, Abraham: Itu Bentuk Pembohongan Publik!
-
Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Janda Cantik Tewas di Kamar Kosannya di Kebayoran Baru
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
