Telusuri Bailout Century
BPK: DPR Sebaiknya Amandemen UU PPATK
Senin, 23/11/2009 18:28 WIB
Jakarta
Bila memang Perpu tidak bisa diterbitkan, ada jalur lain untuk menembus hambatan prosedural penelusuran aliran dana bailout Bank Century. Yaitu agar pihak DPR melakukan amandemen terhadap aturan dalam UU PPATK.
Demikian papar Ketua BPK Hadi Purnomo mengenai laporan audit investigasi bailout Bank Century. Ini disampaikannya usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (23/11/2009) sore.
"Cara terbaik ya amandemen dulu UU-nya," ujar dia.
Di dalam UU PPATK disebutkan hasil audit penelusuran aliran dana hanya bisa PPATK sampaikan kepada Polri dan Kejaksaan. Aturan ini yang kemudian menghambat PPATK menyampaikan laporan hasil kerja mereka tentang hasil penelusuran dana bailout Bank Century kepada pihak BPK.
"Nanti bisa-bisa kita dibilang melanggar hukum (bila aturan tersebut diterobos)," kata Hadi.
Sebenarnya bisa saja hambatan tersebut BPK terobos dengan cara mengajukan judicial review terhadap UU PPATK. Namun karena peluangnya dinilai kecil, lembaga negara ini memilih tidak menempuh jalur melalui MK tersebut.
"Kita memang ada MoU dengan PPATK, tapi masalah ini di bawah hukum. Yang penting apa kata UU, bukan kata Ketua BPK atau PPATK. Kita bekerja atas dasar UU," sambungnya.
Langkah hukum dengan mengajukan judicial review pernah BPK tempuh ketika melakukan audit ke Dirjen Pajak. Hasilnya majelis hakim MK mengabulkan permintaan BPK untuk mendapatkan kewenangan melakukan audit penerimaan negara dari sektor pajak.
Tetapi langkah sukses tersebut tidak akan BPK tempuh dalam kasus Bank Century. "Kita bukan tidak mau ngotot, tapi kita analisa anatomi kasusnya. Kita pakai apa dasar hukumnya? Kita punya perhitungan secara hukum, kalau tidak bisa, buat apa? Sia-sia dan itu mempermalukan kita," ujar Hadi.
(lh/iy)
Demikian papar Ketua BPK Hadi Purnomo mengenai laporan audit investigasi bailout Bank Century. Ini disampaikannya usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (23/11/2009) sore.
"Cara terbaik ya amandemen dulu UU-nya," ujar dia.
Di dalam UU PPATK disebutkan hasil audit penelusuran aliran dana hanya bisa PPATK sampaikan kepada Polri dan Kejaksaan. Aturan ini yang kemudian menghambat PPATK menyampaikan laporan hasil kerja mereka tentang hasil penelusuran dana bailout Bank Century kepada pihak BPK.
"Nanti bisa-bisa kita dibilang melanggar hukum (bila aturan tersebut diterobos)," kata Hadi.
Sebenarnya bisa saja hambatan tersebut BPK terobos dengan cara mengajukan judicial review terhadap UU PPATK. Namun karena peluangnya dinilai kecil, lembaga negara ini memilih tidak menempuh jalur melalui MK tersebut.
"Kita memang ada MoU dengan PPATK, tapi masalah ini di bawah hukum. Yang penting apa kata UU, bukan kata Ketua BPK atau PPATK. Kita bekerja atas dasar UU," sambungnya.
Langkah hukum dengan mengajukan judicial review pernah BPK tempuh ketika melakukan audit ke Dirjen Pajak. Hasilnya majelis hakim MK mengabulkan permintaan BPK untuk mendapatkan kewenangan melakukan audit penerimaan negara dari sektor pajak.
Tetapi langkah sukses tersebut tidak akan BPK tempuh dalam kasus Bank Century. "Kita bukan tidak mau ngotot, tapi kita analisa anatomi kasusnya. Kita pakai apa dasar hukumnya? Kita punya perhitungan secara hukum, kalau tidak bisa, buat apa? Sia-sia dan itu mempermalukan kita," ujar Hadi.
(lh/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
-
Jumat, 25/05/2012 19:08 WIB
Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:30 WIB
Kutip Testimoni Najwa dan Ketua KPK, Pengelola Situs Jokowi-Basuki Minta Maaf
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:11 WIB
Soal Testimoni di Situs Jokowi, Abraham: Itu Bentuk Pembohongan Publik!
-
Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Janda Cantik Tewas di Kamar Kosannya di Kebayoran Baru
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
