Pemerintah Akan Satukan Seluruh Unsur Keamanan Laut
Senin, 23/11/2009 14:59 WIB
Jakarta
Departemen Pertahanan mengusulkan seluruh pemantauan keamanan laut dikoordinasikan secara terpadu di bawah Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla). Hal ini sangat penting untuk mencegah tumpang tindih tugas dan tanggung jawab berbagai instansi yang saat ini memiliki tugas mengamankan wilayah perairan RI.
"Kita akan integrasikan untuk pengamanan maritim," ujar Menkpolhukam Djoko Suyanto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2009). Hal itu dikatakan Djoko usai rapat bersama Menhan Purnomo Yusgiantoro terkait surveillance system.
Sementara, Purnomo menjelaskan, dalam rapat sebelumnya telah disepakati bahwa seluruh unsur-unsur keamanan laut akan berada di bawah Bakorkamla. Hal ini sesuai dengan aturan International Maritime Organisation (IMO), bahwa lembaga yang mengatur keamanan laut harus lembaga sipil bukan militer.
"Tapi Bakorkamla sendiri harus mempunyai alat hukum. Alat hukumnya nanti terserah, apakah perpres, kepmenko atau sebagainya. Yang penting ini ada satu komando yang terintegerasi," ungkap Purnomo.
Purnomo menjelaskan saat ini terlalu banyak instansi yang memiliki kewenangan di laut. Mulai dari Bea Cukai, Dirjen Hubla, Bakorkamla, TNI AL, DKP, Imigrasi hingga Kepolisian. Hal ini juga dinilai tidak efisien.
"Karena itu kita ajukan, apakah tidak mungkin disatukan supaya efisien anggarannya," jelas mantan Menteri ESDM ini.
(rdf/yid)
"Kita akan integrasikan untuk pengamanan maritim," ujar Menkpolhukam Djoko Suyanto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2009). Hal itu dikatakan Djoko usai rapat bersama Menhan Purnomo Yusgiantoro terkait surveillance system.
Sementara, Purnomo menjelaskan, dalam rapat sebelumnya telah disepakati bahwa seluruh unsur-unsur keamanan laut akan berada di bawah Bakorkamla. Hal ini sesuai dengan aturan International Maritime Organisation (IMO), bahwa lembaga yang mengatur keamanan laut harus lembaga sipil bukan militer.
"Tapi Bakorkamla sendiri harus mempunyai alat hukum. Alat hukumnya nanti terserah, apakah perpres, kepmenko atau sebagainya. Yang penting ini ada satu komando yang terintegerasi," ungkap Purnomo.
Purnomo menjelaskan saat ini terlalu banyak instansi yang memiliki kewenangan di laut. Mulai dari Bea Cukai, Dirjen Hubla, Bakorkamla, TNI AL, DKP, Imigrasi hingga Kepolisian. Hal ini juga dinilai tidak efisien.
"Karena itu kita ajukan, apakah tidak mungkin disatukan supaya efisien anggarannya," jelas mantan Menteri ESDM ini.
(rdf/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
