Maruarar: Audit BPK Tak Sentuh Aliran Dana ke Bank Century
Senin, 23/11/2009 10:57 WIB
Jakarta
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil audit investigatif skandal Bank Century ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, kabarnya, audit BPK itu tidak menyentuh uang triliuan rupiah yang mengalir ke bank yang kini berganti nama menjadi Bank Mutiara tersebut.
"Tadi informasi dari anggota BPK yang saya tanya, katanya audit belum menyentuh aliran dana. Kalau begitu apa yang diaudit?" kata salah satu inisiator hak angket DPR kasus Bank Century, Maruarar Sirait, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Maruarar kecewa, karena audit sebelumnya sudah menjelaskan adanya dugaan pidana dalam penyaluran bailout (dana talangan) ke Bank Century. Negara disinyalir juga telah dirugikan dalam jumlah besar.
"Lalu ke mana aliran dana itu? Apa yang dapat kita peroleh dari audit BPK? Katanya semua mengaku bersih? Tidak ada yang mengambil ini, mengambil itu. Kenapa tidak mau transparan? Kita akan segera mempelajari itu dan mengambil sikap," kata anggota Komisi XI DPR dari FPDIP tersebut.
Menurut Maruarar, audit BPK atas Bank Century seharusnya bisa menyeluruh seandainya Presiden mengeluarkan Perpu. Pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengeluarkan Perpu tersebut.
"Dari awal kami sudah mengingatkan agar Presiden mengeluarkan Perpu agar audit BPK bisa menembus PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan). Pentingnya Perpu di situ. Kenapa wewenang tidak digunakan dan mengatakan tidak ada dasar hukum?" gugatnya. (irw/nrl)
"Tadi informasi dari anggota BPK yang saya tanya, katanya audit belum menyentuh aliran dana. Kalau begitu apa yang diaudit?" kata salah satu inisiator hak angket DPR kasus Bank Century, Maruarar Sirait, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Maruarar kecewa, karena audit sebelumnya sudah menjelaskan adanya dugaan pidana dalam penyaluran bailout (dana talangan) ke Bank Century. Negara disinyalir juga telah dirugikan dalam jumlah besar.
"Lalu ke mana aliran dana itu? Apa yang dapat kita peroleh dari audit BPK? Katanya semua mengaku bersih? Tidak ada yang mengambil ini, mengambil itu. Kenapa tidak mau transparan? Kita akan segera mempelajari itu dan mengambil sikap," kata anggota Komisi XI DPR dari FPDIP tersebut.
Menurut Maruarar, audit BPK atas Bank Century seharusnya bisa menyeluruh seandainya Presiden mengeluarkan Perpu. Pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengeluarkan Perpu tersebut.
"Dari awal kami sudah mengingatkan agar Presiden mengeluarkan Perpu agar audit BPK bisa menembus PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan). Pentingnya Perpu di situ. Kenapa wewenang tidak digunakan dan mengatakan tidak ada dasar hukum?" gugatnya. (irw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
-
Jumat, 25/05/2012 19:08 WIB
Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:53 WIB
Kejagung Janji Akan Profesional Tangani Kasus Fadel
-
Jumat, 25/05/2012 18:30 WIB
Kutip Testimoni Najwa dan Ketua KPK, Pengelola Situs Jokowi-Basuki Minta Maaf
-
Jumat, 25/05/2012 18:55 WIB
Kader PD Diingatkan Tak Terus Wacanakan Pencapresan Ani Yudhoyono
-
Jumat, 25/05/2012 18:11 WIB
Soal Testimoni di Situs Jokowi, Abraham: Itu Bentuk Pembohongan Publik!
-
Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Janda Cantik Tewas di Kamar Kosannya di Kebayoran Baru
-
707 Komentar
-
273 Komentar
-
241 Komentar
-
232 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
