Dumai Ekspres 10 Karam
Trauma Berlayar, 254 Penumpang Selamat Belum Bisa Dipulangkan
Senin, 23/11/2009 09:19 WIB
Ilustrasi
Pekanbaru
Sebanyak 254 penumpang selamat dari tenggelamnya kapal motor Dumai Ekspres 10 di Kepulauan Riau (Kepri) masih ditampung di rumah bupati Karimun. Mereka belum bisa dipulangkan karena mengalami trauma dan berduka.
"Mereka tidak bisa bekomunikasi dengan pihak keluarganya," kata Kabag TU Adpel Karimun, Oktafinas, kepada detikcom, Senin (23/11/2009).
Menurut Oktafinas, para penumpang yang beruntung tersebut mengharapkan agar pengembalian mereka ke daerah masing-masing dengan tujuan Dumai dapat diantar dengan kapal yang lebih aman. Untuk ini, pemerintah rencananya akan meminta bantuan kapal TNI Angkatan Laut dan Bea dan Cukai.
Dikatakan dia, berdasarkan pantauan cuaca BMG, kondisi laut di Kepri juga masih terlihat buruk. BMG memperkirakan ketinggian gelombang bisa mencapai 2-4 meter.
"Dasar inilah pemerintah setempat belum mengizinkan para korban selamat ini untuk dipulangkan. Hal ini untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Bahwasanya BMG menyebut ketinggian 2-4 meter, namun bisa saja kondisi di lapangan berubah lebih tinggi, mengingat saat kejadian, ketinggian gelombang 5 meter," kata dia.
Sementara itu untuk korban meninggal, lanjutnya, saat ini mencapai 27 penumpang. Dari jumlah tersebut, 3 di antaranya berjenis kelamin perempuan dan 5 penumpang merupakan balita.
"RSUD Karimun masih melakukan otopsi dan identifikasi para korban tersebut," cetusnya. (irw/nrl)
"Mereka tidak bisa bekomunikasi dengan pihak keluarganya," kata Kabag TU Adpel Karimun, Oktafinas, kepada detikcom, Senin (23/11/2009).
Menurut Oktafinas, para penumpang yang beruntung tersebut mengharapkan agar pengembalian mereka ke daerah masing-masing dengan tujuan Dumai dapat diantar dengan kapal yang lebih aman. Untuk ini, pemerintah rencananya akan meminta bantuan kapal TNI Angkatan Laut dan Bea dan Cukai.
Dikatakan dia, berdasarkan pantauan cuaca BMG, kondisi laut di Kepri juga masih terlihat buruk. BMG memperkirakan ketinggian gelombang bisa mencapai 2-4 meter.
"Dasar inilah pemerintah setempat belum mengizinkan para korban selamat ini untuk dipulangkan. Hal ini untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Bahwasanya BMG menyebut ketinggian 2-4 meter, namun bisa saja kondisi di lapangan berubah lebih tinggi, mengingat saat kejadian, ketinggian gelombang 5 meter," kata dia.
Sementara itu untuk korban meninggal, lanjutnya, saat ini mencapai 27 penumpang. Dari jumlah tersebut, 3 di antaranya berjenis kelamin perempuan dan 5 penumpang merupakan balita.
"RSUD Karimun masih melakukan otopsi dan identifikasi para korban tersebut," cetusnya. (irw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tewas Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
