Advertorial
Komitmen Perbaikan Layanan Pondokan Haji
Senin, 23/11/2009 09:01 WIB
Jakarta
Pemondokan haji tahun ini disiapkan lebih baik dari tahun lalu. Persentase lokasi tinggal dekat masjid, baik di Makkah maupun Madinah, meningkat. Kemungkinan pemindahan pondokan akibat regulasi dadakan Pemerintah Saudi telah diantisipasi.
Pondokan nyaman, ibadah lebih tenang. Kualitas pemondokan berpengaruh terhadap kekhusyukan ibadah jamaah haji. Maklum, mereka tinggal lebih dari dua bulan di negeri orang. Kesuksesan dalam masalah pemondokan juga menjadi tolok ukur kualitas pelayanan haji. Karena itu, berbagai upaya dilakukan dari waktu ke waktu untuk mendapatkan pemondokan terbaik.
Idealnya, seluruh jamaah haji ditempatkan dekat Masjidil Haram agar dapat akses mudah untuk memperbanyak ibadah. Tetapi target itu tidak gampang diwujudkan, karena jumlah jamaah Indonesia sangat besar dan persaingan harga antar negara amat ketat. Namun demikian, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Departemen Agama, Drs. H. M.A. Ghafur Djawahir memastikan, pemondokan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu.
Di Makkah, lebih seperempat jamaah, yaitu 26,36% (52.449 orang), tinggal di Ring I - kawasan berjarak maksimal 2.000 meter dari Masjidil Haram. Tersedia 115 rumah di lingkaran terdekat Ka'bah itu. Kawasan ini mencakup wilayah Hafair, Jarwal, Sulaimaniah, Jumaizah, Misfalah dan Syari Mansour I.
Sisanya, 72,90% (143.603 jemaah), menempati Ring II, kawasan berjarak 2.000 sampai 7.000 meter dari Masjidil Haram. Mereka mendapat pengembalian sisa sewa dan disediakan bis pulang pergi ke Haram. Pemondokan di Ring II sebanyak 293 rumah.
“Kawasan Ring II di Makkah lebih disukai oleh jamaah haji Indonesia karena banyak tersedia fasilitas umum seperti toko, restoran, poliklinik dan lain-lain” ungkap Ghafur Djawahir. Total pemondokan yang disewa di Makkah adalah sebanyak 407 rumah.
Di Makkah, panitia juga menyiapkan pemondokan cadangan berkapasitas 1.900 orang (1% dari total jamaah). Hal itu untuk mengantisipasi keadaan darurat atau perkembangan baru yang menuntut tersedianya pemondokan baru. Misalnya akibat dari keluarnya regulasi baru dari pemerintah Arab Saudi.
Awal Ramadhan lalu, Kementerian Urusan Haji Arab Saudi mengeluarkan surat edaran tentang syarat kelayakan pemondokan. Gedung empat lantai atau berkapasitas lebih dari 250 jamaah harus dilengkapi tangga darurat. Bila tidak, diancam sanksi pengurangan sebanyak 30% dari total kapasitas penghuni.
Langkah yang ditempuh panitia haji adalah melakukan negosiasi kepada pemilik pondokan, bahwa Indonesia hanya akan membayar sejumlah jamaah yang tinggal di pondokan tersebut. Antisipasi pengalihan pemondokan juga telah disiapkan. Jamaah yang lebih dulu datang akan ditempatkan pada pemondokan yang telah disewa. Jamaah yang datang belakangan, dicarikan pemondokan baru.
Jamaah tak perlu takut tak dapat pemondokan. Bila aturan itu diterapkan, pemindahan akan diatur sedemikian rupa sehingga jamaah satu kloter tidak ditempatkan terpisah. Kalaupun terpaksa terpisah, lokasinya tidak berjauhan. Panitia sudah mengatur konfigurasinya.
Besarnya jumlah jamaah dari Iran, Turki, Mesir, dan Tunisia yang batal berangkat lantaran isu flu babi, membuat banyak pemondokan dekat Masjidi Haram yang sepi peminat dan mengobral harga murah. Kemungkinan, jamaah yang harus pindah akan menempati pemondokan dekat Haram itu.
Di Madinah, sebagian besar pemondokan jamaah haji Indonesia (75%) berada di wilayah elit Markaziyah, berjarak paling jauh 600 meter dari Masjid Nabawi. Hanya 25% jamaah yang menghuni pemondokan di kawasan non-Markaziyah.
Untuk transit di Jeddah, disewa tujuh gedung. Terdiri dari enam hotel berbintang empat dan satu gedung setara hotel bintang empat.
Sewa hotel di Jeddah dilakukan dengan sistem paket, yang mencakup akomodasi, konsumsi, pengangkutan tas, city tour dan transportasi ke bandara. Berbagai langkah ini diharapkan kian menjamin kenyamaan jamaah dalam menunaikan ibadah.
(Sumber: Ditjen PHU Depag RI) (adv/adv)
Pondokan nyaman, ibadah lebih tenang. Kualitas pemondokan berpengaruh terhadap kekhusyukan ibadah jamaah haji. Maklum, mereka tinggal lebih dari dua bulan di negeri orang. Kesuksesan dalam masalah pemondokan juga menjadi tolok ukur kualitas pelayanan haji. Karena itu, berbagai upaya dilakukan dari waktu ke waktu untuk mendapatkan pemondokan terbaik.
Idealnya, seluruh jamaah haji ditempatkan dekat Masjidil Haram agar dapat akses mudah untuk memperbanyak ibadah. Tetapi target itu tidak gampang diwujudkan, karena jumlah jamaah Indonesia sangat besar dan persaingan harga antar negara amat ketat. Namun demikian, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Departemen Agama, Drs. H. M.A. Ghafur Djawahir memastikan, pemondokan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu.
Di Makkah, lebih seperempat jamaah, yaitu 26,36% (52.449 orang), tinggal di Ring I - kawasan berjarak maksimal 2.000 meter dari Masjidil Haram. Tersedia 115 rumah di lingkaran terdekat Ka'bah itu. Kawasan ini mencakup wilayah Hafair, Jarwal, Sulaimaniah, Jumaizah, Misfalah dan Syari Mansour I.
Sisanya, 72,90% (143.603 jemaah), menempati Ring II, kawasan berjarak 2.000 sampai 7.000 meter dari Masjidil Haram. Mereka mendapat pengembalian sisa sewa dan disediakan bis pulang pergi ke Haram. Pemondokan di Ring II sebanyak 293 rumah.
“Kawasan Ring II di Makkah lebih disukai oleh jamaah haji Indonesia karena banyak tersedia fasilitas umum seperti toko, restoran, poliklinik dan lain-lain” ungkap Ghafur Djawahir. Total pemondokan yang disewa di Makkah adalah sebanyak 407 rumah.
Di Makkah, panitia juga menyiapkan pemondokan cadangan berkapasitas 1.900 orang (1% dari total jamaah). Hal itu untuk mengantisipasi keadaan darurat atau perkembangan baru yang menuntut tersedianya pemondokan baru. Misalnya akibat dari keluarnya regulasi baru dari pemerintah Arab Saudi.
Awal Ramadhan lalu, Kementerian Urusan Haji Arab Saudi mengeluarkan surat edaran tentang syarat kelayakan pemondokan. Gedung empat lantai atau berkapasitas lebih dari 250 jamaah harus dilengkapi tangga darurat. Bila tidak, diancam sanksi pengurangan sebanyak 30% dari total kapasitas penghuni.
Langkah yang ditempuh panitia haji adalah melakukan negosiasi kepada pemilik pondokan, bahwa Indonesia hanya akan membayar sejumlah jamaah yang tinggal di pondokan tersebut. Antisipasi pengalihan pemondokan juga telah disiapkan. Jamaah yang lebih dulu datang akan ditempatkan pada pemondokan yang telah disewa. Jamaah yang datang belakangan, dicarikan pemondokan baru.
Jamaah tak perlu takut tak dapat pemondokan. Bila aturan itu diterapkan, pemindahan akan diatur sedemikian rupa sehingga jamaah satu kloter tidak ditempatkan terpisah. Kalaupun terpaksa terpisah, lokasinya tidak berjauhan. Panitia sudah mengatur konfigurasinya.
Besarnya jumlah jamaah dari Iran, Turki, Mesir, dan Tunisia yang batal berangkat lantaran isu flu babi, membuat banyak pemondokan dekat Masjidi Haram yang sepi peminat dan mengobral harga murah. Kemungkinan, jamaah yang harus pindah akan menempati pemondokan dekat Haram itu.
Di Madinah, sebagian besar pemondokan jamaah haji Indonesia (75%) berada di wilayah elit Markaziyah, berjarak paling jauh 600 meter dari Masjid Nabawi. Hanya 25% jamaah yang menghuni pemondokan di kawasan non-Markaziyah.
Untuk transit di Jeddah, disewa tujuh gedung. Terdiri dari enam hotel berbintang empat dan satu gedung setara hotel bintang empat.
Sewa hotel di Jeddah dilakukan dengan sistem paket, yang mencakup akomodasi, konsumsi, pengangkutan tas, city tour dan transportasi ke bandara. Berbagai langkah ini diharapkan kian menjamin kenyamaan jamaah dalam menunaikan ibadah.
(Sumber: Ditjen PHU Depag RI) (adv/adv)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 28/05/2012 01:00 WIB
'Oasis' di Tengah Kota Jakarta
Coasta Villa - beach resort living...
-
Selasa, 15/05/2012 10:15 WIB
www.mecglobal.com
MEC, rayakan hari jadi ke 10
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tewas Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
