Komnas HAM Klarifikasi Irwasum Polri dan Penyidik Wiliardi Wizar
Kamis, 19/11/2009 16:50 WIB
Wiliardi
Jakarta
Komnas HAM memanggil Irwasum Komjen Yusuf Manggabarani dan sejumlah penyidik Mabes Polri. Pertemuan yang berlangsung sekitar 4 jam itu membahas soal Kombes Wiliardi Wizar yang mengaku ditekan sejumlah petinggi Polri saat pemeriksaan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.
"Tadi kita memanggil sejumlah petinggi Mabes Polri untuk mengklarifikasi, meminta keterangan, dan mencari fakta soal laporan Wiliardi," kata anggota Komnas HAM Johny Nelson Simanjuntak saat berbincang dengan detikcom, Kamis (19/11/2009).
Johny mengatakan, selain Irwasum, hadir juga mantan Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Hadiatmoko dan sejumlah penyidik seperti Kombes M Iriawan dan AKBP Nico Afinta. Pertemuan itu berlangsung secara santai tapi serius.
"Mereka memberi akses kepada Komnas HAM untuk melihat semua berkas yang ada seperti BAP dan sebagainya," katanya.
Selain itu, pihak Komnas HAM juga ditunjukkan rekaman lengkap pemeriksaan Wiliardi. "Kita dikasih rekaman lengkapnya," lanjut Johny.
Lalu bagaimana tanggapan Komnas HAM? "Belumlah, kita kan baru mendengar, nanti akan kita bahas dulu," kilah Johny.
Klarifikasi ini terkait dengan laporan tim pengacara Antasari Azhar ke Komnas HAM pekan lalu setelah Wiliardi secara mengejutkan membuat pengakuan di PN Jaksel. Wili mengaku penahanan Antasari dikondisikan oleh pejabat Polri. Saat belum diadili, Wili juga mengaku pernah mengadukan penekanan penyidik padanya kepada Komnas HAM.
(ken/nrl)
"Tadi kita memanggil sejumlah petinggi Mabes Polri untuk mengklarifikasi, meminta keterangan, dan mencari fakta soal laporan Wiliardi," kata anggota Komnas HAM Johny Nelson Simanjuntak saat berbincang dengan detikcom, Kamis (19/11/2009).
Johny mengatakan, selain Irwasum, hadir juga mantan Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Hadiatmoko dan sejumlah penyidik seperti Kombes M Iriawan dan AKBP Nico Afinta. Pertemuan itu berlangsung secara santai tapi serius.
"Mereka memberi akses kepada Komnas HAM untuk melihat semua berkas yang ada seperti BAP dan sebagainya," katanya.
Selain itu, pihak Komnas HAM juga ditunjukkan rekaman lengkap pemeriksaan Wiliardi. "Kita dikasih rekaman lengkapnya," lanjut Johny.
Lalu bagaimana tanggapan Komnas HAM? "Belumlah, kita kan baru mendengar, nanti akan kita bahas dulu," kilah Johny.
Klarifikasi ini terkait dengan laporan tim pengacara Antasari Azhar ke Komnas HAM pekan lalu setelah Wiliardi secara mengejutkan membuat pengakuan di PN Jaksel. Wili mengaku penahanan Antasari dikondisikan oleh pejabat Polri. Saat belum diadili, Wili juga mengaku pernah mengadukan penekanan penyidik padanya kepada Komnas HAM.
(ken/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:52 WIB
PD Tarik Wacana Pencapresan Ani Yudhoyono karena SBY Marah?
-
Minggu, 27/05/2012 11:43 WIB
Ada Kebakaran, KRL Tertahan di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
286 Komentar
-
243 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
