detikcom

Kamis, 19/11/2009 15:57 WIB

18 Kasus Korupsi di Sumsel Tengah Diselidiki KPK

Taufik Wijaya - detikNews
dok detikcom
Palembang - Sejak Januari 2009 hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima 251 kasus pengaduan dari masyarakat Sumatera Selatan. Tapi sebanyak 180-an kasus tidak terkait dengan korupsi. Saat ini ada 18 kasus yang tengah diselidiki.

Demikian dikatakan humas KPK Johan Budi SP, kepada pers, seusai berdiskusi dengan sejumlah jurnalis di Hotel Novotel, Jalan R. Sukamto, Palembang, Kamis (19/11/2009). "Semua kasusnya tentunya melibatkan pejabat negara. Umumnya terkait dengan dana APBD," katanya.

Menurut Johan kasus Pelabuhan Tanjung Api-Api yang menyeret sejumlah politisi, pengusaha, dan mantan kepala daerah di Sumatra Selatan, tidak akan berhenti. "Kasus TAA terus berlanjut, dan penyelidikannya terus dilakukan," kata Johan.

Selain berdiskusi dengan wartawan, KPK yang diwakili penasehat KPK Abdullah Hehamahua dan Johan Budi SP, juga bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat di Palembang.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(tw/djo)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%