detikcom

TNI-Polri Vs Warga Bima Baku Tembak, Satu Tewas

Kusmayadi - detikNews
Kamis, 19/11/2009 15:48 WIB
Mataram Satu peleton Tim gabungan TNI dan Polri terlibat baku tembak dengan warga bersenjata api di daerah konflik warga dua desa yakni Desa Ngali dan Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Satu orang warga sipil tewas tertembak aparat dalam kejadian itu.

"Aparat terpaksa melakukan tembakan balasan, karena posisi polisi diserbu dengan tembakan," kata Kapolda NTB Brigjen Polisi Surya Iskandar pada wartawan di Mataram, Kamis (19/11/2009).

Polisi mengidentifikasi, satu orang warga bernama Ratiman (42) tewas di tempat, tertembus peluru aparat. Namun versi warga, dua orang tewas dalan kejadian itu. Satu lainya bernama Aminah.

"Kami pastikan hanya satu warga yang tewas, bernama Ratiman. Dua orang lainya luka terkena tembakan," kata Surya Iskandar. Kami siang pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Mabes Polri.

Mereka yang terluka itu hingga Kamis siang masih menjalani perawatan di RSU Bima, dan di Puskesmas Bolo.

Kejadian bermula, saat satu peleton Brimob Polda NTB dan aparat TNI selesai menggelar patroli rutin di dua desa yang sudah terlibat bentrok dalam dua pekan terakhir ini. Saat memasuki perbatasan Desa Ngali dari arah Renda, truk polisi tiba-tiba diberondong tembakan.

Aparat polisi dan TNI lantas berhamburan dari atas truk. Merasa diserang, Polisi dan TNI balas menembak ke arah sumber tembakan. Baku tembak terjadi lebih dari lima menit.

Polisi lantas menyisir lokasi baku tembak yang terdiri dari semak-semak dan medan berbukit.

"Saat penyisiran, kami menemukan 24 selongsong peluru, dan satu orang warga yang tewas tertembak," terang Kapolda.

Dari selongsong peluru yang ditemukan, identifikasi sementara, tembakan berasal dari senjata semi otomatis. Namun polisi belum bisa memastikan asal muasal senjata itu bisa sampai di tangan warga.

Selongsong peluru itu ditemukan dalam dua titik. Polisi memperkirakan, ada dua senjata api semi otomatis yang dimiliki warga. Polisi belum bisa memastikan, apakah senjata api itu berasal dari Ngali atau Renda.

Warga Desa Ngali dan Rendra kerap terlibat bentrok berdarah. Bentrok dipicu hal-hal sepele. Dua pekan lalu, satu warga juga tertembak senjata rakitan di bagian paha. Bentrok dipicu oleh kericuhan saat pertandingan sepak bola antar dua kampung.

(djo/djo)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel