detikcom

Raker Gabungan

Jika Tidak Bisa Kritis, Komisi III Tak Perlu Banyak Rapat

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 18/11/2009 15:31 WIB
Jakarta Raker Komisi III DPR dengan KPK, Polri dan Kejagung merupakan kesempatan bagi wakil rakyat untuk menyikapi kasus Bibit-Chandra dengan sebaik-baiknya. Jika gagal, sebaiknya Komisi HUkum ini tak perlu banyak rapat.

"Komisi III ini seyogyanya memberi tekanan agar bisa mensikapi masalah ini dengan sebaik mungkin. Kalau tidak bisa berperan seperti itu, lebih baik tidak usah terlalu banyak rapat, biar tidak mengecewakan rakyat," kata pengamat politik dari UGM Gaffar Karim kepada detikcom saat mengomentari rapat gabungan Komisi III dengan KPK, Polri dan kejaksaan, Rabu (18/11/2009).

"Komisi III sejak awal terkesan menjadi corong polisi dan kejaksaan. Harusnya anggota Komisi III berperilaku seperti kehendak politik rakyat," ujar Gaffar.

Menurut doktor lulusan Australia ini, rapat Komisi III dengan 3 institusi penegak hukum harusnya dijadikan ruang untuk mendengar dan menelisik langkah-langkah 3 lembaga dalam menuntaskan kasus Bibit-Chandra. Hal ini menuntut lebih banyak anggota Komisi III untuk mendengar dan menuntut 3 lembaga bersikap secara fair.

Direktur lembaga survei Trust Indonesia ini menilai, kunci penyelesaian kasus Bibit dan Chandra murni berada di tangan SBY. Karena itu, SBY harus menentukan sikap seperti yang disuarakan rakyat jika tidak ingin citranya hancur.

"Posisi sekarang ini memang ada di tangan Pak SBY. Tetapi Komisi III kan bisa berperan mendorong," kata Gaffar.

(yid/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel