Laporan dari Arab Saudi
Jumlah Jamaah Calhaj Lokal dan Ekspatriat Menurun
Senin, 16/11/2009 17:06 WIB
Mekkah
Terkait kekhawatiran merebaknya wabah flu babi atau virus H1N1, sejumlah warga Arab Saudi dan pekerja asing banyak yang mengurungkan niatnya menunaikan ibadah haji tahun ini. Apalagi saat ini puncak ibadah haji bertepatan dengan memasuki musim dingin di Makkah.
Tanpa menyebutkan angka pasti penurunan itu, perusahaan penyelenggara haji di kawasan timur Arab Saudi mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar untuk menunaikan haji tahun ini anjlok sekitar 40 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008 Masehi/1429 Hijriah).
Faktor penurunan jumlah jamaah calhaj lokal, seperti diutarakan para penyelenggara haji seperti dilansir dari Arab Times, Senin (16/11/2009), karena tingginya biaya ibadah haji yang mencapai SR 10.000 atau sekitar Rp 25 juta.
Pemilik Penyelenggara Umrah dan Haji Al-Zufairi di kota Dammam, Saleh Al-Zufairi mengemukakan, hanya 20 orang yang mendaftarkan sebagai calon haji pada 2009 dibandingkan tahun 2008 yang mencapai sampai 200 orang. Menteri Urusan Haji Arab Saudi memang sudah memprakarsai program untuk menekan biaya ibadah haji menjadi antara SR 1.500 sampai SR 3.900.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengimbau agar mereka yang termasuk berisiko tinggi untuk divaksinasi secara gratis dengan vaksin H1N1 di pusat-pusat kesehatan yang telah ditunjuk.
Progam vaksinasi tahap pertama disasarkan untuk mencapai 1 juta warga khususnya para calon haji lokal dan pekerja yang berhubungan atau sering melakukan kontak langsung dengan jamaah calon haji. Prioritas utama program vaksinasi dilangsungkan di kedua kota suci, Makkah dan Madinah.
(zal/irw)
Tanpa menyebutkan angka pasti penurunan itu, perusahaan penyelenggara haji di kawasan timur Arab Saudi mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar untuk menunaikan haji tahun ini anjlok sekitar 40 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008 Masehi/1429 Hijriah).
Faktor penurunan jumlah jamaah calhaj lokal, seperti diutarakan para penyelenggara haji seperti dilansir dari Arab Times, Senin (16/11/2009), karena tingginya biaya ibadah haji yang mencapai SR 10.000 atau sekitar Rp 25 juta.
Pemilik Penyelenggara Umrah dan Haji Al-Zufairi di kota Dammam, Saleh Al-Zufairi mengemukakan, hanya 20 orang yang mendaftarkan sebagai calon haji pada 2009 dibandingkan tahun 2008 yang mencapai sampai 200 orang. Menteri Urusan Haji Arab Saudi memang sudah memprakarsai program untuk menekan biaya ibadah haji menjadi antara SR 1.500 sampai SR 3.900.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengimbau agar mereka yang termasuk berisiko tinggi untuk divaksinasi secara gratis dengan vaksin H1N1 di pusat-pusat kesehatan yang telah ditunjuk.
Progam vaksinasi tahap pertama disasarkan untuk mencapai 1 juta warga khususnya para calon haji lokal dan pekerja yang berhubungan atau sering melakukan kontak langsung dengan jamaah calon haji. Prioritas utama program vaksinasi dilangsungkan di kedua kota suci, Makkah dan Madinah.
(zal/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 16:10 WIB
Lacak Rekam Jejak & Pakai Hati Nurani untuk Pilih Pemimpin
-
Jumat, 25/05/2012 15:58 WIB
PD Persilakan KPK Usut Money Politics Kongres Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 15:51 WIB
Tinggalkan LP Cipinang, Bachtiar Chamsyah Dipeluk Mahfud MD
-
Jumat, 25/05/2012 15:47 WIB
Kawanan Curanmor Diciduk Saat Menjual Mobil Rampasan di Mal Puri Indah
-
Jumat, 25/05/2012 15:44 WIB
Tweet Pak Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 15:29 WIB
Aksi Longmarch Tolak Lady Gaga, FPI Gelar Aksi di Kemenko Polhukam
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Gara-gara Pompa Air Macet, 2 Pejabat RS di Pekanbaru Bertengkar
-
705 Komentar
-
273 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
