Merasa Terancam, Hendrikus Tolak Beri Keterangan Secara Gamblang
Senin, 16/11/2009 16:14 WIB
Jakarta
Terdakwa pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Hendrikus Kiawalen alias Hendrik enggan memberikan keterangan secara gamblang di muka persidangan. Tidak adanya jaminan keselamatan bagi dirinya dan keluarga menjadi alasan Hendrik tidak mengungkap fakta yang ada.
"Demi keselamatan keluarga, adik-adik saya. Saya tidak mau jelaskan secara lugas menyangkut di lapangan. Siapa yang jamin keselamatan saya dan keluarga?" kata Hendrik saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan di PN Tanggerang, Jl TMP Taruna, Senin (16/11/2009).
Hendrik mengaku, pada saat pertama kali ditangkap, dia pernah dibawa ke suatu tempat dalam keadaan mata tertutup dan tangan diborgol. Di sana Hendrik mengaku mengalami penyiksaan dan diminta mengakui perbuatan yang tidak diketahui.
Namun Hendrik mengaku tidak tahu siapa orang yang menyiksanya. Namun dia yakin kalau penyiksaan ini tidak dilakukan oleh institusi yang menangkapnya, tetapi oleh oknum yang memiliki kepentingan dalam kasus ini.
"Aku tidak tahu mau cari keadilan yang mana, hukum mana yang harus dicari," katanya.
Hendrik juga sempat meminta kepada majelis hakim untuk menjamin keselamtannya. Karena tidak ada jaminan baginya meskipun sudah duduk di kursi pesakitan.
"Rangkaian kejadian masih berlaku hukum rimba. Sekalipun saya duduk di pengadilan tapi keamanan saya tidak dijamin. Saya mohon majelis jaga keselamatan saya dan keluarga," jelasnya.
Mendengar pengakuan tersebut, salah seorang hakim hakim secara tegas meminta Hendrik dapat menceritakan yang sebenar-benarnya dalam kasus pembunuhan Nasrudin.
"Jangan takut silahkan ceritakan yang sebenar-benarnya apa yang saudara tahu," pinta hakim.
"Kita kerja seperti ini (menjadi hakim) siapa yang menjamin tidak ada yang menjamin kita dibunuh nanti malam tidak ada yang jamin," tegas hakim.
Mendengar permintaan hakim lagi-lagi Hendrik tidak bergeming dia hanya menegaskan kalau dia mencabut BAP nya. "Pada prinsipnya saya sudah cabut, tidak pernah saya beri perintah untuk menembak almarhum," tandasnya.
(did/mok)
"Demi keselamatan keluarga, adik-adik saya. Saya tidak mau jelaskan secara lugas menyangkut di lapangan. Siapa yang jamin keselamatan saya dan keluarga?" kata Hendrik saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan di PN Tanggerang, Jl TMP Taruna, Senin (16/11/2009).
Hendrik mengaku, pada saat pertama kali ditangkap, dia pernah dibawa ke suatu tempat dalam keadaan mata tertutup dan tangan diborgol. Di sana Hendrik mengaku mengalami penyiksaan dan diminta mengakui perbuatan yang tidak diketahui.
Namun Hendrik mengaku tidak tahu siapa orang yang menyiksanya. Namun dia yakin kalau penyiksaan ini tidak dilakukan oleh institusi yang menangkapnya, tetapi oleh oknum yang memiliki kepentingan dalam kasus ini.
"Aku tidak tahu mau cari keadilan yang mana, hukum mana yang harus dicari," katanya.
Hendrik juga sempat meminta kepada majelis hakim untuk menjamin keselamtannya. Karena tidak ada jaminan baginya meskipun sudah duduk di kursi pesakitan.
"Rangkaian kejadian masih berlaku hukum rimba. Sekalipun saya duduk di pengadilan tapi keamanan saya tidak dijamin. Saya mohon majelis jaga keselamatan saya dan keluarga," jelasnya.
Mendengar pengakuan tersebut, salah seorang hakim hakim secara tegas meminta Hendrik dapat menceritakan yang sebenar-benarnya dalam kasus pembunuhan Nasrudin.
"Jangan takut silahkan ceritakan yang sebenar-benarnya apa yang saudara tahu," pinta hakim.
"Kita kerja seperti ini (menjadi hakim) siapa yang menjamin tidak ada yang menjamin kita dibunuh nanti malam tidak ada yang jamin," tegas hakim.
Mendengar permintaan hakim lagi-lagi Hendrik tidak bergeming dia hanya menegaskan kalau dia mencabut BAP nya. "Pada prinsipnya saya sudah cabut, tidak pernah saya beri perintah untuk menembak almarhum," tandasnya.
(did/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 16:10 WIB
Lacak Rekam Jejak & Pakai Hati Nurani untuk Pilih Pemimpin
-
Jumat, 25/05/2012 16:04 WIB
Ini Hasil Kunjungan Komisi II ke KPU DKI
-
Jumat, 25/05/2012 15:58 WIB
PD Persilakan KPK Usut Money Politics Kongres Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 15:51 WIB
Tinggalkan LP Cipinang, Bachtiar Chamsyah Dipeluk Mahfud MD
-
Jumat, 25/05/2012 15:47 WIB
Kawanan Curanmor Diciduk Saat Menjual Mobil Rampasan di Mal Puri Indah
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 15:29 WIB
Aksi Longmarch Tolak Lady Gaga, FPI Gelar Aksi di Kemenko Polhukam
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Gara-gara Pompa Air Macet, 2 Pejabat RS di Pekanbaru Bertengkar
-
705 Komentar
-
273 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
