Perampok Rumah Kosong di Bekasi-Depok Ditangkap
Senin, 16/11/2009 11:53 WIB
Jakarta
Kawanan perampokan spesialis rumah kosong dan kontainer ditangkap Polda Metro Jaya. Pelaku yang berjumlah 7 orang ini beroperasi di daerah Bekasi dan Depok.
"Para pelaku adalah spesialis pemain pencurian rumah kosong yang biasa
beroperasi di daerah Bekasi dan Depok. Ditangkap secara maraton selama seminggi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Idham Azis didampingi Kasat Jatanras Polda Metro AKBP Nico Afinta pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/11/2009).
Ketujuh pelaku tersebut adalah IT, RA, KS, BJ, SB, MT dan SK. Semuanya ditangkap di kawasan Gunung Putri, Bogor. Sementara 4 pelaku berinisial ER, BJ, AR dan A yang memegang senjata api jenis FN masih buron.
Para pelaku diketahui telah melakukan aksi perampokan rumah kosong sebanyak 30 kali. Selain merampok di Bekasi dan Depok, pelaku pernah merampok di Yogjakarta.
"Di tempat tersebut (Yogyakarta), pelaku berhasil menggasak perhiasan emas milik korban seberat 60 gram dan pakaian yang ada di rumah tersebut," kata Idham.
Selain merampok rumah kosong, pelaku juga merampok kontainer. Pelaku terakhir merampok kontainer yang berisi 1.764 laptop yang hendak
dimasukkan ke gudang di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Oktober 2009.
Dalam aksinya, pelaku menghadang kontainer dan menodong sopir dengan senjata api. Pelaku kemudian menyumpal mulut korban dengan lakban dan menutup mata korban.
Korban kemudian dibuang di kawasan Indramayu, Jawa Barat. Pelaku lalu mengosongkan isi kontainer.
Polisi menyita barang bukti alat kejahatan berupa 1 kalkulator, 4 linggis, 3 gunting, 3 pisau, 4 kunci letter L, 4 motor, dan 1 mobil Toyota Avanza. Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Keuntungan Rp 20 Juta per Orang
Tidak sedikit keuntungan yang didapat para pelaku dari hasil kejahatannya itu. Setiap pelaku mendapatkan keuntungan Rp 20 juta dari penjualan hasil kejahatannya.
"Satu orang kebagian Rp 20 juta," kata seorang pelaku, RA.
Masing-masing pelaku punya tugasnya sendiri-sendiri. RA bertugas menurunkan barang hasil kejahatan untuk di simpan di sebuah tempat yang dijadikan gudang. Pelaku terbagi dalam 2 kelompok.
"Satu kelompok dapat Rp 750 juta untuk dibagikan ke teman-teman lain," katanya.
(mei/gus)
"Para pelaku adalah spesialis pemain pencurian rumah kosong yang biasa
beroperasi di daerah Bekasi dan Depok. Ditangkap secara maraton selama seminggi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Idham Azis didampingi Kasat Jatanras Polda Metro AKBP Nico Afinta pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/11/2009).
Ketujuh pelaku tersebut adalah IT, RA, KS, BJ, SB, MT dan SK. Semuanya ditangkap di kawasan Gunung Putri, Bogor. Sementara 4 pelaku berinisial ER, BJ, AR dan A yang memegang senjata api jenis FN masih buron.
Para pelaku diketahui telah melakukan aksi perampokan rumah kosong sebanyak 30 kali. Selain merampok di Bekasi dan Depok, pelaku pernah merampok di Yogjakarta.
"Di tempat tersebut (Yogyakarta), pelaku berhasil menggasak perhiasan emas milik korban seberat 60 gram dan pakaian yang ada di rumah tersebut," kata Idham.
Selain merampok rumah kosong, pelaku juga merampok kontainer. Pelaku terakhir merampok kontainer yang berisi 1.764 laptop yang hendak
dimasukkan ke gudang di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Oktober 2009.
Dalam aksinya, pelaku menghadang kontainer dan menodong sopir dengan senjata api. Pelaku kemudian menyumpal mulut korban dengan lakban dan menutup mata korban.
Korban kemudian dibuang di kawasan Indramayu, Jawa Barat. Pelaku lalu mengosongkan isi kontainer.
Polisi menyita barang bukti alat kejahatan berupa 1 kalkulator, 4 linggis, 3 gunting, 3 pisau, 4 kunci letter L, 4 motor, dan 1 mobil Toyota Avanza. Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Keuntungan Rp 20 Juta per Orang
Tidak sedikit keuntungan yang didapat para pelaku dari hasil kejahatannya itu. Setiap pelaku mendapatkan keuntungan Rp 20 juta dari penjualan hasil kejahatannya.
"Satu orang kebagian Rp 20 juta," kata seorang pelaku, RA.
Masing-masing pelaku punya tugasnya sendiri-sendiri. RA bertugas menurunkan barang hasil kejahatan untuk di simpan di sebuah tempat yang dijadikan gudang. Pelaku terbagi dalam 2 kelompok.
"Satu kelompok dapat Rp 750 juta untuk dibagikan ke teman-teman lain," katanya.
(mei/gus)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
286 Komentar
-
243 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
