Insiden Kaki Gajah
Pemerintah Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Senin, 16/11/2009 08:33 WIB
Jakarta
Anggota Komisi IX DPR Zuber Safawi meminta agar korban insiden kaki gajah tidak perlu dipungut biaya pengobatan. Pemerintah harus bertanggung jawab atas insiden ini.
"Seluruh korban tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun, pemerintah yang harus menanggung," ujar Zuber pada detikcom, Senin (16/11/2009).
Zuber menambahkan, pemerintah pusat maupun daerah harus bertanggung jawab atas insiden ini.
"Jangan sampai sudah menjadi korban, mereka juga harus menanggung biaya lagi," katanya.
Tidak hanya itu, pemerintah pun dituntut memberikan penjelasan kepada masyarakat perihal kondisi yang sebenarnya terjadi.
"Kalau memang ada yang bilang ada tambahan penyakit (sehingga bukan obat anti kaki gajah yang menyebabkan warga meninggal), tapi jika hanya 1-2 orang mungkin wajar, tapi ini kan jumlahnya puluhan," kata anggota dewan dari fraksi PKS ini.
Zuber pun juga menganjurkan agar insiden ini diselidiki lebih lanjut.
Sebelumnya diberitakan, usai pengobatan massal pada Selasa lalu, ratusan warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat karena mengeluh mual, muntah, dan pusing setelah minum obat anti kaki gajah. Rata-rata yang kondisinya parah adalah para orangtua. 8 orang meninggal tidak lama setelah diberikan obat anti gajah itu.
(amd/irw)
"Seluruh korban tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun, pemerintah yang harus menanggung," ujar Zuber pada detikcom, Senin (16/11/2009).
Zuber menambahkan, pemerintah pusat maupun daerah harus bertanggung jawab atas insiden ini.
"Jangan sampai sudah menjadi korban, mereka juga harus menanggung biaya lagi," katanya.
Tidak hanya itu, pemerintah pun dituntut memberikan penjelasan kepada masyarakat perihal kondisi yang sebenarnya terjadi.
"Kalau memang ada yang bilang ada tambahan penyakit (sehingga bukan obat anti kaki gajah yang menyebabkan warga meninggal), tapi jika hanya 1-2 orang mungkin wajar, tapi ini kan jumlahnya puluhan," kata anggota dewan dari fraksi PKS ini.
Zuber pun juga menganjurkan agar insiden ini diselidiki lebih lanjut.
Sebelumnya diberitakan, usai pengobatan massal pada Selasa lalu, ratusan warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat karena mengeluh mual, muntah, dan pusing setelah minum obat anti kaki gajah. Rata-rata yang kondisinya parah adalah para orangtua. 8 orang meninggal tidak lama setelah diberikan obat anti gajah itu.
(amd/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah tak Lulus, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
242 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
