Laporan dari Singapura
Pengamanan Obama Tak Seketat Bush
Minggu, 15/11/2009 20:10 WIB
Singapura
Di mana Presiden AS berada, di situ pengamanan ketat diberlakukan. Demikian berlangsung di hotel Shangri La, Singapura, tempat Presiden AS Barack Obama menginap selama ikuti KTT APEC 2009.
Sebelum bisa mendekati ruang pertemuan bilateral antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Obama, ada dua gerbang metal detektor harus dilalui. Tahap pemeriksaannya pun semakin ketat.
Gerbang pertama berada di lobby hotel. Prosedur deteksi di lobby hotel kurang lebih sama dengan di bandara. Begitu sensor berbunyi, seketika itu pula dua polisi Singapura menggeledah pakaian orang yang melewati metal detektor itu.
Gerbang dua terletak di mulut eskalator satu, lantai di atas ruang pertemuan berada. Prosedur pemeriksaannya jauh lebih teliti dan disupervisi langsung dari anggota Secret Service (Paspampres AS).
Berbagai barang bawaan yang dianggap berpotensi mendatangkan malapetaka
langsung disita. Mulai pena, gunting, pemotong kuku, kunci, obeng kecil, pisau lipat dan semua yang bentuknya tajam berbahan logam langsung diminta untuk dititipkan.
Uniknya, tiap petugas dari American Embassy yang melintas di tiap gerbang deteksi juga harus jalani prosedur pemeriksaan sama.
Bila merujuk pengalaman dua kali meliput Presiden George W. Bush, prosedur pengamanan ketat yang dikenakan terhadap Presiden Obama ini terasa jauh lebih longgar. Tidak ada lagi pemeriksaan barang bawaan dengan anjing pelacak.
Sikap staf AS yang menjadi liaison officer terasa jauh lebih ramah. Mereka memberikan kesempatan adil antara wartawan AS, lokal dan dari negara yang kepala pemerintahannya sedang diterima Obama.
(lh/lrn)
Sebelum bisa mendekati ruang pertemuan bilateral antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Obama, ada dua gerbang metal detektor harus dilalui. Tahap pemeriksaannya pun semakin ketat.
Gerbang pertama berada di lobby hotel. Prosedur deteksi di lobby hotel kurang lebih sama dengan di bandara. Begitu sensor berbunyi, seketika itu pula dua polisi Singapura menggeledah pakaian orang yang melewati metal detektor itu.
Gerbang dua terletak di mulut eskalator satu, lantai di atas ruang pertemuan berada. Prosedur pemeriksaannya jauh lebih teliti dan disupervisi langsung dari anggota Secret Service (Paspampres AS).
Berbagai barang bawaan yang dianggap berpotensi mendatangkan malapetaka
langsung disita. Mulai pena, gunting, pemotong kuku, kunci, obeng kecil, pisau lipat dan semua yang bentuknya tajam berbahan logam langsung diminta untuk dititipkan.
Uniknya, tiap petugas dari American Embassy yang melintas di tiap gerbang deteksi juga harus jalani prosedur pemeriksaan sama.
Bila merujuk pengalaman dua kali meliput Presiden George W. Bush, prosedur pengamanan ketat yang dikenakan terhadap Presiden Obama ini terasa jauh lebih longgar. Tidak ada lagi pemeriksaan barang bawaan dengan anjing pelacak.
Sikap staf AS yang menjadi liaison officer terasa jauh lebih ramah. Mereka memberikan kesempatan adil antara wartawan AS, lokal dan dari negara yang kepala pemerintahannya sedang diterima Obama.
(lh/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
242 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
