Greenpeace : Polisi Tak Berhak Bubarkan Kami
Minggu, 15/11/2009 15:53 WIB
Ilustrasi
Jakarta
Pekanbaru, Pihak kepolisian dinilai tidak berhak melakukan pembubaran paksa terhadap aktivis Greenpenace dalam kampanye 'Menyelamatakann Hutan Indonesia' di Riau. Greenpeace pun mempertahankan basecampnya yang ada di lokasi tersebut.
"Kampanye sudah berjalan sepekan lebih, mengapa tidak dari awal dilarang. Lagi pula bangunan basecamp itu bukan di lahan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), tapi dilahan milik masyarakat. Jadi tidak ada hak polisi melakukan pembubaran paksa," ujar pengacara Greenpeace, Ali Husin Nasution dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (15/11/2009).
Hal ini disebabkan karena ada ultimatum yang dikeluarkan oleh Polres Pelalawan di Riau, agar basecamp aktivis pukul enam sore ini untuk dibongkar dan para aktivis diminta membubarkan diri. Basecamp itu dibangun di desa Teluk Meranti, Kecamatan Meranti, Kab Pelalawan.
Menurutnya, kampanye para aktivis merupakan bagian dari demokrasi. Bila terjadi pro dan kontra itu juga bagian dari demokrasi itu sendiri.
"Itu juga bagian dari demokrasi. Tapi jangan lantas aksi Greenpeace dibubarkan paksa. Mereka kampanye di tengah hutan bukan bertindak anarkis," kata Ali Husin.
Juru bicara Greenpeace, Zulfahmi menyebut, sebenarnya mereka hari ini sudah berkemas untuk hengkang dari lokasi atas paksaan polisi. Namun aksi polisi mendapat penentangan dari warga yang mendukung para aktifis lingkungan ini.
"Warga desa di sini meminta kami untuk tetap bertahan. Mereka yang membawa kembali barang-barang kami yang sudah berada di atas kapal untuk segera meninggalkan lokasi. Tapi warga lantas membawa kembali barang-barang itu ke basecamp kami," terang Zulfahmi.
(cha/her)
"Kampanye sudah berjalan sepekan lebih, mengapa tidak dari awal dilarang. Lagi pula bangunan basecamp itu bukan di lahan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), tapi dilahan milik masyarakat. Jadi tidak ada hak polisi melakukan pembubaran paksa," ujar pengacara Greenpeace, Ali Husin Nasution dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (15/11/2009).
Hal ini disebabkan karena ada ultimatum yang dikeluarkan oleh Polres Pelalawan di Riau, agar basecamp aktivis pukul enam sore ini untuk dibongkar dan para aktivis diminta membubarkan diri. Basecamp itu dibangun di desa Teluk Meranti, Kecamatan Meranti, Kab Pelalawan.
Menurutnya, kampanye para aktivis merupakan bagian dari demokrasi. Bila terjadi pro dan kontra itu juga bagian dari demokrasi itu sendiri.
"Itu juga bagian dari demokrasi. Tapi jangan lantas aksi Greenpeace dibubarkan paksa. Mereka kampanye di tengah hutan bukan bertindak anarkis," kata Ali Husin.
Juru bicara Greenpeace, Zulfahmi menyebut, sebenarnya mereka hari ini sudah berkemas untuk hengkang dari lokasi atas paksaan polisi. Namun aksi polisi mendapat penentangan dari warga yang mendukung para aktifis lingkungan ini.
"Warga desa di sini meminta kami untuk tetap bertahan. Mereka yang membawa kembali barang-barang kami yang sudah berada di atas kapal untuk segera meninggalkan lokasi. Tapi warga lantas membawa kembali barang-barang itu ke basecamp kami," terang Zulfahmi.
(cha/her)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 15:47 WIB
Kawanan Curanmor Diciduk Saat Menjual Mobil Rampasan
-
Jumat, 25/05/2012 15:42 WIB
Jenderal Polisi di BIN Sangkal Aniaya Anaknya
-
Jumat, 25/05/2012 15:41 WIB
3 Hal yang Bakal Disoroti PKS Saat Rapat Bahas Sukhoi
-
Jumat, 25/05/2012 15:34 WIB
Hendak Pugar & Hidupkan Kota Tua, Foke Minta BUMN Berikan Izin Kelola
-
Jumat, 25/05/2012 15:31 WIB
LSI: Partai Tengah Tak Punya Capres Kuat
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Gara-gara Pompa Air Macet, 2 Pejabat RS di Pekanbaru Bertengkar
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
704 Komentar
-
273 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
