Kasus Bibit & Chandra
Buyung: Dari Fakta yang Ada Kelihatannya Ada Satu Mozaik
Minggu, 15/11/2009 14:57 WIB
Jakarta
Tim Pencari Fakta kasus Bibit dan Chandra (Tim 8) akan menyerahkan hasil kerjanya selama ini kepada Presiden SBY. Hasil temuan Tim 8 dari pemanggilan beberapa saksi menunjukkan adanya jejaring yang mengarahkan pada ada mozaik (rangkaian) dalam kasus itu.
"Kita nggak mau jawab dulu. Kita pegang fakta-fakta yang cukup banyak. Dan kelihatannya ada satu mozaik (rangkaian)," kata Ketua Tim 8, Adnan Buyung Nasution kepada wartawan di kantor Wantimpres, Jakarta, Minggu (15/11/2009).
Menurut pengacara senior ini, semua catatan itu akan dirangkai menjadi satu rekomendasi yang akan diserahkan kepada SBY Senin (16/11/2009) besok. Diharapkan hasil temuan Tim 8 ini dapat ditindaklanjuti oleh SBY yang telah memberikan mandat kepada Tim 8 untuk melakukan investigasi.
"Masing-masing buat catatan, dari catatan itu nanti dilihat, dirangkai jadi mozaik. Waktu kita terbatas 2 minggu, jadi kita harus membuat kesimpulan dari temuan yang sudah ada," paparnya.
Saat ditanya apa saja rencananya kesimpulan yang akan dibuat, Buyung masih menolak menjelaskan. "Kewajaran dari seluruh proses, apakah ini betul rekayasa atau proses yang wajar. Sebab kita menduga, ada rekayasa, jadi kita harus jawab itu," paparnya.
Apakah waktu 2 minggu yang diberikan sudah dianggap cukup pak? "Kalau mau tuntas betul, tentu butuh waktu lama. Nanti kita serahkan ke presiden saja," pungkasya.
(yid/iy)
"Kita nggak mau jawab dulu. Kita pegang fakta-fakta yang cukup banyak. Dan kelihatannya ada satu mozaik (rangkaian)," kata Ketua Tim 8, Adnan Buyung Nasution kepada wartawan di kantor Wantimpres, Jakarta, Minggu (15/11/2009).
Menurut pengacara senior ini, semua catatan itu akan dirangkai menjadi satu rekomendasi yang akan diserahkan kepada SBY Senin (16/11/2009) besok. Diharapkan hasil temuan Tim 8 ini dapat ditindaklanjuti oleh SBY yang telah memberikan mandat kepada Tim 8 untuk melakukan investigasi.
"Masing-masing buat catatan, dari catatan itu nanti dilihat, dirangkai jadi mozaik. Waktu kita terbatas 2 minggu, jadi kita harus membuat kesimpulan dari temuan yang sudah ada," paparnya.
Saat ditanya apa saja rencananya kesimpulan yang akan dibuat, Buyung masih menolak menjelaskan. "Kewajaran dari seluruh proses, apakah ini betul rekayasa atau proses yang wajar. Sebab kita menduga, ada rekayasa, jadi kita harus jawab itu," paparnya.
Apakah waktu 2 minggu yang diberikan sudah dianggap cukup pak? "Kalau mau tuntas betul, tentu butuh waktu lama. Nanti kita serahkan ke presiden saja," pungkasya.
(yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 15:41 WIB
3 Hal yang Bakal Disoroti PKS Saat Rapat Bahas Sukhoi
-
Jumat, 25/05/2012 15:34 WIB
Hendak Pugar & Hidupkan Kota Tua, Foke Minta BUMN Berikan Izin Kelola
-
Jumat, 25/05/2012 15:31 WIB
LSI: Partai Tengah Tak Punya Capres Kuat
-
Jumat, 25/05/2012 15:29 WIB
Aksi Longmarch Tolak Lady Gaga, FPI Gelar Aksi di Kemenko Polhukam
-
Jumat, 25/05/2012 15:26 WIB
Angin Kencang Rusak Rumah dan Kantor Pemerintahan Langkat Sumut
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Gara-gara Pompa Air Macet, 2 Pejabat RS di Pekanbaru Bertengkar
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
704 Komentar
-
273 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
