Dalang Tragedi 11 September akan Diancam Hukuman Mati
Minggu, 15/11/2009 06:10 WIB
Washington
Dalah peristiwa penyerangan Gedung WTC dan Pentagon atau dikenal dengan peristiwa 11 September akan diancam hukuman mati. Khalid Sheikh Mohammed dan 4 rekannya itu akan dipindahkan dari Guantanamo untuk diadili di pengadilan yang lokasinya berdekatan dengan Ground Zero.
"Setelah 8 tahun tertunda, mereka yang diduga bertanggung jawab atas serangan 11 September akhirnya akan menerima keadilan," kata Jaksa Agung Eric Holder seperti dikutip AFP, Sabtu (14/11/2009).
"Mereka akan dibawa ke New York untuk diadili atas kejahatan yang disangkakan kepada mereka di pengadilan yang berjarak hanya beberapa blok dari Menara Kembar pernah berdiri," imbuh Holder.
Sementara 5 tahanan Guantanamo lainnya akan diadili di komisi militer. Pengadilan militer telah mendapat kritikan keras setelah didirikan oleh mantan Presiden George W Bush di akhir 2001. Namun setelah itu mereka telah mereformasi diri.
Namun rupanya pengadilan para teroris i ni mendapat kritikan, terutama dari keluarga sekitar 3.000 korban serangan 11 September.
"Memberi kesempatan teroris dan penjahat perang untuk memiliki perlindungan hukum konstitusional AS adalah hal yang salah dan belum pernah dilakukan," kata Ed Kowalski dari 9/11 Families for a Secure America Foundation. (sho/sho)
"Setelah 8 tahun tertunda, mereka yang diduga bertanggung jawab atas serangan 11 September akhirnya akan menerima keadilan," kata Jaksa Agung Eric Holder seperti dikutip AFP, Sabtu (14/11/2009).
"Mereka akan dibawa ke New York untuk diadili atas kejahatan yang disangkakan kepada mereka di pengadilan yang berjarak hanya beberapa blok dari Menara Kembar pernah berdiri," imbuh Holder.
Sementara 5 tahanan Guantanamo lainnya akan diadili di komisi militer. Pengadilan militer telah mendapat kritikan keras setelah didirikan oleh mantan Presiden George W Bush di akhir 2001. Namun setelah itu mereka telah mereformasi diri.
Namun rupanya pengadilan para teroris i ni mendapat kritikan, terutama dari keluarga sekitar 3.000 korban serangan 11 September.
"Memberi kesempatan teroris dan penjahat perang untuk memiliki perlindungan hukum konstitusional AS adalah hal yang salah dan belum pernah dilakukan," kata Ed Kowalski dari 9/11 Families for a Secure America Foundation. (sho/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
286 Komentar
-
243 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
