Wiliardi Minta Diselamatkan
Pengacara Wiliardi: Tak Usah Basa-basi, Penyidik Siap-siap Saja di Pengadilan
Sabtu, 14/11/2009 12:59 WIB
Jakarta
Selain menyebut pembohong, penyidik juga menuding Wiliardi Wizar pernah minta 'diselamatkan' agar tidak terkait dengan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Bagaimana tanggapan mantan Kapolres Jakarta Selatan itu?
"Biar saja, mereka kan nanti disumpah di pengadilan. Nggak usah basa-basi, suruh mereka menyiapkan diri sebaik-baiknya di pengadilan saja," kata kuasa hukum Wiliardi, Apolos saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (14/11/2009).
Apolos mengatakan, keterangan yang disampaikan Wiliardi dalam sidang Antasari Azhar beberapa waktu lalu hanyalah sebagian kecil yang dapat mengungkap adanya rekayasa BAP. Pengacara masih memiliki banyak bukti yang dapat mendukung pernyataan itu.
"Kita kan masih banyak bukti-buktinya. Memang banyak hal-hal yang ganjil," tandas Apolos.
Apolos mengatakan, Wiliardi akan tetap konsisten dengan keterangannnya karena seperti itulah yang dirasakan. "Kita yakin karena itu sudah yang sebenar-benarnya," katanya.
Sebelumnya, dalam sidang Antasari Azhar, Wiliardi mengaku mendapat tekanan dari petinggi Polri sehingga 'harus' membuat BAP yang membuat Antasari terlibat dalam pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Pengakuan mengejutkan ini sempat membuat Antasari menangis terharu.
Untuk membuktikan omongannya, Wiliardi bahkan bersumpah mati di depan hakim. Istrinya, Novarina, membenarkan keterangan Wiliardi itu. Nova, panggilan akrabnya, mengaku mendengar sendiri suaminya diminta 'membantu' polisi. Imbalannya, Wiliardi tidak akan disangkut pautkan dengan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dan hanya akan diberi sanksi administrasi.
(ken/djo)
"Biar saja, mereka kan nanti disumpah di pengadilan. Nggak usah basa-basi, suruh mereka menyiapkan diri sebaik-baiknya di pengadilan saja," kata kuasa hukum Wiliardi, Apolos saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (14/11/2009).
Apolos mengatakan, keterangan yang disampaikan Wiliardi dalam sidang Antasari Azhar beberapa waktu lalu hanyalah sebagian kecil yang dapat mengungkap adanya rekayasa BAP. Pengacara masih memiliki banyak bukti yang dapat mendukung pernyataan itu.
"Kita kan masih banyak bukti-buktinya. Memang banyak hal-hal yang ganjil," tandas Apolos.
Apolos mengatakan, Wiliardi akan tetap konsisten dengan keterangannnya karena seperti itulah yang dirasakan. "Kita yakin karena itu sudah yang sebenar-benarnya," katanya.
Sebelumnya, dalam sidang Antasari Azhar, Wiliardi mengaku mendapat tekanan dari petinggi Polri sehingga 'harus' membuat BAP yang membuat Antasari terlibat dalam pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Pengakuan mengejutkan ini sempat membuat Antasari menangis terharu.
Untuk membuktikan omongannya, Wiliardi bahkan bersumpah mati di depan hakim. Istrinya, Novarina, membenarkan keterangan Wiliardi itu. Nova, panggilan akrabnya, mengaku mendengar sendiri suaminya diminta 'membantu' polisi. Imbalannya, Wiliardi tidak akan disangkut pautkan dengan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dan hanya akan diberi sanksi administrasi.
(ken/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 15:31 WIB
LSI: Partai Tengah Tak Punya Capres Kuat
-
Jumat, 25/05/2012 15:29 WIB
Aksi Longmarch Tolak Lady Gaga, FPI Gelar Aksi di Kemenko Polhukam
-
Jumat, 25/05/2012 15:26 WIB
Angin Kencang Rusak Rumah dan Kantor Pemerintahan Langkat Sumut
-
Jumat, 25/05/2012 15:23 WIB
Kantor PU Pekanbaru Terbakar, Satu Lantai Hangus
-
Jumat, 25/05/2012 15:23 WIB
Rakornas POK PAN Akan Kukuhkan Pencapresan Hatta Rajasa
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Gara-gara Pompa Air Macet, 2 Pejabat RS di Pekanbaru Bertengkar
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
704 Komentar
-
273 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
