Hak Angket Kasus Century
Anas: Demokrat Tidak Suka Kegaduhan yang Tidak Perlu
Sabtu, 14/11/2009 10:20 WIB
Jakarta
Alasan Fraksi Demokrat belum menandatangani hak angket kasus Bank Century karena masih menunggu hasil audit BPK. Demokrat tidak ingin membuat gaduh kondisi politik Indonesia pascapemilu.
"Kami tidak setuju dengan politisasi yang hanya berujung kegaduhan politik. Saatnya kita bekerja setelah pemilu, termasuk menjalankan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, bukan memproduksi kegaduhan yang tidak perlu," kata Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam pesan singkat kepada detikcom, sabtu (14/11/20090.
Menurut Anas, Demokrat ingin agar semua pihak menunggu hasil audit investigasi BPK. Hasil audit tersebut nantinya akan memberikan informasi yang utuh tentang bagaimana duduk persoalan kasus yang diduga merugikan negara Rp 6,7 trilliun tersebut.
"FD ingin penegakan hukum bukan politisasi," jelasnya.
Anas menjelaskan, FD baru akan bersikap jika hasil audit tersebut keluar. Meski nanti ditemukan penyimpangan, FD tidak segan-segan mendukung pengusutan atas kasus tersebut.
"Prioritas FD adalah penegakan hukum yang tegas dan adil kepada siapapun yang bersalah serta penyelamatan dana. Kami akan di depan mendukung aparat penegak hukum untuk memproses pihak-pihak yang menurut hasil audit terindikasi bersalah," tegasnya.
Kamis (12/11/2009) pengusung angket dari 8 Fraksi sudah menyerahkan nama-nama beserta tandatangan anggota dewan pengusung hak angket Century kepada Ketua DPR. Ketua DPR Marzuki Alie sudah meloloskan usulan ini untuk dibawa ke Bamus. Rencananya, Selasa 17 November mendatang usulan ini akan dibahas di Bamus dan selanjutnya akan dibawa ke Paripurna awal Desember.
(ape/djo)
"Kami tidak setuju dengan politisasi yang hanya berujung kegaduhan politik. Saatnya kita bekerja setelah pemilu, termasuk menjalankan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, bukan memproduksi kegaduhan yang tidak perlu," kata Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam pesan singkat kepada detikcom, sabtu (14/11/20090.
Menurut Anas, Demokrat ingin agar semua pihak menunggu hasil audit investigasi BPK. Hasil audit tersebut nantinya akan memberikan informasi yang utuh tentang bagaimana duduk persoalan kasus yang diduga merugikan negara Rp 6,7 trilliun tersebut.
"FD ingin penegakan hukum bukan politisasi," jelasnya.
Anas menjelaskan, FD baru akan bersikap jika hasil audit tersebut keluar. Meski nanti ditemukan penyimpangan, FD tidak segan-segan mendukung pengusutan atas kasus tersebut.
"Prioritas FD adalah penegakan hukum yang tegas dan adil kepada siapapun yang bersalah serta penyelamatan dana. Kami akan di depan mendukung aparat penegak hukum untuk memproses pihak-pihak yang menurut hasil audit terindikasi bersalah," tegasnya.
Kamis (12/11/2009) pengusung angket dari 8 Fraksi sudah menyerahkan nama-nama beserta tandatangan anggota dewan pengusung hak angket Century kepada Ketua DPR. Ketua DPR Marzuki Alie sudah meloloskan usulan ini untuk dibawa ke Bamus. Rencananya, Selasa 17 November mendatang usulan ini akan dibahas di Bamus dan selanjutnya akan dibawa ke Paripurna awal Desember.
(ape/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:07 WIB
MKGR Deklarasikan Pencapresan Ical
-
Minggu, 27/05/2012 10:56 WIB
Bayi Kembar Tertimbun Longsor di Kendari, Iqbal Meninggal di Ayunan
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
Minggu, 27/05/2012 10:48 WIB
Ibu Ani Pernah Bilang 10 Tahun SBY Mengabdi Sudah Cukup bagi Keluarga
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
286 Komentar
-
243 Komentar
-
223 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
