Malaysia Janji Beri Perlindungan pada TKI
Jumat, 13/11/2009 03:45 WIB
Foto: Humas Depnakertrans
Kualalumpur
Pemerintah Malaysia berjanji akan melindungi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sektor penata laksana rumah tangga (PLRT). Komitmen ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Sri Hishammuddin Tun Hussein dan Menteri Sumber Manusia, Datuk Dr. S. Subramaniam dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar.
"Mendagri dan Menaker Malaysia menyatakan komitmennya untuk meningkatkan perlindungan terhadap TKI," kata Muhaimin dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (13/11/2009).
Muhaimin mengatakan forum pertemuan menteri kedua negara ini akan mendorong kesepakatan yang lebih konkret dan detil yang akan dibahas melalui joint working group antara tim kedua negara yang akan digelar pada 21-22 November mendatang.
"Mendagri Malaysia berjanji akan menuntaskan persoalan yang selama ini menimpa TKI kita. Kerja sama ini akan kita payungi dengan aturan bersama," katanya.
Oleh karena itu, Muhaimin memerintahkan jajaran Depnakertrans untuk bekerja maksimal serta berkoordinasi dengan departemen terkait untuk menangani TKI tidak legal.
"Saya juga perintahkan seluruh jajaran depnakertrans bekerja sama secara optimal untuk penanganan TKI tidak legal, khususnya yang disebutkan oleh Mendagri Malaysia, di daerah Sabah dimulai dari pintu debarkasi," tegasnya.
Dari lima poin masalah yang akan dirundingkan pekan depan, dua di antaranya sudah mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri Malaysia. Antara lain, aturan paspor tidak lagi dipegang oleh majikan dan cuti sehari dalam seminggu.
Kepada Sri Hishammuddin, Muhaimin menyampaikan bahwa moratorium pengiriman TKI bisa saja dicabut jika dalam pertemuan nanti disepakati lima poin yang menjadi masalah selama ini, yaitu soal pemegangan paspor TKI oleh majikan, cuti mingguan, gaji awal, biaya penempatan (cost structure), dan perlunya kontrol dan pengawasan yang dilakukan antara pihak Malaysia dan Indonesia.
"Ini (lima poin) selesai, kita lakukan normalisasi pengiriman TKI ke Malaysia," terangnya.
Pada kesempatan itu, Mendagri Malaysia menegaskan komitmennya untuk memberikan perlakuan adil terhadap TKI, terutama berkaitan dengan kasus kematian Munti Binti Bani (36) yang disiksa oleh majikannya.
"Kasus penyiksaan (Munti) dan kasus-kasus serupa harus diselesaikan secara cepat, kalau bisa satu hari karena ini menyangkut kemanusiaan. Semua yang berdiri di atas bumi Malaysia, patut mendapatkan perlindungan secara adil," tegas Hishamuddin.
Dia menyampaikan ke depan Pemerintah Malaysia akan membentuk tim khusus yang menangani masalah-masalah TKI. "Kita akan bentuk unit khusus soal perlindungan TKI, saya perintahkan kepada seluruh jajaran Departemen Dalam Negeri Malaysia bahwa kesepatakan ini berlaku sejak esok hari. Saya juga perintahkan minggu depan Polisi Malaysia untuk bertemu dengan pihak KBRI merundingkan penyelesaian TKI bermasalah," tandasnya.
(ddt/anw)
"Mendagri dan Menaker Malaysia menyatakan komitmennya untuk meningkatkan perlindungan terhadap TKI," kata Muhaimin dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (13/11/2009).
Muhaimin mengatakan forum pertemuan menteri kedua negara ini akan mendorong kesepakatan yang lebih konkret dan detil yang akan dibahas melalui joint working group antara tim kedua negara yang akan digelar pada 21-22 November mendatang.
"Mendagri Malaysia berjanji akan menuntaskan persoalan yang selama ini menimpa TKI kita. Kerja sama ini akan kita payungi dengan aturan bersama," katanya.
Oleh karena itu, Muhaimin memerintahkan jajaran Depnakertrans untuk bekerja maksimal serta berkoordinasi dengan departemen terkait untuk menangani TKI tidak legal.
"Saya juga perintahkan seluruh jajaran depnakertrans bekerja sama secara optimal untuk penanganan TKI tidak legal, khususnya yang disebutkan oleh Mendagri Malaysia, di daerah Sabah dimulai dari pintu debarkasi," tegasnya.
Dari lima poin masalah yang akan dirundingkan pekan depan, dua di antaranya sudah mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri Malaysia. Antara lain, aturan paspor tidak lagi dipegang oleh majikan dan cuti sehari dalam seminggu.
Kepada Sri Hishammuddin, Muhaimin menyampaikan bahwa moratorium pengiriman TKI bisa saja dicabut jika dalam pertemuan nanti disepakati lima poin yang menjadi masalah selama ini, yaitu soal pemegangan paspor TKI oleh majikan, cuti mingguan, gaji awal, biaya penempatan (cost structure), dan perlunya kontrol dan pengawasan yang dilakukan antara pihak Malaysia dan Indonesia.
"Ini (lima poin) selesai, kita lakukan normalisasi pengiriman TKI ke Malaysia," terangnya.
Pada kesempatan itu, Mendagri Malaysia menegaskan komitmennya untuk memberikan perlakuan adil terhadap TKI, terutama berkaitan dengan kasus kematian Munti Binti Bani (36) yang disiksa oleh majikannya.
"Kasus penyiksaan (Munti) dan kasus-kasus serupa harus diselesaikan secara cepat, kalau bisa satu hari karena ini menyangkut kemanusiaan. Semua yang berdiri di atas bumi Malaysia, patut mendapatkan perlindungan secara adil," tegas Hishamuddin.
Dia menyampaikan ke depan Pemerintah Malaysia akan membentuk tim khusus yang menangani masalah-masalah TKI. "Kita akan bentuk unit khusus soal perlindungan TKI, saya perintahkan kepada seluruh jajaran Departemen Dalam Negeri Malaysia bahwa kesepatakan ini berlaku sejak esok hari. Saya juga perintahkan minggu depan Polisi Malaysia untuk bertemu dengan pihak KBRI merundingkan penyelesaian TKI bermasalah," tandasnya.
(ddt/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
