JPU Diminta Hadirkan Chairul Anwar Sebagai Saksi Wiliardi Wizar
Kamis, 12/11/2009 21:32 WIB
Jakarta
Majelis Hakim meminta Jaksa Penuntut Umum menghadirkan Mantan Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Chairul Anwar sebagai saksi dalam sidang terdakwa Williardi Wizar. Hal itu diperlukan untuk mengkonfrontir pernyataan saksi-saksi yang juga anggota tim yang menyatakan semua hasil penyelidikan diserahkan ke ketua tim.
"Saksi banyak ngomongnya laporannya pada ketua tim terus, jadi nanti hadirkan ya jaksa," ujar ketua Majelis Hakim Artha Theresia saat memimpin sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Dalam persidangan tersebut, saksi-saksi yang dihadirkan dua di antaranya adalah anggota tim investigasi, yakni AKP Josep Ananda Finora dan AKP Muhammad Jhoni. Dua saksi lainnya adalah pengawal pribadi Sigit Haryo Wibisono, yakni Alfian Makarim dan Waskito Asti Pranowo.
Dalam kesaksian Finora dan Jhoni, keduanya kerap menjawab lupa dan tidak tahu. Mereka menyerahkan semua data kepada ketua tim. Sementara, ketua tim penyelidik ancaman teror pada Antasari Azhar adalah Chairul Anwar.
"Nanti setelah saksi yang di BAP selesai semuanya baru ketua tim (Chairul
Anwar) itu tadi, karena tidak ada dalam BAP untuk Williardi," kata Artha.
Salah seorang anggota tim, Josep Ananda Finora menegaskan, tim dibetuk karena adanya laporan lisan teror dari Antasari Azhar pada dirinya. Tujuan tim ini hanya untuk mengungkap adanya teror pada ketua KPK. Setelah data lapangan terungkap, Antasari membenarkan data hasil yang dikumpulkan tim.
"Tugas saya menyusun laporan hasil penungasan tim dari lapangan. Tapi tidak ada perbuatan melanggar hukum dari hasil penyelidikan itu, setelah itu selesai dan tidak ada proses lanjutkan karena Antasari tidak mau membuat laporan polisi," ujarnya.
Sementara kuasa hukum Wiliardi Wizard, Apolos Djara Bonga menilai saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak berkualitas dalam memberikan bukti-bukti persidangan. Karena itu, tim kuasa hukum meminta kepada JPU agar menghadirkan Chaerul Anwar selaku pimpinan tim yang dibentuk atas perintah Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
"Ada misteri dalam pemeriksaan kasus. Khususnya dua orang ini, Finora dan Joni. Mereka kok enggak banyak tahu, mereka hanya melempar yang tahu itu pimpinan, Kombes Chaerul Anwar," kata Apolos seusai sidang.
(mpr/anw)
"Saksi banyak ngomongnya laporannya pada ketua tim terus, jadi nanti hadirkan ya jaksa," ujar ketua Majelis Hakim Artha Theresia saat memimpin sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Dalam persidangan tersebut, saksi-saksi yang dihadirkan dua di antaranya adalah anggota tim investigasi, yakni AKP Josep Ananda Finora dan AKP Muhammad Jhoni. Dua saksi lainnya adalah pengawal pribadi Sigit Haryo Wibisono, yakni Alfian Makarim dan Waskito Asti Pranowo.
Dalam kesaksian Finora dan Jhoni, keduanya kerap menjawab lupa dan tidak tahu. Mereka menyerahkan semua data kepada ketua tim. Sementara, ketua tim penyelidik ancaman teror pada Antasari Azhar adalah Chairul Anwar.
"Nanti setelah saksi yang di BAP selesai semuanya baru ketua tim (Chairul
Anwar) itu tadi, karena tidak ada dalam BAP untuk Williardi," kata Artha.
Salah seorang anggota tim, Josep Ananda Finora menegaskan, tim dibetuk karena adanya laporan lisan teror dari Antasari Azhar pada dirinya. Tujuan tim ini hanya untuk mengungkap adanya teror pada ketua KPK. Setelah data lapangan terungkap, Antasari membenarkan data hasil yang dikumpulkan tim.
"Tugas saya menyusun laporan hasil penungasan tim dari lapangan. Tapi tidak ada perbuatan melanggar hukum dari hasil penyelidikan itu, setelah itu selesai dan tidak ada proses lanjutkan karena Antasari tidak mau membuat laporan polisi," ujarnya.
Sementara kuasa hukum Wiliardi Wizard, Apolos Djara Bonga menilai saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak berkualitas dalam memberikan bukti-bukti persidangan. Karena itu, tim kuasa hukum meminta kepada JPU agar menghadirkan Chaerul Anwar selaku pimpinan tim yang dibentuk atas perintah Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
"Ada misteri dalam pemeriksaan kasus. Khususnya dua orang ini, Finora dan Joni. Mereka kok enggak banyak tahu, mereka hanya melempar yang tahu itu pimpinan, Kombes Chaerul Anwar," kata Apolos seusai sidang.
(mpr/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 15:23 WIB
Rakornas POK PAN Akan Kukuhkan Pencapresan Hatta Rajasa
-
Jumat, 25/05/2012 15:17 WIB
Polisi Tetapkan 1 Orang Tersangka Kasus Penghadangan Anas di Ternate
-
Jumat, 25/05/2012 15:14 WIB
Foke Sambut Baik Niat Inter Bikin Sekolah Bola di Jakarta
-
Jumat, 25/05/2012 15:10 WIB
Basarnas Beli 2 Hovercraft Seharga Rp 5 Miliar/Unit
-
Jumat, 25/05/2012 15:09 WIB
Mantan Ketua DPC Demokrat Diperiksa KPK Soal Duit Kongres
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 13:35 WIB
Maling Motor Tembak Satpam di Masjid Kampus IPB
-
704 Komentar
-
271 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
