Hak Angket Century
Pengusul Tak Tergantung Hasil Audit BPK
Kamis, 12/11/2009 20:12 WIB
Jakarta
Pengusul hak angket skandal Bank Century tidak akan bergantung hasil audit investigasi yang tengah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Alasannya, waktu penyelesaian audit oleh BPK tidak bisa dipastikan.
"Polri dan Kejaksaan mengatakan menuggu hasil audit BPK. BPK berkelit
menunggu hasil PPATK (Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan). Sedang PPATK mengatakan tidak punya dasar hukum memberikan audit ke BPK, karena menurut undang-undang, PPATK hanya berhak memberikan data aliran dana ke Polri dan Kejaksaan," jelas pengusul dari Fraksi PDIP Perjuangan, Gayus Lumbuun.
Hal itu dikatakan Gayus saat penyampaian 141 tanda tangan pengusul angket dari 7 fraksi ke pimpinan DPR di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Gayus menanggapi alasan penolakan Ketua DPR Marzuki Alie untuk mendukung
angket. Marzuki menolak karena ingin konsisten dengan keputusan Komisi XI DPR periode lalu yang meminta hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kami meminta untuk menanggalkan pikiran-pikiran untuk menunggu BPK,"
tegas Gayus.
BPK saat masih dipimpin Anwar Nasution, berjanji akan memberikan hasil
audit investigasi kepada DPR paling lambat tanggal 20 Oktober 2009. Karena sudah lewat tenggat waktu, BPK kembali berjanji akan memberikan hasil audit paling lambat akhir Desember 2009. Pengusul lainnya, Maruarar Sirait mempertanyakan sikap PPATK yang menyatakan tidak ada dasar hukum penyampaian penelusuran aliran dana kepada BPK.
Menurutnya, alasan PPATK yang hanya bisa menyampaikan penelusuran aliran
dana ke Kepolisian dan Kejaksaan tidak konsisten dengan sikap PPATK saat
membeberkan aliran dana cek perjalanan usai pemilihan Deputi Gubernur Senior BI 2004 kepada KPK.
"PPATK menerapkan standar ganda," pungkasnya.
Gayus menambahkan, panitia angket nantinya bisa saja memanggil PPATK untuk membeberkan aliran dana Century sebesar Rp 6,7 triliun, tanpa terkendala
payung hukum.
"Hak angket bisa memanggil PPATK, sebab punya hak pamungkas memanggil
paksa siapa pun," ujarnya.
(lrn/anw)
"Polri dan Kejaksaan mengatakan menuggu hasil audit BPK. BPK berkelit
menunggu hasil PPATK (Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan). Sedang PPATK mengatakan tidak punya dasar hukum memberikan audit ke BPK, karena menurut undang-undang, PPATK hanya berhak memberikan data aliran dana ke Polri dan Kejaksaan," jelas pengusul dari Fraksi PDIP Perjuangan, Gayus Lumbuun.
Hal itu dikatakan Gayus saat penyampaian 141 tanda tangan pengusul angket dari 7 fraksi ke pimpinan DPR di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Gayus menanggapi alasan penolakan Ketua DPR Marzuki Alie untuk mendukung
angket. Marzuki menolak karena ingin konsisten dengan keputusan Komisi XI DPR periode lalu yang meminta hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kami meminta untuk menanggalkan pikiran-pikiran untuk menunggu BPK,"
tegas Gayus.
BPK saat masih dipimpin Anwar Nasution, berjanji akan memberikan hasil
audit investigasi kepada DPR paling lambat tanggal 20 Oktober 2009. Karena sudah lewat tenggat waktu, BPK kembali berjanji akan memberikan hasil audit paling lambat akhir Desember 2009. Pengusul lainnya, Maruarar Sirait mempertanyakan sikap PPATK yang menyatakan tidak ada dasar hukum penyampaian penelusuran aliran dana kepada BPK.
Menurutnya, alasan PPATK yang hanya bisa menyampaikan penelusuran aliran
dana ke Kepolisian dan Kejaksaan tidak konsisten dengan sikap PPATK saat
membeberkan aliran dana cek perjalanan usai pemilihan Deputi Gubernur Senior BI 2004 kepada KPK.
"PPATK menerapkan standar ganda," pungkasnya.
Gayus menambahkan, panitia angket nantinya bisa saja memanggil PPATK untuk membeberkan aliran dana Century sebesar Rp 6,7 triliun, tanpa terkendala
payung hukum.
"Hak angket bisa memanggil PPATK, sebab punya hak pamungkas memanggil
paksa siapa pun," ujarnya.
(lrn/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 15:17 WIB
Polisi Tetapkan 1 Orang Tersangka Kasus Penghadangan Anas di Ternate
-
Jumat, 25/05/2012 15:14 WIB
Foke Sambut Baik Niat Inter Bikin Sekolah Bola di Jakarta
-
Jumat, 25/05/2012 15:10 WIB
Basarnas Beli 2 Hovercraft Seharga Rp 5 Miliar/Unit
-
Jumat, 25/05/2012 15:09 WIB
Mantan Ketua DPC Demokrat Diperiksa KPK Soal Duit Kongres
-
Jumat, 25/05/2012 15:02 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 4 Penambang Liar Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 13:35 WIB
Maling Motor Tembak Satpam di Masjid Kampus IPB
-
704 Komentar
-
271 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
