Rekaman Antasari Ingin Bubarkan KPK Dinilai Tak Masuk Akal
Kamis, 12/11/2009 18:02 WIB
dok detikcom
Pekanbaru
Keinginan Antasari membubarkan KPK sebagaimana tertuang dalam rekaman milik Mabes Polri dinilai tidak masuk akal. Sebagai lembaga yang dibentuk melalui UU, pembubaran KPK tidak bisa dilakukan individu.
Hal tersebut diungkapkan pakar hukum tata negara yang juga Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru, Dr Sudi Fami, dalam perbincangan dengan detikcom, di Pekanbaru, Riau, Kamis (12/11/2009).
"Apa lagi rekaman tersebut juga dinilai hanya diperlihatkan tidak secara utuh. Apa Polri lupa, kalau KPK itu dilahirkan lewat sebuah UU. KPK atau Polri kalau ingin ditutup semuanya harus lewat mekanisme UU juga. Di sinilah letaknya kekerdilan Polri tadi," kata Sudi.
Menurut Sudi, penampilan rekaman tersebut semakin menguatkan dugaan Polri ingin menggembosi KPK. Polri juga sengaja terus memojokan mantan ketua KPK tersebut.
"Jadi rasanya tidak salah bila banyak orang yang menyebut Polri melakukan kriminilisasi terhadap KPK. Lagi pula buat apa rekaman itu ditunjukan kepada publik seolah-olah Antasari ingin menutup KPK? Memangnya bisa seorang Antasari menutup lembaga negara itu? kan tidak," tegas Sudi.
Mabes Polri menayangkan rekaman pemeriksaan terhadap Antasari terkait pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Rekaman menayangkan Antasari yang sedang duduk di sebuah kursi. Dia sedang diperiksa penyidik. Berpakaian tahanan oranye dan bercelana pendek coklat muda, Antasari berbicara soal lembaga yang pernah dipimpinnya, KPK.
"Dan saya pribadi terus terang saja, cepat atau lambat saya keluar, selesai maksudnya. Mungkin orang pertama yang mengatakan tidak diperlukan KPK. Saya akan bicara itu!" kata Antasari.
Namun kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, menilai tayangan tersebut tidak lengkap. Polri telah memotong pernyataan Antasari. Menurut Amir, Antasari saat itu mengucapkan kalimat tersebut dengan kalimat panjang. Konteks pembicaraan pun tidak seperti yang disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna.
"Video itu sepotong-potong," kata Ari.
(cha/djo)
Hal tersebut diungkapkan pakar hukum tata negara yang juga Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru, Dr Sudi Fami, dalam perbincangan dengan detikcom, di Pekanbaru, Riau, Kamis (12/11/2009).
"Apa lagi rekaman tersebut juga dinilai hanya diperlihatkan tidak secara utuh. Apa Polri lupa, kalau KPK itu dilahirkan lewat sebuah UU. KPK atau Polri kalau ingin ditutup semuanya harus lewat mekanisme UU juga. Di sinilah letaknya kekerdilan Polri tadi," kata Sudi.
Menurut Sudi, penampilan rekaman tersebut semakin menguatkan dugaan Polri ingin menggembosi KPK. Polri juga sengaja terus memojokan mantan ketua KPK tersebut.
"Jadi rasanya tidak salah bila banyak orang yang menyebut Polri melakukan kriminilisasi terhadap KPK. Lagi pula buat apa rekaman itu ditunjukan kepada publik seolah-olah Antasari ingin menutup KPK? Memangnya bisa seorang Antasari menutup lembaga negara itu? kan tidak," tegas Sudi.
Mabes Polri menayangkan rekaman pemeriksaan terhadap Antasari terkait pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Rekaman menayangkan Antasari yang sedang duduk di sebuah kursi. Dia sedang diperiksa penyidik. Berpakaian tahanan oranye dan bercelana pendek coklat muda, Antasari berbicara soal lembaga yang pernah dipimpinnya, KPK.
"Dan saya pribadi terus terang saja, cepat atau lambat saya keluar, selesai maksudnya. Mungkin orang pertama yang mengatakan tidak diperlukan KPK. Saya akan bicara itu!" kata Antasari.
Namun kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, menilai tayangan tersebut tidak lengkap. Polri telah memotong pernyataan Antasari. Menurut Amir, Antasari saat itu mengucapkan kalimat tersebut dengan kalimat panjang. Konteks pembicaraan pun tidak seperti yang disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna.
"Video itu sepotong-potong," kata Ari.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
241 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
