Ditahan Kejati Banten, FPPP Akan Bedah Kasus Dimyati Natakusumah
Kamis, 12/11/2009 14:26 WIB
Jakarta
Ketua FPPP DPR mengaku terkejut kadernya di Komisi III DPR, Dimyati Natakusumah ditahan Kejati Pandeglang. FPPP pun akan segera membedah guna mencari tahu latar belakang kasus hingga Dimyati ditahan.
"Kami akan membedah kasus ini karena kader kami Ketua DPW Banten, Anggota Komisi III, Wakil Ketua Baleg, ditahan. Kami terpukul," kata Ketua FPPP Hasrul Azwar saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Menurut Hasrul, fraksinya akan menghubungi banyak pihak untuk membantu membedah kasus Dimyati. Masukan dari profesional hukum akan membuka fakta kasus ini. "Kami melakukan pendekatan ke berbagai pihak. Kami ingin mencari tahu sebenarnya kasus ini, kenapa bisa sampai ditahan," ungkap anggota Komisi VIII.
Namun demikian, FPPP sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Politisi asal Sumut ini berharap proses hukum Dimyati tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah.
"Ya kita sangat terkejutlah, sangat prihatin dengan apa yang dialami Dimyati. Dalam proses hukum kita kan harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, Dimyati kan belum pasti salah," harap Hasrul.
Apakah anda melihat ada hubungannya dengan curhat Dimyati dalam raker antara Komisi III dengan Jaksa Agung? "Kami akan melihat dulu persoalannya, semoga tidak seperti itu," jawabnya singkat.
Dimyati Natakusumah adalah anggota DPR dari FPPP, mantan Bupati Pandeglang, Banten. Dimyati terlilit kasus penyuapan anggota DPRD Pandeglang untuk memuluskan peminjaman dana Pemkab Pandeglang dari Bank Jabar Pandeglang senilai Rp 200 Miliar pada tahun 2006.
(van/yid)
"Kami akan membedah kasus ini karena kader kami Ketua DPW Banten, Anggota Komisi III, Wakil Ketua Baleg, ditahan. Kami terpukul," kata Ketua FPPP Hasrul Azwar saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Menurut Hasrul, fraksinya akan menghubungi banyak pihak untuk membantu membedah kasus Dimyati. Masukan dari profesional hukum akan membuka fakta kasus ini. "Kami melakukan pendekatan ke berbagai pihak. Kami ingin mencari tahu sebenarnya kasus ini, kenapa bisa sampai ditahan," ungkap anggota Komisi VIII.
Namun demikian, FPPP sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Politisi asal Sumut ini berharap proses hukum Dimyati tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah.
"Ya kita sangat terkejutlah, sangat prihatin dengan apa yang dialami Dimyati. Dalam proses hukum kita kan harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, Dimyati kan belum pasti salah," harap Hasrul.
Apakah anda melihat ada hubungannya dengan curhat Dimyati dalam raker antara Komisi III dengan Jaksa Agung? "Kami akan melihat dulu persoalannya, semoga tidak seperti itu," jawabnya singkat.
Dimyati Natakusumah adalah anggota DPR dari FPPP, mantan Bupati Pandeglang, Banten. Dimyati terlilit kasus penyuapan anggota DPRD Pandeglang untuk memuluskan peminjaman dana Pemkab Pandeglang dari Bank Jabar Pandeglang senilai Rp 200 Miliar pada tahun 2006.
(van/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:35 WIB
Polisi Imbau Pelajar di Jakarta Tak Konvoi Usai Kelulusan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:32 WIB
Coret Baju dan Konvoi Sepeda Motor Ramaikan Kelulusan SMA di Yogya
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
