Bikin Facebook Dukung KPK, Teman Usman Yasin Melonjak Jadi 4 Ribu
Kamis, 12/11/2009 12:24 WIB
Usman Yasin (dok. pribadi)
Jakarta
Nama Usman Yasin tiba-tiba menjadi pusat perhatian setelah terjadi penahanan atas 2 pimpinan nonaktif KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. Apa sebab? Usman berinisiatif menggalang dukungan dari para peselancar dunia maya melalui jejaring sosial Facebook untuk mendukung pembebasan Bibit dan Chandra.
Akun grup Facebook itu dia namai ‘Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra M Hamzah dan Bibit S Rianto.’ Hanya dalam 9 hari, grup ini telah mencapai target dengan perolehan dukungan menembus angka 1 juta.
Usman, seorang dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang tengah mengambil
studi S3 di IPB, tidak menyangka dukungan publik untuk KPK yang mengalir lewat akun yang dibuatnya begitu besar. Itulah sebabnya dia hanya mamatok pada angka moderat 1 juta.
“Tadinya kan kita nggak tahu seberapa besar dukungan publik, makanya saya cuma bikin 1 juta. Ternyata dukungan publik begitu luas,” kata Usman dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (12/11/2009).
Secara pribadi, gencarnya dukungan kepada KPK melalui akun grup tersebut membawa implikasi bagi pria yang merayakan ultahnya pada tanggal 22 Oktober ini. Akun Facebook pribadinya yang tadinya hanya bertemankan 500 orang saat ini melonjak menjadi 4.000. Banyak yang secara pribadi menyatakan dukungan, mengajak diskusi, maupun berbagai informasi dengan Usman terkait kasus KPK.
“Bahkan ada anak kelas 3 SMP yang diskusi panjang lebar dengan saya lewat Facebook. Kami chatting satu jam lebih. Ternyata dia sangat perhatian dengan masalah ini,” tutur Ketua Yayasan Lembak Bengkulu ini.
Selain itu Usman juga harus meluangkan lebih banyak waktu di depan komputer. Banyaknya anggota grup yang mengajak diskusi dan sharing informasi membuat Usman harus lebih sering mengakses internet. Usman sendiri mengaku tidak ingin anggota grup itu hanya sekadar bergabung dan tidak mendapatkan apa-apa.
"Karena itulah saya harus mencari informasi-informasi terkait kasus KPK dan juga Bank Century untuk saya share. Saya jadi harus meluangkan waktu lebih banyak di depan internet. Tapi karena memang saya sudah biasa di depan internet, saya enjoy aja," aku ayah 3 anak ini.
Saat ini pendukung di Facebook telah mencapai angka 1,2 juta. Setelah melampaui angka psikologis 1 juta, memang penambahan anggota menjadi lebih lambat, sekitar 10-15 ribu per hari. Sedangkan sebelumnya angka dukungan bertambah lebih dari 100 ribu per hari.
“Masih tetap bertambah, tapi sudah agak berkurang. Mungkin karena target sudah tercapai, isu yang digarap juga sudah mulai banyak. Perkembangannya luar biasa, ke kiri ke kanan,” kata Usman.
(sho/nrl)
Akun grup Facebook itu dia namai ‘Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra M Hamzah dan Bibit S Rianto.’ Hanya dalam 9 hari, grup ini telah mencapai target dengan perolehan dukungan menembus angka 1 juta.
Usman, seorang dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang tengah mengambil
studi S3 di IPB, tidak menyangka dukungan publik untuk KPK yang mengalir lewat akun yang dibuatnya begitu besar. Itulah sebabnya dia hanya mamatok pada angka moderat 1 juta.
“Tadinya kan kita nggak tahu seberapa besar dukungan publik, makanya saya cuma bikin 1 juta. Ternyata dukungan publik begitu luas,” kata Usman dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (12/11/2009).
Secara pribadi, gencarnya dukungan kepada KPK melalui akun grup tersebut membawa implikasi bagi pria yang merayakan ultahnya pada tanggal 22 Oktober ini. Akun Facebook pribadinya yang tadinya hanya bertemankan 500 orang saat ini melonjak menjadi 4.000. Banyak yang secara pribadi menyatakan dukungan, mengajak diskusi, maupun berbagai informasi dengan Usman terkait kasus KPK.
“Bahkan ada anak kelas 3 SMP yang diskusi panjang lebar dengan saya lewat Facebook. Kami chatting satu jam lebih. Ternyata dia sangat perhatian dengan masalah ini,” tutur Ketua Yayasan Lembak Bengkulu ini.
Selain itu Usman juga harus meluangkan lebih banyak waktu di depan komputer. Banyaknya anggota grup yang mengajak diskusi dan sharing informasi membuat Usman harus lebih sering mengakses internet. Usman sendiri mengaku tidak ingin anggota grup itu hanya sekadar bergabung dan tidak mendapatkan apa-apa.
"Karena itulah saya harus mencari informasi-informasi terkait kasus KPK dan juga Bank Century untuk saya share. Saya jadi harus meluangkan waktu lebih banyak di depan internet. Tapi karena memang saya sudah biasa di depan internet, saya enjoy aja," aku ayah 3 anak ini.
Saat ini pendukung di Facebook telah mencapai angka 1,2 juta. Setelah melampaui angka psikologis 1 juta, memang penambahan anggota menjadi lebih lambat, sekitar 10-15 ribu per hari. Sedangkan sebelumnya angka dukungan bertambah lebih dari 100 ribu per hari.
“Masih tetap bertambah, tapi sudah agak berkurang. Mungkin karena target sudah tercapai, isu yang digarap juga sudah mulai banyak. Perkembangannya luar biasa, ke kiri ke kanan,” kata Usman.
(sho/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
TokohTerbaru
Indeks Tokoh »
-
Selasa, 22/05/2012 17:37 WIB
Reisa Kartika, Putri Lingkungan yang Ikut Identifikasi Korban Sukhoi
-
Selasa, 15/05/2012 17:05 WIB
Andre Siregar Sang Penerjemah Presiden
-
Senin, 14/05/2012 16:16 WIB
Ahmad Dhani dan Peluang Jadi Politikus
-
Kamis, 10/05/2012 21:06 WIB
Ninasapti Partowidagdo Jalankan Wasiat Hidup Hemat Sang Suami
-
Selasa, 08/05/2012 08:36 WIB
Deddy Herlambang dan Aksi Komunitasnya Merawat Lokomotif Kuno
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
