Polisi Bantah, Wiliardi Tetap Dengan Kesaksiannya
Kamis, 12/11/2009 10:16 WIB
Jakarta
Meski Mabes Polri membantah kesaksian Wiliardi Wizar dengan memutar video pemeriksaan, namun Wiliardi tetap bersikukuh dengan kesaksiannya. Wiliardi tidak akan mengubah kesaksian yang menyatakan penahanan Antasari Azhar dikondisikan.
"Biarkan saja itu, kita lihat nanti dalam persidangan. Saya tetap pada kesaksian saya kemarin," kata Wiliardi sebelum sidang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (12/11/2009).
Wiliardi tiba di PN Jaksel sekitar pukul 08.50 WIB. Didampingi istri dan pengacaranya, Novarina, Wiliardi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang itu masuk ke tahanan pria. Di dalam tahanan, sambil menunggu sidang Wiliardi tampak merokok dan berbincang dengan istri dan pengacaranya.
Sidang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, namun hingga pukul 10.00 WIB sidnag belum dibuka. Hakim masih menunggu saksi dari Mabes Polri yang dulu bertugas menyelidiki teror atas Antasari. Ruang sidang yang biasanya sepi wartawan kini menjadi sasaran pemburu berita karena kesaksian Wiliardi yang mengejutkan Selasa lalu.
Saat menjadi saksi Antasari, Selasa (10/11/2009) lalu, Wiliardi mengungkap dugaan rekayasa dalam penahanan Antasari. Mantan Kapolres Jakarta Selatan itu menyatakan penahanan Antasari dikondisikan oleh polisi.
Wiliardi mengaku mendapat tekanan dari penyidik untuk membuat BAP yang menyudutkan Antasari dalam pembunuhan Nasrudin. Terdakwa pembunuhan Nasrudin itu menyebut nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Kombes Pol M Iriawan menekannya saat membuat BAP.
(sho/iy)
"Biarkan saja itu, kita lihat nanti dalam persidangan. Saya tetap pada kesaksian saya kemarin," kata Wiliardi sebelum sidang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (12/11/2009).
Wiliardi tiba di PN Jaksel sekitar pukul 08.50 WIB. Didampingi istri dan pengacaranya, Novarina, Wiliardi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang itu masuk ke tahanan pria. Di dalam tahanan, sambil menunggu sidang Wiliardi tampak merokok dan berbincang dengan istri dan pengacaranya.
Sidang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, namun hingga pukul 10.00 WIB sidnag belum dibuka. Hakim masih menunggu saksi dari Mabes Polri yang dulu bertugas menyelidiki teror atas Antasari. Ruang sidang yang biasanya sepi wartawan kini menjadi sasaran pemburu berita karena kesaksian Wiliardi yang mengejutkan Selasa lalu.
Saat menjadi saksi Antasari, Selasa (10/11/2009) lalu, Wiliardi mengungkap dugaan rekayasa dalam penahanan Antasari. Mantan Kapolres Jakarta Selatan itu menyatakan penahanan Antasari dikondisikan oleh polisi.
Wiliardi mengaku mendapat tekanan dari penyidik untuk membuat BAP yang menyudutkan Antasari dalam pembunuhan Nasrudin. Terdakwa pembunuhan Nasrudin itu menyebut nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Kombes Pol M Iriawan menekannya saat membuat BAP.
(sho/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:35 WIB
Polisi Imbau Pelajar di Jakarta Tak Konvoi Usai Kelulusan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:32 WIB
Coret Baju dan Konvoi Sepeda Motor Ramaikan Kelulusan SMA di Yogya
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
