Laporan dari Berlin
Tersihir Kelezatan Doner
Kamis, 12/11/2009 08:20 WIB
(Foto: Fitraya/detikcom)
Berlin
Kalau ada panganan impor yang paling disukai orang Jerman, itu adalah Doner. Irisan daging panggang berbalut roti khas Timur Tengah, yang lezat dan mengenyangkan.
Doner adalah keluarga Kebab, pangangan roti berisi daging panggang yang banyak terdapat di Mediterania sampai Timur Tengah. Di Jerman, adalah para imigran Turki yang mempopulerkan makanan ini.
Di Berlin, Jerman, yang sangat multikultur, toko-toko Doner bertebaran di setiap sudut jalan. Daging giling berbentuk silinder yang dipanggang berputar, menjadi ciri khas toko Doner. Semua dengan cita rasa masing-masing sesuai daerah asal penjualnya.
Selain Turki, para imigran Arab, Suriah, Libanon bahkan India pun berjualan Doner.
Setiap distrik punya toko Doner jagoannya. Kalau di daerah Wedding, yang tersohor adalah Doner Kaplan. Letaknya tepat di sudut perempatan Leopoldplatz.
Biasanya Doner disajikan dengan roti bantal Fladenbrot atau Pide yang sudah dibelah empat. Doner bisa juga disajikan dengan roti lembaran yang digulung yang disebut Durum, orang Arab menyebutnya Shawarma. Pilihan daging ada dua antara sapi dan ayam. Daging kemudian ditambah irisan bawang bombay, selada, tomat dan kol.
Apa yang membuat Kaplan begitu istimewa? Rahasianya ternyata ada di sausnya. Pada umumnya, Doner memiliki tiga saus yaitu mayonaise, sambal dan yoghurt. Namun Kaplan memiliki saus rahasia keempat yaitu saus kari.
Setelah roti dipanggang sebentar, saus pun dioleskan. Irisan daging pun diletakkan dan ditutup campuran sayur. Doner pun siap disantap. Ukurannya jauh lebih besar dari pada Kebab yang banyak dijual di Tanah Air.
Nyam-nyam! Roti panggang yang garing berpadu dengan daging yang lembut. Sementara irisan bawang bombay, tomat dan selada yang segar tersiram lelehan saus yang gurih. Tidak heran Doner Kaplan jadi favorit mahasiswa Indonesia.
“Sausnya khas, karena pakai bumbu kari. Jarang-jarang toko Doner pakai bumbu kari,” kata Mohammad Husein, mahasiswa Indonesia kepada detikcom, Kamis (12/11/2009).
“Saus dan dagingnya enak dan sayurnya segar,” kata Dias Rawiro, seorang mahasiswa Indonesia lainnya.
Harga Doner pun cukup murah untuk ukuran Berlin. Pembeli cukup merogoh kocek 2,80 Euro saja. Bahkan, untuk mahasiswa ada harga khusus hanya 2,50 Euro atau sekitar Rp 32.000. Ini adalah promosi jitu karena Doner Kaplan memang dekat kampus, asrama dan apartemen mahasiswa.
(fay/nwk)
Doner adalah keluarga Kebab, pangangan roti berisi daging panggang yang banyak terdapat di Mediterania sampai Timur Tengah. Di Jerman, adalah para imigran Turki yang mempopulerkan makanan ini.
Di Berlin, Jerman, yang sangat multikultur, toko-toko Doner bertebaran di setiap sudut jalan. Daging giling berbentuk silinder yang dipanggang berputar, menjadi ciri khas toko Doner. Semua dengan cita rasa masing-masing sesuai daerah asal penjualnya.
Selain Turki, para imigran Arab, Suriah, Libanon bahkan India pun berjualan Doner.
Setiap distrik punya toko Doner jagoannya. Kalau di daerah Wedding, yang tersohor adalah Doner Kaplan. Letaknya tepat di sudut perempatan Leopoldplatz.
Biasanya Doner disajikan dengan roti bantal Fladenbrot atau Pide yang sudah dibelah empat. Doner bisa juga disajikan dengan roti lembaran yang digulung yang disebut Durum, orang Arab menyebutnya Shawarma. Pilihan daging ada dua antara sapi dan ayam. Daging kemudian ditambah irisan bawang bombay, selada, tomat dan kol.
Apa yang membuat Kaplan begitu istimewa? Rahasianya ternyata ada di sausnya. Pada umumnya, Doner memiliki tiga saus yaitu mayonaise, sambal dan yoghurt. Namun Kaplan memiliki saus rahasia keempat yaitu saus kari.
Setelah roti dipanggang sebentar, saus pun dioleskan. Irisan daging pun diletakkan dan ditutup campuran sayur. Doner pun siap disantap. Ukurannya jauh lebih besar dari pada Kebab yang banyak dijual di Tanah Air.
Nyam-nyam! Roti panggang yang garing berpadu dengan daging yang lembut. Sementara irisan bawang bombay, tomat dan selada yang segar tersiram lelehan saus yang gurih. Tidak heran Doner Kaplan jadi favorit mahasiswa Indonesia.
“Sausnya khas, karena pakai bumbu kari. Jarang-jarang toko Doner pakai bumbu kari,” kata Mohammad Husein, mahasiswa Indonesia kepada detikcom, Kamis (12/11/2009).
“Saus dan dagingnya enak dan sayurnya segar,” kata Dias Rawiro, seorang mahasiswa Indonesia lainnya.
Harga Doner pun cukup murah untuk ukuran Berlin. Pembeli cukup merogoh kocek 2,80 Euro saja. Bahkan, untuk mahasiswa ada harga khusus hanya 2,50 Euro atau sekitar Rp 32.000. Ini adalah promosi jitu karena Doner Kaplan memang dekat kampus, asrama dan apartemen mahasiswa.
(fay/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:35 WIB
Polisi Imbau Pelajar di Jakarta Tak Konvoi Usai Kelulusan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:32 WIB
Coret Baju dan Konvoi Sepeda Motor Ramaikan Kelulusan SMA di Yogya
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
