Hadiatmoko: Saya Tak Pernah Ikut Periksa BAP Wiliardi
Rabu, 11/11/2009 19:53 WIB
(Dok Detikcom)
Jakarta
Staf ahli Kapolri Irjen Pol Hadiatmoko mengaku tak pernah memeriksa berita acara pemeriksaan (BAP) Wiliardi Wizar. Dia juga tak pernah bertemua bertiga dengan Wiliardi dan istrinya.
"Nggak benar itu. Pemeriksaan terhadap kasus alm Nasrudin dilaksanakan di Polda Metro Jaya. Selaku penyidik Mabes Polri, ndak ada. Masa Pak Hadiatmoko memeriksa?" ujar Hadiatmoko di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2009).
Lantas beberapa minggu kemudian, istri Wiliardi, Nova, menemui dirinya.
"Malem-malem pukul 8 saya di kantor, disampaikan oleh staf saya 'Pak ada tamu, Ibu Wiliardi' terus saya tanya 'Ada apa malam-malam begini?'. Dia bilang katanya sangat perlu. Siapa saja? 'Ibu Wiliardi dengan putrinya'. Kemudian saya persilakan tapi saya didampingi. Ada staf saya 3 orang yang mendampingi masuk ke ruangan saya," jelas dia.
Hadiatmoko menanyakan maksud kedatangan Nova. Ternyata Nova mengungkapkan kesulitan menjenguk suaminya di rutan Bareskrim Mabes Polri.
"Saya bilang, kalau malam memang sulit, ini bukan jam besuk, besok saja. Terus dia bilang, 'Jangan Pak saya harus ketemu suami saya'. Kenapa? 'Hari ini hari deadline untuk pembayaran lawyer saya sebesar Rp 600 juta. Kalau hari ini tidak ada izin dari suami saya saya harus gimana?' Nah, atas pertimbangan itu saya izinkan. Tapi harus izin penjaga tahanan di Mabes Polri. Saya persilakan untuk dikawal," kata Hadiatmoko.
Setelah pertemuan itu, imbuhnya, sudah tidak ada pertemuan lagi dengan istri Wiliardi. Nova bertemu dengan dirinya, menurut Hadiatmoko, karena kebetulan dirinya yang berada di kantor.
Jadi Bapak tidak pernah bertemu dengan Wiliardi) dan istrinya? "Istrinya saja. Berikutnya ketemu lagi Wiliardi pada saat Jumatan. Saya kan salat Jumat di dalam. Ya ketemulah, wong polisi," jelas dia.
Sebelumnya, usai sidang Antasari Azhar di PN Jakarta Selatan Selasa kemarin, Nova menegaskan apa yang dikatakan suaminya di dalam persidangan adalah yang sebenar-benarnya. Nova bahkan mendengar dan mengetahui sendiri bahwa suaminya ditekan.
"Saya sendiri tahu dan dengar juga soal rekayasa itu. Saya bilang Pak, jangan. Kasih tahu saja yang sebenarnya apa yang bapak tahu. Suami saya dicuci otak," kata Nova.
Namun Nova tidak sepenuhnya mengetahui siapa petinggi Polri yang merekayasa penahanan Antasari tersebut. "Saya nggak tahu. Saya tahu karena saya ada di situ (saat Wiliardi dibawa ke ruang Wakabareskrim). Bapak nggak minta pengacara karena polisi buru-buru," ujarnya.
Nova mengatakan, kalau suaminya memang diiming-imingi tidak dipecat agar ikut dalam rekayasa tersebut.
"Pokoknya kamu nggak diapa-apain. Nggak dipecat," tegasnya.
(nwk/nrl)
"Nggak benar itu. Pemeriksaan terhadap kasus alm Nasrudin dilaksanakan di Polda Metro Jaya. Selaku penyidik Mabes Polri, ndak ada. Masa Pak Hadiatmoko memeriksa?" ujar Hadiatmoko di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2009).
Lantas beberapa minggu kemudian, istri Wiliardi, Nova, menemui dirinya.
"Malem-malem pukul 8 saya di kantor, disampaikan oleh staf saya 'Pak ada tamu, Ibu Wiliardi' terus saya tanya 'Ada apa malam-malam begini?'. Dia bilang katanya sangat perlu. Siapa saja? 'Ibu Wiliardi dengan putrinya'. Kemudian saya persilakan tapi saya didampingi. Ada staf saya 3 orang yang mendampingi masuk ke ruangan saya," jelas dia.
Hadiatmoko menanyakan maksud kedatangan Nova. Ternyata Nova mengungkapkan kesulitan menjenguk suaminya di rutan Bareskrim Mabes Polri.
"Saya bilang, kalau malam memang sulit, ini bukan jam besuk, besok saja. Terus dia bilang, 'Jangan Pak saya harus ketemu suami saya'. Kenapa? 'Hari ini hari deadline untuk pembayaran lawyer saya sebesar Rp 600 juta. Kalau hari ini tidak ada izin dari suami saya saya harus gimana?' Nah, atas pertimbangan itu saya izinkan. Tapi harus izin penjaga tahanan di Mabes Polri. Saya persilakan untuk dikawal," kata Hadiatmoko.
Setelah pertemuan itu, imbuhnya, sudah tidak ada pertemuan lagi dengan istri Wiliardi. Nova bertemu dengan dirinya, menurut Hadiatmoko, karena kebetulan dirinya yang berada di kantor.
Jadi Bapak tidak pernah bertemu dengan Wiliardi) dan istrinya? "Istrinya saja. Berikutnya ketemu lagi Wiliardi pada saat Jumatan. Saya kan salat Jumat di dalam. Ya ketemulah, wong polisi," jelas dia.
Sebelumnya, usai sidang Antasari Azhar di PN Jakarta Selatan Selasa kemarin, Nova menegaskan apa yang dikatakan suaminya di dalam persidangan adalah yang sebenar-benarnya. Nova bahkan mendengar dan mengetahui sendiri bahwa suaminya ditekan.
"Saya sendiri tahu dan dengar juga soal rekayasa itu. Saya bilang Pak, jangan. Kasih tahu saja yang sebenarnya apa yang bapak tahu. Suami saya dicuci otak," kata Nova.
Namun Nova tidak sepenuhnya mengetahui siapa petinggi Polri yang merekayasa penahanan Antasari tersebut. "Saya nggak tahu. Saya tahu karena saya ada di situ (saat Wiliardi dibawa ke ruang Wakabareskrim). Bapak nggak minta pengacara karena polisi buru-buru," ujarnya.
Nova mengatakan, kalau suaminya memang diiming-imingi tidak dipecat agar ikut dalam rekayasa tersebut.
"Pokoknya kamu nggak diapa-apain. Nggak dipecat," tegasnya.
(nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ketua FPD: Wajar Ada Ketidakpercayaan Terhadap Anas
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Gara-gara Pompa Air Macet, 2 Pejabat RS di Pekanbaru Bertengkar
-
Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Bachtiar Chamsyah: Hukum Sering Tidak Adil
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pemeriksaan Tersangka, Eks Wali Kota Cilegon Penuhi Panggilan KPK
-
Jumat, 25/05/2012 14:32 WIB
Ketua KPK Minta Namanya Tak Dimasukkan di Website Jokowi-Basuki
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
Jumat, 25/05/2012 13:35 WIB
Maling Motor Tembak Satpam di Masjid Kampus IPB
-
Jumat, 25/05/2012 13:19 WIB
Hasil UN 2012 di Sumut, Seluruh Siswa di 2 Sekolah Tak Lulus
-
703 Komentar
-
271 Komentar
-
240 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 2,801.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
