Soal Ingin Bubarkan KPK
Polri: Silakan Nilai Apakah Antasari Bercanda Atau Tidak
Rabu, 11/11/2009 18:36 WIB
Jakarta
Mabes Polri mempersilakan masyarakat untuk membuat penilaian terhadap pernyataan Antasari Azhar dalam video yang ditayangkan polisi yang ingin membubarkan KPK. Mabes Polri tidak mau menjelaskan konteks pernyataan Antasari tersebut.
"Silakan menilai, apakah konteksnya itu bercanda," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna usai jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Nanan juga menegaskan polisi tidak melakukan tekanan dalam melakukan pemeriksaan Antasari. Buktinya pemeriksaan Antasari berlangsung santai.
"Selama ini opini publik mengatakan ada tekanan saat pemeriksaan Antasari, itu kan ngobrol. Polisi ingin menjelaskan suasana pemeriksaan itu santai," jelasnya.
Dalam jumpa pers untuk membantah merekayasa penahanan Antasari, polisi menayangkan video rekaman terhadap terdakwa pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen itu. Dalam video itu, Antasari yang mengenakan baju tahanan disebut polisi ingin membubarkan KPK. Suara dalam rekaman itu tidak jelas terdengar, namun polisi memberikan teks pada gambar itu.
Selain itu, polisi juga memutar video yang memperlihatkan Antasari santai menjalani pemeriksaan. Dalma video itu, Antasari tampak bercanda sampai tertawa terbahak-bahak.
Pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, menuding polisi menayangkan pernyataan Antasari secara terpotong-potong. Dalam pernyataan utuhnya, Antasari tidak pernah ingin membubarkan KPK.
"Apabila lembaga kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan sudah berfungsi sebagaimana mestinya dan masyarakat percaya kepada lembaga itu, maka tidak diperlukan lagi KPK itu. Itu kalimat utuhnya," jelas Ari.
(amd/iy)
"Silakan menilai, apakah konteksnya itu bercanda," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna usai jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Nanan juga menegaskan polisi tidak melakukan tekanan dalam melakukan pemeriksaan Antasari. Buktinya pemeriksaan Antasari berlangsung santai.
"Selama ini opini publik mengatakan ada tekanan saat pemeriksaan Antasari, itu kan ngobrol. Polisi ingin menjelaskan suasana pemeriksaan itu santai," jelasnya.
Dalam jumpa pers untuk membantah merekayasa penahanan Antasari, polisi menayangkan video rekaman terhadap terdakwa pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen itu. Dalam video itu, Antasari yang mengenakan baju tahanan disebut polisi ingin membubarkan KPK. Suara dalam rekaman itu tidak jelas terdengar, namun polisi memberikan teks pada gambar itu.
Selain itu, polisi juga memutar video yang memperlihatkan Antasari santai menjalani pemeriksaan. Dalma video itu, Antasari tampak bercanda sampai tertawa terbahak-bahak.
Pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, menuding polisi menayangkan pernyataan Antasari secara terpotong-potong. Dalam pernyataan utuhnya, Antasari tidak pernah ingin membubarkan KPK.
"Apabila lembaga kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan sudah berfungsi sebagaimana mestinya dan masyarakat percaya kepada lembaga itu, maka tidak diperlukan lagi KPK itu. Itu kalimat utuhnya," jelas Ari.
(amd/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
