Wiranto Instruksikan F-Hanura Dukung Hak Angket Century
Rabu, 11/11/2009 18:11 WIB
Jakarta
Seluruh anggota Fraksi Hanura di DPR akan mendukung sepenuhnya penggunaan hak angket Bank Century. Alasannya, hal ini merupakan keputusan partai yang diinstruksikan Ketua Umum Hanura Wiranto.
"Pak Wiranto mengatakan ingin mewakafkan sisa hidupnya, jadi instruksi untuk mendukung angket Centrury tegas," kata Juru Bicara Fraksi Hanura Akbar Faisal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Tidak hanya menginstruksikan, lanjut Akbar, partainya juga akan memberi sanksi bagi anggota yang tidak mendukung hak penyelidikan atas kasus yang telah menyedot uang negara sebesar Rp 6,7 triliun itu. "Kalau kita harus (mendukung), karena instruksi. Kalau tidak kena sanksi," tambahnya.
Namun demikian, Akbar mengatakan seluruh anggota fraksinya belum membubuhkan tanda tangan usulan hak angket. Hal ini lebih karena masalah teknis. "Kita tanya, apakah bisa pakai draf sendiri. Tapi katanya digabungkan, jadi kita tunggu. Secepatnya lah kita akan teken," kata anggota Komisi V ini.
Akbar menilai, kasus Century adalah muara dari seluruh gejolak antara para penegak hukum belakangan ini. Ia mengibaratkan masalah yang ada sebagai kepingan puzzle. Agar dapat terlihat muara masalahnya, kata dia, harus dirangkai oleh orang yang tepat.
"Karena kalau rakyat yang merangkainya, bisa bahaya," ujar Akbar tentang kekuatan oposisi jalanan.
(lrn/yid)
"Pak Wiranto mengatakan ingin mewakafkan sisa hidupnya, jadi instruksi untuk mendukung angket Centrury tegas," kata Juru Bicara Fraksi Hanura Akbar Faisal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Tidak hanya menginstruksikan, lanjut Akbar, partainya juga akan memberi sanksi bagi anggota yang tidak mendukung hak penyelidikan atas kasus yang telah menyedot uang negara sebesar Rp 6,7 triliun itu. "Kalau kita harus (mendukung), karena instruksi. Kalau tidak kena sanksi," tambahnya.
Namun demikian, Akbar mengatakan seluruh anggota fraksinya belum membubuhkan tanda tangan usulan hak angket. Hal ini lebih karena masalah teknis. "Kita tanya, apakah bisa pakai draf sendiri. Tapi katanya digabungkan, jadi kita tunggu. Secepatnya lah kita akan teken," kata anggota Komisi V ini.
Akbar menilai, kasus Century adalah muara dari seluruh gejolak antara para penegak hukum belakangan ini. Ia mengibaratkan masalah yang ada sebagai kepingan puzzle. Agar dapat terlihat muara masalahnya, kata dia, harus dirangkai oleh orang yang tepat.
"Karena kalau rakyat yang merangkainya, bisa bahaya," ujar Akbar tentang kekuatan oposisi jalanan.
(lrn/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:35 WIB
Polisi Imbau Pelajar di Jakarta Tak Konvoi Usai Kelulusan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:32 WIB
Coret Baju dan Konvoi Sepeda Motor Ramaikan Kelulusan SMA di Yogya
-
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB
Corby Diberi Grasi, Bagaimana dengan Ekstradisi Adrian Kiki?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
