Kompak: DPR, Jangan Lawan Suara Rakyat!
Rabu, 11/11/2009 13:40 WIB
Jakarta
Komisi III DPR RI menuai hujatan karena meminta Kejagung meneruskan kasus Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. Padahal tim 8 menyerukan penghentian kasus ini. Sikap anggota Dewan telah melawan suara rakyat.
"Kepada DPR khususnya Komisi III, janganlah melawan suara rakyat!" demikian bunyi rilis dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak), Rabu (11/11/2009). Kompak dikoordinasi oleh Fajroel Rahman dan telah melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi III semalam. Rapat itu berakhir ricuh.
Kompak menilai, lembaga atau kekuasaan setangguh apa pun bila tidak lagi dipercaya oleh rakyat, bisa jadi kehilangan legitimasi moral. Dan nantinya pasti akan runtuh. Hal ini pernah terjadi saat kekuasaan totaliter Orde Baru selama 32 tahun hancur lebur bertekuk lutut di hadapan rakyat.
Dalam hal ini, DPR, khususnya Komisi III, dinilai telah bersikap subjektif dan menjadi corong suara pihak yang bersengketa dalam memberantas korupsi dan mafia hukum.
Kompak pun mengingatkan agar DPR sebagai penyalur aspirasi suara rakyat kepada pemerintah untuk tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Jangan sampai wakil rakyat justru bertentangan dengan suara rakyat itu sendiri.
"Jagalah suara rakyat, dengarkanlah suara rakyat, dan berhati-hatilah bila rakyat mulai menunjukkan kemuakan dan kemarahannya," tegas Kompak.
(nvc/nrl)
"Kepada DPR khususnya Komisi III, janganlah melawan suara rakyat!" demikian bunyi rilis dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak), Rabu (11/11/2009). Kompak dikoordinasi oleh Fajroel Rahman dan telah melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi III semalam. Rapat itu berakhir ricuh.
Kompak menilai, lembaga atau kekuasaan setangguh apa pun bila tidak lagi dipercaya oleh rakyat, bisa jadi kehilangan legitimasi moral. Dan nantinya pasti akan runtuh. Hal ini pernah terjadi saat kekuasaan totaliter Orde Baru selama 32 tahun hancur lebur bertekuk lutut di hadapan rakyat.
Dalam hal ini, DPR, khususnya Komisi III, dinilai telah bersikap subjektif dan menjadi corong suara pihak yang bersengketa dalam memberantas korupsi dan mafia hukum.
Kompak pun mengingatkan agar DPR sebagai penyalur aspirasi suara rakyat kepada pemerintah untuk tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Jangan sampai wakil rakyat justru bertentangan dengan suara rakyat itu sendiri.
"Jagalah suara rakyat, dengarkanlah suara rakyat, dan berhati-hatilah bila rakyat mulai menunjukkan kemuakan dan kemarahannya," tegas Kompak.
(nvc/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 11:35 WIB
Komwas PD Kumpulkan Bukti Penghadangan Anas-Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 11:32 WIB
Eks Mensos Bachtiar Chamsyah Bebas!
-
Jumat, 25/05/2012 11:25 WIB
Siapa Pemilik Porsche Cayanne yang Nekat Memakai Pelat TNI?
-
Jumat, 25/05/2012 11:22 WIB
Ciaat! Amankan Busway, Petugas Bus TransJ Belajar Silat
-
Jumat, 25/05/2012 11:20 WIB
Komisi II DPR: Pendataan Pemilih Pilgub DKI Jakarta Tidak Transparan
-
Jumat, 25/05/2012 10:36 WIB
Kejagung: PNS di Batam Kirim Uang Rp 700 juta ke Rekening Dhana
-
Jumat, 25/05/2012 10:28 WIB
2 Pistol Milik Jenderal BIN Diserahkan Anaknya ke Mabes Polri
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Terancam Ditutup, Tukang Gigi Kehilangan Penghasilan Rp 3 Juta/Bulan
-
703 Komentar
-
270 Komentar
-
239 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
