Terima Laporan Antasari, Komnas HAM Angkat Isu Penahanan Ilegal
Rabu, 11/11/2009 12:19 WIB
Jakarta
Setelah menerima laporan pengaduan dari pihak pengacara Antasari Azhar, Komnas HAM mengangkat 3 isu. 3 Isu itu yakni adanya peradilan sesat, penahanan ilegal, dan profesionalisme polisi dipertanyakan dalam kasus Antasari.
"Ada 3 isu yang diangkat Komnas HAM. Pertama peradilan sesat, kedua penahanan ilegal, ketiga profesionalitas penegak hukum. Kita akan mendesak supaya ada langkah-langkah konkret agar masalah ini cepat terselesaikan," kata komisioner Komnas HAM Jhonny Nelson Simanjuntak di Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2009).
Jhonny mengatakan, Komnas HAM tidak bisa memasuki materi perkara yang bukan kewenangan komnas HAM. Komnas berpendapat pokok masalahnya adalah hak mendapat keadilan.
"Harus dihindari adanya peradilan sesat dalam kasus ini. Peradilan sesat akan muncul jika tidak ada obyektitivitas. Berpihak atau ada rekayasa," jelasnya.
Komnas HAM mengingatkan kepada pengacara dan penuntut umum agar menghindari peradilan sesat. Isu kedua, Komnas HAM melihat adanya penahanan ilegal. Dengan begitu, Komnas HAM akan menginisiasikan perbincangan antara polisi, kejaksaan, dan pengacara.
"Untuk menjawab masalah ini. Ketiga, kita tidak akan masuk ke materi perkara tapi kita akan lihat apakah polisi profesional dan sebagainya," ungkapnya.
Sebelumnya Jhonny menanyakan apakah pengacara memang mencium adanya rekayasa dalam kasus ini. Namun pengacara Antasari, Hotma Sitompul mengatakan, tidak mau asal menuduh adanya rekayasa tersebut.
"Belum pernah (mencium rekayasa). Kami sebagai pengacara tidak bisa mengatakan ada rekayasa. Karena itu sama dengan menuduh tapi kalau ada kesaksian di pengadilan dan bukti baru kami sampaikan," imbuhnya.
Namun Hotma mengatakan, pihaknya sudah memproses bukti baru tersebut namun tidak direspons polisi. "Sudah. Tapi tidak didengar oleh polisi," tukasnya.
(gus/iy)
"Ada 3 isu yang diangkat Komnas HAM. Pertama peradilan sesat, kedua penahanan ilegal, ketiga profesionalitas penegak hukum. Kita akan mendesak supaya ada langkah-langkah konkret agar masalah ini cepat terselesaikan," kata komisioner Komnas HAM Jhonny Nelson Simanjuntak di Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2009).
Jhonny mengatakan, Komnas HAM tidak bisa memasuki materi perkara yang bukan kewenangan komnas HAM. Komnas berpendapat pokok masalahnya adalah hak mendapat keadilan.
"Harus dihindari adanya peradilan sesat dalam kasus ini. Peradilan sesat akan muncul jika tidak ada obyektitivitas. Berpihak atau ada rekayasa," jelasnya.
Komnas HAM mengingatkan kepada pengacara dan penuntut umum agar menghindari peradilan sesat. Isu kedua, Komnas HAM melihat adanya penahanan ilegal. Dengan begitu, Komnas HAM akan menginisiasikan perbincangan antara polisi, kejaksaan, dan pengacara.
"Untuk menjawab masalah ini. Ketiga, kita tidak akan masuk ke materi perkara tapi kita akan lihat apakah polisi profesional dan sebagainya," ungkapnya.
Sebelumnya Jhonny menanyakan apakah pengacara memang mencium adanya rekayasa dalam kasus ini. Namun pengacara Antasari, Hotma Sitompul mengatakan, tidak mau asal menuduh adanya rekayasa tersebut.
"Belum pernah (mencium rekayasa). Kami sebagai pengacara tidak bisa mengatakan ada rekayasa. Karena itu sama dengan menuduh tapi kalau ada kesaksian di pengadilan dan bukti baru kami sampaikan," imbuhnya.
Namun Hotma mengatakan, pihaknya sudah memproses bukti baru tersebut namun tidak direspons polisi. "Sudah. Tapi tidak didengar oleh polisi," tukasnya.
(gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 11:22 WIB
Ciaat! Amankan Busway, Petugas Bus TransJ Belajar Silat
-
Jumat, 25/05/2012 11:20 WIB
Komisi II DPR: Pendataan Pemilih Pilgub DKI Jakarta Tidak Transparan
-
Jumat, 25/05/2012 11:03 WIB
Penyelundupan Orang Melibatkan WNI Anak Ramai Dibicarakan di Australia
-
Jumat, 25/05/2012 11:00 WIB
Ketua DPP Golkar Setuju Presiden Harus Lepas Jabatan Ketum Parpol
-
Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Komwas Demokrat Periksa Kader Penghadang Anas-Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 10:36 WIB
Kejagung: PNS di Batam Kirim Uang Rp 700 juta ke Rekening Dhana
-
Jumat, 25/05/2012 10:28 WIB
2 Pistol Milik Jenderal BIN Diserahkan Anaknya ke Mabes Polri
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Terancam Ditutup, Tukang Gigi Kehilangan Penghasilan Rp 3 Juta/Bulan
-
703 Komentar
-
270 Komentar
-
239 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 572.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
