Tudingan Rekayasa Polri di Sekitar Kasus Antasari
Rabu, 11/11/2009 09:17 WIB
Jakarta
Setelah sempat di atas angin karena dukungan Komisi III DPR, Polri kembali terpojok. Adalah Wiliardi Wizar yang di depan persidangan membongkar rekayasa 'karya' atasannya terhadap kasus Antasari Azhar.
”Oleh karena yang ngomong bintang dua, ya Kapolri-lah. Pimpinan saya, ya Kapolri-lah,” kata eks Kapolres Jaksel ini dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin, ketika ditanya siapa yang memerintahnya untuk mengubah BAP.
Sedari awal, orang-orang yang dituduh terlibat kasus ini komplain atas 'pengkondisian' oleh penyidik Polri, antara lain:
1. Daniel Daen Sabon, terdakwa eksekutor Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen mengaku disiksa sebelum diperiksa polisi. "Di hotel kaki saya diborgol. Lalu dibalik, kaki saya di atas kepala saya di bawah," ungkap Daniel. Besoknya dia langsung di-BAP.
2. Pada hakim, Daniel meminta BAP-nya dicabut. Dia juga mengaku diancam dibunuh, namun dia takut bilang siapa pengancamnya. "Saya minta BAP saya dicabut. Saya ditekan waktu diperiksa," kata Daniel.
3. BAP Wiliardi pada 22 Juli, 18 Mei dan 29 April, disuruh diperbarui atasannya pada 30 April karena BAP sebelumnya tidak kuat untuk menjerat Antasari Azhar. Wiliardi diiming-imingi takkan kena hukuman penjara, hanya sanksi indisipliner saja. BAP ini membuat Antasari ditahan karena dia adalah tersangka pertama yang menyebut keterlibatan Antasari.
Mabes Polri menyangkal tuduhan Wiliardi. "Pernyataan dia tidak untuk ditanggapi karena itu sidang. Boleh-boleh saja dia mengucapkan itu, karena yang jelas bukti yang sah sudah ada," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna.
4. Antasari Azhar yang ditahan polisi pada 4 Mei 2009 lalu diminta polisi membuat testimoni adanya penyuapan Anggoro Widjojo pada pimpinan KPK dan melaporkannya pada polisi, setelah polisi menemukan rekaman pembicaraan Antasari dengan Anggoro di laptopnya yang disita polisi. Berbekal laporan Antasari inilah polisi lalu menetapkan Bibit dan Chandra sebagai tersangka.
Pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, menyatakan, kasus yang menjerat Antasari adalah pintu masuk untuk mengobok-obok KPK.
5. Ari Muladi yang mendapat kepercayaan Anggodo Widjojo, adik Anggoro, untuk menyuap pimpinan KPK, membuat BAP pada 15 Juli yang berisi aliran dana ke pimpinan KPK. Ari Muladi lalu mencabut BAP itu dan menyatakan bahwa dia tak pernah bertemu dengan Chandra dan Bibit. Uang suap itu diberikannya pada Yulianto untuk diteruskan pada pimpinan KPK, namun hingga kini sosok Yulianto masih misterius.
6. Ari Muladi diancam jadi tersangka jika mencabut BAP 15 Juli.
Polisi bersikeras memegang BAP 15 Juli dan berdasar itulah kasus Bibit dan Chandra disetor ke Kejaksaan.
Terhadap omongan Ari Muladi ini, Polri menyatakan bahwa Ari tak pernah mencabut BAP-nya namun menambahkannya dengan menyebut nama dan peran Yulianto. Polisi menyatakan bahwa dia telah menggunakan lie detector pada Ari dan terungkap keterangan pertama (15 Juli) adalah keterangan paling jujur. (nrl/mok)
”Oleh karena yang ngomong bintang dua, ya Kapolri-lah. Pimpinan saya, ya Kapolri-lah,” kata eks Kapolres Jaksel ini dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin, ketika ditanya siapa yang memerintahnya untuk mengubah BAP.
Sedari awal, orang-orang yang dituduh terlibat kasus ini komplain atas 'pengkondisian' oleh penyidik Polri, antara lain:
1. Daniel Daen Sabon, terdakwa eksekutor Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen mengaku disiksa sebelum diperiksa polisi. "Di hotel kaki saya diborgol. Lalu dibalik, kaki saya di atas kepala saya di bawah," ungkap Daniel. Besoknya dia langsung di-BAP.
2. Pada hakim, Daniel meminta BAP-nya dicabut. Dia juga mengaku diancam dibunuh, namun dia takut bilang siapa pengancamnya. "Saya minta BAP saya dicabut. Saya ditekan waktu diperiksa," kata Daniel.
3. BAP Wiliardi pada 22 Juli, 18 Mei dan 29 April, disuruh diperbarui atasannya pada 30 April karena BAP sebelumnya tidak kuat untuk menjerat Antasari Azhar. Wiliardi diiming-imingi takkan kena hukuman penjara, hanya sanksi indisipliner saja. BAP ini membuat Antasari ditahan karena dia adalah tersangka pertama yang menyebut keterlibatan Antasari.
Mabes Polri menyangkal tuduhan Wiliardi. "Pernyataan dia tidak untuk ditanggapi karena itu sidang. Boleh-boleh saja dia mengucapkan itu, karena yang jelas bukti yang sah sudah ada," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna.
4. Antasari Azhar yang ditahan polisi pada 4 Mei 2009 lalu diminta polisi membuat testimoni adanya penyuapan Anggoro Widjojo pada pimpinan KPK dan melaporkannya pada polisi, setelah polisi menemukan rekaman pembicaraan Antasari dengan Anggoro di laptopnya yang disita polisi. Berbekal laporan Antasari inilah polisi lalu menetapkan Bibit dan Chandra sebagai tersangka.
Pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, menyatakan, kasus yang menjerat Antasari adalah pintu masuk untuk mengobok-obok KPK.
5. Ari Muladi yang mendapat kepercayaan Anggodo Widjojo, adik Anggoro, untuk menyuap pimpinan KPK, membuat BAP pada 15 Juli yang berisi aliran dana ke pimpinan KPK. Ari Muladi lalu mencabut BAP itu dan menyatakan bahwa dia tak pernah bertemu dengan Chandra dan Bibit. Uang suap itu diberikannya pada Yulianto untuk diteruskan pada pimpinan KPK, namun hingga kini sosok Yulianto masih misterius.
6. Ari Muladi diancam jadi tersangka jika mencabut BAP 15 Juli.
Polisi bersikeras memegang BAP 15 Juli dan berdasar itulah kasus Bibit dan Chandra disetor ke Kejaksaan.
Terhadap omongan Ari Muladi ini, Polri menyatakan bahwa Ari tak pernah mencabut BAP-nya namun menambahkannya dengan menyebut nama dan peran Yulianto. Polisi menyatakan bahwa dia telah menggunakan lie detector pada Ari dan terungkap keterangan pertama (15 Juli) adalah keterangan paling jujur. (nrl/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Foto Lain
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 11:22 WIB
Ciaat! Amankan Busway, Petugas Bus TransJ Belajar Silat
-
Jumat, 25/05/2012 11:20 WIB
Komisi II DPR: Pendataan Pemilih Pilgub DKI Jakarta Tidak Transparan
-
Jumat, 25/05/2012 11:03 WIB
Penyelundupan Orang Melibatkan WNI Anak Ramai Dibicarakan di Australia
-
Jumat, 25/05/2012 11:00 WIB
Ketua DPP Golkar Setuju Presiden Harus Lepas Jabatan Ketum Parpol
-
Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Komwas Demokrat Periksa Kader Penghadang Anas-Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 10:36 WIB
Kejagung: PNS di Batam Kirim Uang Rp 700 juta ke Rekening Dhana
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 10:28 WIB
2 Pistol Milik Jenderal BIN Diserahkan Anaknya ke Mabes Polri
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Terancam Ditutup, Tukang Gigi Kehilangan Penghasilan Rp 3 Juta/Bulan
-
703 Komentar
-
270 Komentar
-
239 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
