Penahanannya Dikondisikan
Antasari Minta Keterangan Wiliardi Sebagai Fakta Persidangan Dicatat
Selasa, 10/11/2009 17:44 WIB
Jakarta
Antasari Azhar meminta pernyataan Wiliardi Wizar yang menyebut penahanannya dikondisikan, dinilai sebagai fakta persidangan. Antasari pun meminta fakta itu menjadi bahan pertimbangan hakim.
"Keterangan tadi jelas saya dizalimi. Itu fakta sidang, perlu dicatat," ujar Antasari sambil menghisap sebatang rokok di sela-sela persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (10/11/2009).
Antasari menilai, pernyataan Wiliardi merupakan tuntutan nuraninya. Publik diminta untuk menilai fakta persidangan itu.
"Saya kaget sedemikian kesaksian tadi. Itu tuntutan nurani untuk bicara yang sebenarnya. Dari awal saya sudah katakan saya tidak ingin ramai-ramai, biarkanlah mengikuti proses hukum ini dengan elegan. Ini fakta persidangan, biarkan publik yang menilai," ujar pria berkumis ini.
Antasari kemudian curhat. Dia bilang, penahanannya merupakan ujian.
"Ya mungkin ini ujian buat saya, biarlah saya merenungkan. Mungkin saya selama ini banyak kesalahan, berbuat baik mungkin belum tentu benar, tapi memberantas korupsi itu amanat juga," ceritanya.
Antasari juga berkisah tentang kegiatannya di tahanan. Selama di tahanan dia banyak merokok, padahal kebiasaan buruk itu sempat berhenti.
" Mau bagaimana? Kita masuk ke dalam tahanan lalu digembok tidak bisa keluar lagi. Anda mau coba?" katanya sambil tertawa.
"Saat ini saya beribadah, terus wirid, mungkin Allah mendengar," ujar eks Ketua KPK yang selama sidang selalu berbatik ini.
(nik/nrl)
"Keterangan tadi jelas saya dizalimi. Itu fakta sidang, perlu dicatat," ujar Antasari sambil menghisap sebatang rokok di sela-sela persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (10/11/2009).
Antasari menilai, pernyataan Wiliardi merupakan tuntutan nuraninya. Publik diminta untuk menilai fakta persidangan itu.
"Saya kaget sedemikian kesaksian tadi. Itu tuntutan nurani untuk bicara yang sebenarnya. Dari awal saya sudah katakan saya tidak ingin ramai-ramai, biarkanlah mengikuti proses hukum ini dengan elegan. Ini fakta persidangan, biarkan publik yang menilai," ujar pria berkumis ini.
Antasari kemudian curhat. Dia bilang, penahanannya merupakan ujian.
"Ya mungkin ini ujian buat saya, biarlah saya merenungkan. Mungkin saya selama ini banyak kesalahan, berbuat baik mungkin belum tentu benar, tapi memberantas korupsi itu amanat juga," ceritanya.
Antasari juga berkisah tentang kegiatannya di tahanan. Selama di tahanan dia banyak merokok, padahal kebiasaan buruk itu sempat berhenti.
" Mau bagaimana? Kita masuk ke dalam tahanan lalu digembok tidak bisa keluar lagi. Anda mau coba?" katanya sambil tertawa.
"Saat ini saya beribadah, terus wirid, mungkin Allah mendengar," ujar eks Ketua KPK yang selama sidang selalu berbatik ini.
(nik/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 11:03 WIB
Penyelundupan Orang Melibatkan WNI Anak Ramai Dibicarakan di Australia
-
Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Komwas Demokrat Periksa Kader Penghadang Anas-Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Terancam Ditutup, Tukang Gigi Kehilangan Penghasilan Rp 3 Juta/Bulan
-
Jumat, 25/05/2012 10:49 WIB
Selain Presiden dan Wapres, Menteri Juga Tak Boleh Pimpin Partai
-
Jumat, 25/05/2012 10:48 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR Laporkan Porsche Cayenne Berpelat TNI ke Mabes
-
Jumat, 25/05/2012 09:12 WIB
Mabes Benarkan Angka Awal 9 di Mobil Merupakan Pelat Nomor Pinjaman TNI
-
Jumat, 25/05/2012 10:36 WIB
Kejagung: PNS di Batam Kirim Uang Rp 700 juta ke Rekening Dhana
-
Jumat, 25/05/2012 10:30 WIB
Mabes Polri: Izin Konser Lady Gaga Tunggu Keputusan Polda Metro
-
Jumat, 25/05/2012 09:51 WIB
'Pengepungan' di Ternate Tunjukkan Rapuhnya Kepemimpinan Anas
-
703 Komentar
-
269 Komentar
-
239 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 572.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
