Calhaj Melahirkan di Madinah, Indikator Buruknya Pelayanan Kesehatan Haji
Selasa, 10/11/2009 04:21 WIB
Jakarta
Kasus calon haji yang melahirkan di Madinah mengundang keprihatinan dari sejumlah kalangan. Insiden tersebut dinilai sebagai bukti buruknya pelayanan kesehatan haji di Indonesia.
“Kami merasa sangat prihatin terhadap kejadian adanya calon haji dari Indonesia yang melahirkan di Madinah. Hal ini menjadi indikator buruknya pelayanan kesehatan haji di Indonesia," kata Anggota Chairul anwar dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (10/11/2009).
Chairul menjelaskan, kejadian tersebut membuat semua pihak terheran-heran. Pasalnya, mana mungkin seseorang yang sedang hamil 7 bulan bisa lolos dari pemeriksaan tim kesehatan yang berlapis.
“Kami menilai ini adalah bentuk keteledoran dari petugas kesehatan haji di Indonesia dan di Saudi Arabia,” tegas Chairul.
Agar tidak terulang, Chairul menyarankan agar Depkes lebih selektif dan meningkatkan pengawasan kepada setiap calhaj yang akan menunaikan ibadah haji. “Depkes harus membuat sistem yang baik sehingga kasus yang menimpa calon haji Iyet tidak terulang lagi, karena ini bisa menjadi catatan buruk Indonesia di mata Kerajaan saudi Arabia dan bukan tidak mungkin bisa terjadi pengurangan kuota jamaah haji kita,” imbuh Ketua Poksi IX FPKS ini.
Chairul juga menghimbau Depkes agar meningkatkan kewaspadaan pada saat jamaah haji pulang dari Saudi, karena tidak tertutup kemungkinan ada jamaah haji kita yang terkena penyakit menular yang dibawa oleh jamaah haji dari negara lain, seperti flu Babi dan penyakit menular lainnya.
Sebelumnya, Iyet Suryati melahirkan seorang bayi laki-laki melalui operasi cesar di Musytasyfa Linnisa Walwiladah Walathfal (RS Bersalin) di Madinah, Jumat (6/11/2009). Iyet yang telah mengandung 7 bulan atau 26 minggu ini melahirkan seorang bayi dengan berat 600 gram.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama antara Menkes dan Menag bahwa Calon Jemaah Haji usia kehamilan yang tidak diperbolehkan adalah 12-26 minggu. Karena dalam usia sebelum 12 minggu kandungan rawan keguguran, sedangkan usia diatas 26 minggu rawan kelahiran. Dalam kandungan usia 12–26 minggu pun harus mendapat vaksin meningitis.
(ape/mei)
“Kami merasa sangat prihatin terhadap kejadian adanya calon haji dari Indonesia yang melahirkan di Madinah. Hal ini menjadi indikator buruknya pelayanan kesehatan haji di Indonesia," kata Anggota Chairul anwar dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (10/11/2009).
Chairul menjelaskan, kejadian tersebut membuat semua pihak terheran-heran. Pasalnya, mana mungkin seseorang yang sedang hamil 7 bulan bisa lolos dari pemeriksaan tim kesehatan yang berlapis.
“Kami menilai ini adalah bentuk keteledoran dari petugas kesehatan haji di Indonesia dan di Saudi Arabia,” tegas Chairul.
Agar tidak terulang, Chairul menyarankan agar Depkes lebih selektif dan meningkatkan pengawasan kepada setiap calhaj yang akan menunaikan ibadah haji. “Depkes harus membuat sistem yang baik sehingga kasus yang menimpa calon haji Iyet tidak terulang lagi, karena ini bisa menjadi catatan buruk Indonesia di mata Kerajaan saudi Arabia dan bukan tidak mungkin bisa terjadi pengurangan kuota jamaah haji kita,” imbuh Ketua Poksi IX FPKS ini.
Chairul juga menghimbau Depkes agar meningkatkan kewaspadaan pada saat jamaah haji pulang dari Saudi, karena tidak tertutup kemungkinan ada jamaah haji kita yang terkena penyakit menular yang dibawa oleh jamaah haji dari negara lain, seperti flu Babi dan penyakit menular lainnya.
Sebelumnya, Iyet Suryati melahirkan seorang bayi laki-laki melalui operasi cesar di Musytasyfa Linnisa Walwiladah Walathfal (RS Bersalin) di Madinah, Jumat (6/11/2009). Iyet yang telah mengandung 7 bulan atau 26 minggu ini melahirkan seorang bayi dengan berat 600 gram.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama antara Menkes dan Menag bahwa Calon Jemaah Haji usia kehamilan yang tidak diperbolehkan adalah 12-26 minggu. Karena dalam usia sebelum 12 minggu kandungan rawan keguguran, sedangkan usia diatas 26 minggu rawan kelahiran. Dalam kandungan usia 12–26 minggu pun harus mendapat vaksin meningitis.
(ape/mei)
Baca Juga
- Tahun 2010, Pemondokan Haji Maksimal 4.000 meter dari Masjidil Haram
- Laporan dari Arab Saudi
Arab Saudi Operasikan Monorel untuk Angkut Jamaah Haji Tahun Depan - Laporan dari Arab Saudi
Cegah Jamaah Haji Ilegal, Arab Saudi Dirikan 11 Pos di Makkah - Laporan dari Arab Saudi
Pemotongan Hewan untuk Bayar Denda Jamaah Calhaj Meningkat
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
Sabtu, 26/05/2012 11:57 WIB
Pria Korban Penganiayaan Ditemukan Tewas di Tambak
-
Sabtu, 26/05/2012 11:56 WIB
Grasi Corby Digugat, Menkum HAM: Pelajari Dulu Masalahnya
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
