Anggota Walubi Kecam Laporan Lieus Soal Pencemaran Hartati ke Polisi
Selasa, 10/11/2009 02:18 WIB
Jakarta
Beberapa anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) menepis anggapan bahwa kasus pencemaran nama baik Siti Hartati Murdaya terkait isu perselingkuhan dengan Andi Zulkarnaen Mallarangeng (Choel) telah meresahkan umat Buddha. Kasus ini sengaja dimunculkan kembali untuk memfitnah Hartati.
"Upaya menyebarkan fitnah ini adalah sebuah upaya sistematis yang sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk melecehkan para pemimpin agama, termasuk di dalamnya pemimpin Agama Buddha," kata salah satu anggota Walubi Suryadana, dalam siaran pers Walubi yang diterima detikcom, Selasa (10/11/2009).
Walubi juga mengecam Lieus yang menyebut adanya perpecahan di kalangan umat Buddha terkait kasus tersebut. Kasus yang menimpa Ketua Umum Walubi tersebut malah membuat umat Buddha semakin solid.
"Berita fitnah tersebut malah membuat umat Buddha semakin bersatu mendukung Ibu Siti Hartati Murdaya, karena kami yakin seyakin-yakinnya bahwa gosip tentang perselingkuhan itu semata-mata hanyalah merupakan perbuatan jahat," jelasnya.
Suryadana mempertanyakan kompetensi Ketua Dewan Pembina Generasi Muda Budha Indonesia (Gemabudhi), Lieus Sungkharismajames yang melaporkan kasus ini sebagai pencemaran nama baik kepada polisi. Ia menilai, tindakan tersebut sengaja dilakukan Lieus agar kasus fitnah perselingkuhan kembali terliput media.
"Lieus Sungkharisma bukanlah anggota Walubi dan tidak tergabung dalam Majelis Agama Buddha yang bernaung di bawah Walubi," tegasnya.
Suryadana menjelaskan, langkah Lieus patut dicurigai sebagai langkah provokatif. Dengan kasus ini, umat Buddha sengaja dibuat resah dan terpecah belah.
"Sangat disayangkan jika Lieus Sungkharisma justru menjadi bagian dari skenario jahat yang ingin menghancurkan Walubi dan ingin memecah-belah umat Buddha Indonesia," tandasnya.
"Patut dipertanyakan jika upaya Lieus Sungkharisma ini justru dapat dimaknai sebagai langkah untuk melakukan provokasi dengan sengaja kembali mempublikasikan fitnah keji ke media massa," pungkasnya.
Sebelumnya, Lieus melaporkan kasus pencemaran nama baik atas Siti Hartati Murdaya kepada Polda metro Jaya. Menurut, Lieus isu perselingkuhan Siti Hartati dengan Choel Mallarangeng telah meresahkan kalangan umat Buddha. (ape/mei)
"Upaya menyebarkan fitnah ini adalah sebuah upaya sistematis yang sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk melecehkan para pemimpin agama, termasuk di dalamnya pemimpin Agama Buddha," kata salah satu anggota Walubi Suryadana, dalam siaran pers Walubi yang diterima detikcom, Selasa (10/11/2009).
Walubi juga mengecam Lieus yang menyebut adanya perpecahan di kalangan umat Buddha terkait kasus tersebut. Kasus yang menimpa Ketua Umum Walubi tersebut malah membuat umat Buddha semakin solid.
"Berita fitnah tersebut malah membuat umat Buddha semakin bersatu mendukung Ibu Siti Hartati Murdaya, karena kami yakin seyakin-yakinnya bahwa gosip tentang perselingkuhan itu semata-mata hanyalah merupakan perbuatan jahat," jelasnya.
Suryadana mempertanyakan kompetensi Ketua Dewan Pembina Generasi Muda Budha Indonesia (Gemabudhi), Lieus Sungkharismajames yang melaporkan kasus ini sebagai pencemaran nama baik kepada polisi. Ia menilai, tindakan tersebut sengaja dilakukan Lieus agar kasus fitnah perselingkuhan kembali terliput media.
"Lieus Sungkharisma bukanlah anggota Walubi dan tidak tergabung dalam Majelis Agama Buddha yang bernaung di bawah Walubi," tegasnya.
Suryadana menjelaskan, langkah Lieus patut dicurigai sebagai langkah provokatif. Dengan kasus ini, umat Buddha sengaja dibuat resah dan terpecah belah.
"Sangat disayangkan jika Lieus Sungkharisma justru menjadi bagian dari skenario jahat yang ingin menghancurkan Walubi dan ingin memecah-belah umat Buddha Indonesia," tandasnya.
"Patut dipertanyakan jika upaya Lieus Sungkharisma ini justru dapat dimaknai sebagai langkah untuk melakukan provokasi dengan sengaja kembali mempublikasikan fitnah keji ke media massa," pungkasnya.
Sebelumnya, Lieus melaporkan kasus pencemaran nama baik atas Siti Hartati Murdaya kepada Polda metro Jaya. Menurut, Lieus isu perselingkuhan Siti Hartati dengan Choel Mallarangeng telah meresahkan kalangan umat Buddha. (ape/mei)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
